Dianggap Lalai Bikin Kebijakan Karantina, Menkes Victoria Mengundurkan Diri

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 26 September 2020 | 15:48 WIB
Dianggap Lalai Bikin Kebijakan Karantina, Menkes Victoria Mengundurkan Diri
Jenny Mikakos, Menkes Victoria mengundurkan diri.[Twitter]

Suara.com - Menteri kesehatan negara bagian Victoria mengundurkan diri di tengah kehebohan atas prosedur karantina yang ceroboh di hotel.

Menyadur Straits Times, Jenny Mikakos merilis pernyataan pada hari Sabtu (26/9/2020) yang mengatakan bahwa dia tidak dapat meneruskan tugas di Kabinet negara bagian Victoria menyusul komentar Perdana Menteri Daniel Andrews untuk penyelidikan program terkait program karantina pemerintah.

"Hari ini saya menulis surat kepada Pemerintahan Victoria untuk menyatakan mengundurkan diri sebagai Menteri hati ini. Saya juga akan mengundurkan diri dari Parlemen," tulus Mikokas dalam surat pernyataan yang ia unggah di Twitter.

Perdana Menteri Daniel Andrews mengatakan bahwa dia tidak tahu siapa yang membuat keputusan untuk menyewa perusahaan keamanan untuk memantau karantina di hotel-hotel di ibu kota Melbourne.

Namun Andrews menganggap jika Menteri Kesehatan Mikakos bertanggung jawab atas program tersebut, menurut laporan dari Australian Broadcasting Corp.

Mikakos mengatakan dalam pernyataannya dia tidak pernah mengabaikan tanggung jawabnya tapi itu bukan miliknya sendiri.

Tidak seperti negara bagian lain, yang mengandalkan polisi atau angkatan bersenjata untuk mengawasi karantina hotel, Victoria menyewa perusahaan keamanan swasta.

Di antara sejumlah masalah, petigas tidak menggunakan peralatan perlindungan pribadi, keluarga dapat berbaur di kamar satu sama lain, dan beberapa penjaga berhubungan seks dengan tamu yang dikarantina, surat kabar Herald Sun melaporkan.

Epidemiolog Charles Alpren mengatakan kepada penyelidikan yudisial bulan lalu bahwa setidaknya 90 persen dari kasus Covid-19 di Victoria sejak Mei dapat dikaitkan dengan pelanggaran saat karantina di hotel.

Sementara negara bagian dan teritori lain telah mengekang atau bahkan sebagian besar menghilangkan penularan komunitas, kasus Covid-19 di Victoria terus melonjak menjadi lebih dari 20.000 - sekitar 75 persen dari total di seluruh Australia.

Sebelumnya Menkes Selandia Baru, David Clark juga ikut mengundurkan diri pada 2 Juli lalu. Keputusan tersebut menyusul munculnya kasus baru penularan Covid-19 di Selandia Baru.

Selain itu, Clark sebelumnya juga sudah mendapat kritik dari pemerintah atas pelanggaran kebijakan lockdown yang Ia terapkan sendiri.

Pasalnya, Clark didapati membawa keluarganya berlibur ke pantai dan berkendara ke jalur sepeda gunung.

Hingga sabtu, menurut data Worldometers, di Selandia Baru tercatat 1.831 kasus Covid-19, 1.745 pasien dinyatakan sembuh dan ada 25 kasus kematian akibat virus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anaknya Dibiarkan Mimisan usai Tes Swab Hidung, Ibu Balita Ini Tidak Terima

Anaknya Dibiarkan Mimisan usai Tes Swab Hidung, Ibu Balita Ini Tidak Terima

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 14:01 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Covid-19 Dilempar ke Makam Seperti Kubur Hewan?

CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Covid-19 Dilempar ke Makam Seperti Kubur Hewan?

News | Sabtu, 26 September 2020 | 13:54 WIB

Vaksin Covid-19 China CNBG Diuji Coba pada 35.000 Orang

Vaksin Covid-19 China CNBG Diuji Coba pada 35.000 Orang

Tekno | Sabtu, 26 September 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB