Curhat Pilu Istri Wali Kota Jambi Usai Belasan Hari Dirawat karena Covid-19

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:57 WIB
Curhat Pilu Istri Wali Kota Jambi Usai Belasan Hari Dirawat karena Covid-19
Wali Kota Jambi Syarif Fasha bersama istri Yuliana Fasha saat mengikuti acara Jakarta Fashion Show dengan mengenakan batik khas Jambi. (Foto: istimewa/via Metrojambi.com)

Suara.com - Istri Wali Kota Jambi, Yuliana Fasha hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manap Kota Jambi, setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Dilansir dari Metrojambi.com (jaringan Suara.com), lewat unggahan di akun instagram miliknya, Sabtu (3/9/2020), Yuliana membagikan cerita mulai dari awal ia dinyatakan positif Covid-19, gejala yang dirasakan, hingga kondisi terkini.

Dalam akun instagram miliknya Yuliana Fasha juga menampilkan gambar tangannya yang mulai menghitam yang disebutkannya sebagai akibat dari antibiotik dosis tinggi.

Berikut unggahan Yuliana Fasha di akun Instagram miliknya.

"Seperti apa rasanya sakit Covid-19 di saya? Bagi kebanyakan orang, terutama anak muda, maka sakit ini tidak akan berarti apa-apa, tapi tidak untuk saya pribadi.

Gejala pertama saya muncul hari Selasa, 15 September 2020 berupa gatal di tenggorokan. Keesokan harinya saya mulai demam tinggi sampai 39°dan batuk kering. Demam ini tidak hilang walaupun sudah minum obat penurun panas.

Karena banyaknya ujian yang kami hadapi, sakit saya agak terlupakan sampai tangal 22 September. Selesai pemakaman anak kami, badan saya menggigil dengan panas tinggi melebihi 40°, sehingga harus menggunakan parasetamol infus.

Memasuki minggu kedua inilah sakit saya semakin parah, antibiotik yang dimasukkan melalui infus tidak memberikan dampak signifikan di tubuh saya, panas tetap tinggi sehingga harus diinfus parasetamol dosis tinggi 3 kali sehari.

Hasil rontgen paru pada saat setelah dirawat menunjukkan pemburukan. Dokter harus mengambil tindakan cepat dengan mengganti antibiotik saya yang harus disuntikkan tiga kali sehari dan obat pengencer dahak diganti dengan infus juga, ditambah dengan parasetamol yang masih harus diberikan dalam bentuk infus 3 kali sehari.

Saturasi oksigen saya turun sampai ke titik 70% setelah aktivitas ringan hanya ke kamar mandi. Sehingga semua aktivitas banyak dikurangi dan saya lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidur.

Dosis yang tinggi dan obat yang kental menyebabkan pembuluh darah saya mudah sekali pecah. Akibatnya setiap hari bahkan bisa 2-3 kali sehari diganti tempat infus di tangan saya, bahkan sampai ke kaki.

Memasuki hari ke-4 pemberian antibiotik, dokter melihat adanya perbaikan di paru saya yang sudah tidak terlalu pekat dan ketergantungan terhadap oksigen sudah berkurang, sehingga antibiotik bisa dikembalikan Iagi ke antibiotik oral.

Tanggal 1 Oktober, memasuki hari ke-17 sejak gejala pertama, saya mulai belajar berjalan lagi. Lima langkah pertama sudah batuk dengan nafas yang pendek, Alhamdulillah semakin lama semakin banyak Iangkah dan semakin kurang batuk.

Mengapa saya berbagi cerita ini? saya ingin mengingatkan semua sahabat IG dimanapun berada, jangan anggap remeh sakit ini, kurangi aktivitas yg tidak diperlukan, kumpul-kumpul, atau apapun, karena nyawa dan kesehatan jauh lebih berharga.

Photo ini adalah tangan sy yg menghitam akibat antibiotik dosis tinggi," tulis Yuliana Fasha mengakhiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Tangerang Jawab Tudingan Korupsi Dana COVID-19

Pemkot Tangerang Jawab Tudingan Korupsi Dana COVID-19

Jakarta | Minggu, 04 Oktober 2020 | 13:44 WIB

Ilmuwan Hitung Prakiraan Kapan Donald Trump Terinfeksi, Ini Hasilnya

Ilmuwan Hitung Prakiraan Kapan Donald Trump Terinfeksi, Ini Hasilnya

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:00 WIB

Update Covid-19 Dunia: India Klaim Kasus Kematian Terendah di Dunia

Update Covid-19 Dunia: India Klaim Kasus Kematian Terendah di Dunia

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 10:33 WIB

Tok! Pihak Serie A Pastikan Duel Juventus Vs Napoli Digelar Sesuai Jadwal

Tok! Pihak Serie A Pastikan Duel Juventus Vs Napoli Digelar Sesuai Jadwal

Bola | Minggu, 04 Oktober 2020 | 08:32 WIB

Innalillahi! Bupati Bangka Tengah Meninggal Usai Positif Corona

Innalillahi! Bupati Bangka Tengah Meninggal Usai Positif Corona

Batam | Minggu, 04 Oktober 2020 | 08:07 WIB

Jokowi: Jangan Berpolemik dan Buat Kegaduhan di Saat Pandemi

Jokowi: Jangan Berpolemik dan Buat Kegaduhan di Saat Pandemi

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 07:44 WIB

Videografis: Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Area Publik

Videografis: Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Area Publik

Video | Minggu, 04 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:55 WIB

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:54 WIB

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:48 WIB

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:29 WIB

KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak

KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:28 WIB

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:22 WIB

Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang

Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:16 WIB

Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga

Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:12 WIB

RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF

RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:10 WIB