Tolak Kritik Amazon, Bolsonaro Sebut Brasil Punya UU Lingkungan Terbaik

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 23 September 2020 | 14:17 WIB
Tolak Kritik Amazon, Bolsonaro Sebut Brasil Punya UU Lingkungan Terbaik
Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat di kediaman presiden Palacio da Alvorada di Brasilia, Brasil, Jumat (13/3/2020). [Sergio LIMA / AFP]

Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro menghalau kritik internasional terkait krisis Amazon dengan menyebut negaranya memiliki undang-undang lingkungan terbaik.

Menyadur Channel News Asia, melalui pidato yang digunakan untuk membuka sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (22/9), Bolsonaro juga menyinggung soal penanganan pandemi virus corona.

Hutan hujan Amazon telah mengalami kebakaran besar dalam 10 tahun, sementara lahan basah Pantanal, yang tersebesar di dunia, memiliki titik api paling banyak yang pernah tercatat.

Para aktivis lingkungan pun menyalahkan Bolsonaro yang disebut memicu para peternak ilegal dan spekulan tanah membakar lahan dalam memenuhi kebutuhan pertanian.

Bolsonaro membantah tuduhan itu dan mengatakan pertanian Brasil telah mencukupi kebutuhan pangan satu miliar orang di dunia dam menyebut negaranya memiliki undang-undang lingkungan terbaik.

Kebakaran hutan hujan Amazon. [Shutterstock]
Kebakaran hutan hujan Amazon. [Shutterstock]

"Namun kami adalah korban dari salah satu kampanye informasi salah yang paling brutal tentang Amazon dan Pantanal," ujar Bolsonaro tanpa merinci informasi apa yang salah.

Pemerintahannya menyebut kritik terhadap kebijakn lingkungan hanyalah kedok proteksionisme di Eropa, di mana petani Brasil sebagai pesaing dan ancaman.

Presiden juga mengatakan pemerintahnya masih berkomitmen untuk menyelesaikan perjanjian pergadangan bebas antara Uni Erop dan blok perdagangan Amerika Selatan Mercosur.

Terkait pandemi, Bolsonaro menyalahkan media dengan menyebut telah mempolitiasi wabah virus corona dan menyebabkan kepanikan warga Brasil dengan seruan tinggal di rumah.

baca juga

Politisasi ini, sambungnya, menyebabkan kekacauan sosial di saat pemerintahnya mengambil langkah-langkah berani dalam meningkatkan geliat ekonomi guna menghindari krisis yang lebih parah.

Sejumlah aktivis lingkungan memprotes Bolsonaro di luar markas PBB pada Senin (21/9).

Mereka membawa spanduk bertulisan "Brasil terbakar" dan "Tidak ada hutan, tidak ada masa depan", untuk menarik perhatian terkait perusakan hutan hujan yang menurut para ilmuwan merupakan faktor penting dalam mengekang laju perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terhalang Undang-Undang, Presiden Brasil Tak akan Wajibkan Vaksin Covid-19

Terhalang Undang-Undang, Presiden Brasil Tak akan Wajibkan Vaksin Covid-19

News | Jum'at, 04 September 2020 | 12:58 WIB

Suku Amazon Buka Blokade Jalan di Brasil, Tunggu Tanggapan Pemerintah

Suku Amazon Buka Blokade Jalan di Brasil, Tunggu Tanggapan Pemerintah

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 12:27 WIB

Jalan Raya Amazon Akan Diaspal, Ilmuwan Peringatkan Dampak Iklim

Jalan Raya Amazon Akan Diaspal, Ilmuwan Peringatkan Dampak Iklim

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×