Fadli Zon Klaim Punya Bukti PKI Dalang Kudeta 30 September 1965

Dany Garjito, Hernawan

Rabu, 30 September 2020 | 16:08 WIB
Fadli Zon Klaim Punya Bukti PKI Dalang Kudeta 30 September 1965
Fadli Zon Ungkap Bukti Kudeta PKI 1965 (YouTube Fadli Zon).

Suara.com - Politisi Partai Gerinda Fadli Zon kembali angkat bicara soal polemik Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kini tengah banyak dibahas.

Kali ini, ia mengaku memiliki bukti yang mengatakan bahwa PKI adalah dalang kudeta 1965 yang melengserkan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.

Fadli Zon membeberkan bukti-bukti tersebut lewat video yang diunggah dalam kanal YouTube-nya, Selasa (29/9/2020).

"Setiap bulan September, memang seringkali ada polemik tentang PKI. Partai politik yang sudah dilarang sejak tahun 1966, tepatnya dibubarkan 12 Maret 1966," ungkapnya sebagai pembuka.

Ia mengatakan bahwa informasi tersebut didapatkannya langsung dari Moerdiono, Mantan Menteri Sekretaris Negara Indonesia. Moerdiono disebutnya ikut menggarap konsep dan mengetik teks pembubaran PKI, sehari selepas turunnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Fadli Zon Ungkap Bukti Kudeta PKI 1965 (YouTube Fadli Zon).
Fadli Zon Ungkap Bukti Kudeta PKI 1965 (YouTube Fadli Zon).

Lebih lanjut lagi, Fadli Zon menuturkan bahwa PKI merupakan partai yang selalu berupaya untuk melancarkan kudeta. Ia menjelaskan setidaknya ada dua peristiwa besar yang pernah dilakukan PKI untuk mengkudeta pemerintah, terjadi pada 18 September 1948 dan 1 Oktober 1965.

"Jadi kita melihat PKI ini ingin mengambil alih kekuasaan, mengubah ideologi, dan mengambil jalan kekerasan untuk menunaikan ambisi sesuai ideologinya," tukasnya seperti dikutip suara.com.

Dalam video yang diunggahnya, Fadli Zon menunjukkan bukti akan PKI yang berusaha mengkudeta dan mengambil alih Indonesia.

Ia menunjukkan sebuah koran yang disebut merupakan koran PKI tertanggal 2 Oktober 1965.

baca juga

"Sebuah koran yang merupakan koran PKI tanggal 2 Oktober 1965. Disini ada keputusan pertama dari Untung yang melakukan pemberontakan waktu itu, sebagai komandannya. Susunan Dewan Revolusi Indonesia," ujarnya.

Dari koran tersebut, Fadli Zon mengintepretasikan bahwa orang-orang PKI akan melakukan kudeta dan setelahnya membentuk Dewan Revolusi Indonesia.

Politisi Partai Gerindra ini juga menunjuk sebuah bagian dari koran yang dipegangnya. Ia menyebutkan disana tertulis soal penaikan dan penurunan pangkat. Fadli Zon mengatakan tentara yang pangkatnya di atas letnan koloner diturunkan.

"Ini adalah keputusan komandan gerakan 30 September, Ketua Dewan Revolusi, Letnan Kolonel Untung," kata Fadli sembari menunjuk salah satu rubrik di koran.

Kemudian, ia langsung menunjuk bagian lain dalam harian PKI yang dipimpin oleh Njoto. Menurut Fadli Zon, bagian editorial sangat mendukung anggapan bahwa PKI melakukan kudeta gerakan 30 September.

Lebih lanjut lagi, Fadli Zon memperlihatkan jajaran gambar kartun dalam harian yang dibawanya. Ia mengatakan kartun tersebut ada gambar jenderal yang sedang ditonjok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Melarang, FUI Bakal Nobar Film G30 S PKI di Masjid

Polri Melarang, FUI Bakal Nobar Film G30 S PKI di Masjid

Jatim | Rabu, 30 September 2020 | 14:27 WIB

Cerita Pengangkat Jenazah Jenderal Korban G30SPKI: Kondisinya Mengenaskan

Cerita Pengangkat Jenazah Jenderal Korban G30SPKI: Kondisinya Mengenaskan

Jogja | Rabu, 30 September 2020 | 14:18 WIB

Jejak PKI di Palembang, Ada Kamp di Pulau Kemarau Hingga Muktamar Ulama

Jejak PKI di Palembang, Ada Kamp di Pulau Kemarau Hingga Muktamar Ulama

Sumsel | Rabu, 30 September 2020 | 14:02 WIB

Terkini

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:45 WIB

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:37 WIB

Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli

Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:26 WIB

×