Menristek Bambang Minta Warga di Pulau Jawa Siaga Potensi Tsunami

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 30 September 2020 | 17:16 WIB
Menristek Bambang Minta Warga di Pulau Jawa Siaga Potensi Tsunami
Menristek, Bambang Brodjonegoro dalam jumpa pers virtual, Rabu (2/9/2020). [Kemenristek]

Suara.com - Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi dan Nasional, Bambang Brodjonegoro, meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan diri menyusul potensi tsunami setinggi 20 meter. Hal itu sebelumnya dilaporkan ilmuwan Institut Teknologi Bandung.

Bambang mengatakan penelitian yang dibuat Profesor Sri Widiyantoro itu harus ditanggapi dengan perencanaan mitigasi bencana yang serius dan tidak panik.

"Yang dilakukan Prof Sri dan kawan-kawan ini bukan memprediksi dan menimbulkan kepanikan yang berlebihan, tapi tulisan penelitian ini lebih mengedepankan kita harus antisipatif, siap siaga, dan harus mengupayakan mitigasi bencana itu sendiri," kata Bambang dalam jumpa pers virtual, Rabu (30/9/2020).

Kemenristek/BRIN sendiri, kata Bambang, telah menyiapkan berbagai mitigasi terhadap hasil penelitian ini mulai dari penyediaan alat INA-TEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System).

Sistem yang pertama adalah Buoy Tsunami yang berfungsi untuk mendeteksi ada atau tidaknya gelombang tsunami melalui Ocean Bottom Unit (OBU) yang diletakkan di dasar laut.

Sistem kedua menggunakan sistem kabel laut dari OBU yang ditempatkan di laut dalam, akan dihubungkan ke tower atau mercusuar di pantai dengan menggunakan kabel, dan diteruskan ke stasiun RDS di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Nah kita harapkan buoy dan kabel yang disiapkan itu nantinya bisa menyelamatkan lebih banyak orang apabila terjadi kejadian bencana yang tentunya sangat tidak kita harapkan, tapi sekali lagi kita harus tetap siaga," jelasnya.

Sebelumnya, sebuah laporan penelitian ilmiah berjudul "Implications for megathrust earthquakes and tsunamis from seismic gaps south of Java Indonesia" yang diterbitkan pada 17 September 2020 menyebut akan terjadi gempa megathrust lebih dari 9,0 magnitudo disusul tsunami setinggi 20 meter di selatan pulau Jawa.

Gempa bumi megathrust memiliki dorongan besar dan terjadi pada zona subduksi di batas lempeng konvergen destruktif, di mana satu lempeng tektonik tertekan di bawah lempeng yang lain.

baca juga

Hasil relokasi gempa yang dilakukan peneliti menunjukkan zona memanjang yang jelas, terletak di antara Pantai Jawa dan Palung Jawa yang tidak memiliki frekuensi gempa dan diidentifikasikan sebagai celah seismik.

Sementara skenario terburuk ada dua segmen megathrust yang mencakup Jawa, pecah secara bersamaan dan menunjukkan bahwa ketinggian tsunami dapat mencapai lebih dari 20 meter.

Meski begitu, belum ada teknologi atau metode untuk memprediksi kapan gempa atau tsunami akan terjadi, hasil penelitian ini ditujukan untuk penguatan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia yang ada, terutama di Pulau Jawa yang menjadi wilayah terpadat di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Khofifah Serius Respons Riset Ancaman Tsunami di Selatan Jatim

Gubernur Khofifah Serius Respons Riset Ancaman Tsunami di Selatan Jatim

Jatim | Rabu, 30 September 2020 | 11:02 WIB

Beredar Pesan Berantai Gunung Anak Krakatau Akan Meletus dan Gempa 8 SR

Beredar Pesan Berantai Gunung Anak Krakatau Akan Meletus dan Gempa 8 SR

Banten | Rabu, 30 September 2020 | 07:36 WIB

Perkuat Mitigasi, BMKG Dorong Penelitian Megatrust dan Tsunami 20 Meter

Perkuat Mitigasi, BMKG Dorong Penelitian Megatrust dan Tsunami 20 Meter

Jabar | Selasa, 29 September 2020 | 15:05 WIB

Antisipasi Tsunami, Ketua MPR Minta Pemda di Selatan Jawa Giatkan Mitigasi

Antisipasi Tsunami, Ketua MPR Minta Pemda di Selatan Jawa Giatkan Mitigasi

News | Senin, 28 September 2020 | 15:55 WIB

Ada Ancaman Tsunami 20 Meter, Alat Pendeteksi Dini Tsunami di Banten Rusak

Ada Ancaman Tsunami 20 Meter, Alat Pendeteksi Dini Tsunami di Banten Rusak

Banten | Senin, 28 September 2020 | 15:17 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×