UU Cipta Kerja Disahkan, Publik Murka hingga Serukan Gerakan Blokir Jokowi

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:55 WIB
UU Cipta Kerja Disahkan, Publik Murka hingga Serukan Gerakan Blokir Jokowi
Gerakan blokir akun media sosial Jokowi (Twitter)

Suara.com - Media sosial diramaikan oleh kemunculan gerakan memblokir akun milik Presiden Jokowi. Gerakan tersebut muncul seusai pemerintah dan DPR mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja, Senin (6/10/2020).

Pantauan Suara.com, Selasa (6/10/2020), tagar #BlokJokowi masuk dalam daftar trending topic di Twitter. Ribuan cuitan menggunakan tagar tersebut memenuhi linimasa Twitter.

Publik dibuat kecewa oleh sikap pemerintah belakangan ini. Mulai dari penanganan covid-19 yang dinilai tak jelas arahnya, hingga pengesahan UU Cipta Kerja yang diyakini publik merugikan rakyat.

Seniman sekaligus juru masak Chef Rahung Nasution menyerukan gerakan Blokir Jokowi dalam akun media sosial Twitter miliknya @rahung.

Rahung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya memberikan manfaat untuk oligarki, bukan untuk seluruh masyarakat.

Gerakan blokir akun media sosial Jokowi (Twitter)
Gerakan blokir akun media sosial Jokowi (Twitter)

Ia juga mengunggah foto bukti telah memblokir akun Jokowi dan mengajak warganet lainnya untuk mengikuti gerakannya memblokir akun media sosial resmi Jokowi @jokowi.

"Saya sudah blok @jokowi. Orang ini enggak ada gunanya buat hidup saya. Sebagai presiden NKRI pun, dia bermanfaat untuk oligarki. Siapa yang ikut saya? Silakan singkirkan racun berbahaya dari hari-hari Anda #BlockJokowi" cuit @rahung.

Ajakan Rahung tersebut ramai disorot oleh publik. Warganet yang merasa kecewa terhadap pemerintahan ikut melakukan gerakan Blokir Jokowi, tak ketinggalan politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana.

Melalui akun Twitter miliknya @panca66, Panca turut mengikuti gerakan Blokir Jokowi.

Ia juga mengunggah foto tangkapan layar sebagai bukti bahwa ia telah memblokir akun Twitter Jokowi.

Gerakan blokir akun media sosial Jokowi (Twitter)
Gerakan blokir akun media sosial Jokowi (Twitter)

"Ikut @rahung ah #blockjokowi," kicau Panca.

Tak hanya Panca, warganet lainnya juga turut meramaikan linimasa Twitter dengan mengunggah foto tangkapan layar sebagai bukti telah memblokir akun Jokowi.

"Walau tidak berarti banyak setidaknya menandakan di sisi mana gue berdiri," kata @radya.

"Sudah lama saya blok dia," ujar @amo_karmana.

"Done!" ucap @buleeehawks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hargai Buruh Beda Pendapat, Begini Aksi Pekerja Tolak Omnibus Law di Batam

Hargai Buruh Beda Pendapat, Begini Aksi Pekerja Tolak Omnibus Law di Batam

Batam | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:37 WIB

UU Cipta Kerja Diketok, Ananda Badudu: Jokowi Tak Pernah di Pihak Kita

UU Cipta Kerja Diketok, Ananda Badudu: Jokowi Tak Pernah di Pihak Kita

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja, Pemuka Agama: Ini Tanda Bahaya

Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja, Pemuka Agama: Ini Tanda Bahaya

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed

Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed

News | Senin, 13 April 2026 | 20:08 WIB

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu

News | Senin, 13 April 2026 | 19:36 WIB

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

News | Senin, 13 April 2026 | 19:29 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

News | Senin, 13 April 2026 | 19:25 WIB

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

News | Senin, 13 April 2026 | 19:20 WIB

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB