Perawatan Kankernya Tertunda karena Lockdown, Seorang Ibu Meninggal Dunia

Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:24 WIB
Perawatan Kankernya Tertunda karena Lockdown, Seorang Ibu Meninggal Dunia
Ilustrasi pasien kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perawat asal Filipina meninggal karena pengobatan kanker usus besarnya tertunda akibat lockdown saat pandemi Covid-19.

Menyadur Daily Mirror, Rabu (7/10/2020) Anna Fernandez, meninggal dunia di rumahnya bulan lalu pada hari setelah ulang tahun ketujuh putra bungsunya karena penyakit kanker.

Menurut Jennie Navarrette, teman dekat Anna, mengklaim bahwa perawatan ibu dua anak tersebut mengalami penundaan akibat lockdowm saat pandemi Covid-19.

"Dipersenjatai dengan iman yang kuat kepada Tuhan dan dikelilingi oleh keluarga dan teman yang mendukung, dia berani berperang dan telah menjalani pengobatan selama lima tahun." ujar Jennie dikutip dari Mirror.

"Sayangnya, kambuh kembali awal tahun ini. Sejak dunia diganggu oleh Covid-19, penundaan dalam beberapa perawatannya memiliki konsekuensi yang merugikan." ujar Jennie.

Anna, yang tinggal di Birmingham, pertama kali didiagnosis menderita kanker pada usia 38 dan telah mengalami keringanan selama lima tahun, sebelum kambuh awal tahun ini, Birmingham Live melaporkan.

Anna, berasal dari Filipina, bekerja di Unit Stroke dan Unit Medis Akut di Rumah Sakit Heartlands dari tahun 2002 sebelum pindah ke Solihull di mana dia kembali berbasis di AMU.

Anna dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth dan rumah sakit Heartlands, Inggris tempat dia mendedikasikan bertahun-tahun untuk merawat pasien.

Menurut Jennie, biopsi yang seharusnya diperiksa di Amerika Serikat tidak pernah dikirim dan hasil scan ditahan.

Baca Juga: Tak Pakai Masker di Bus, Gadis Ini Ditendang Kepalanya oleh Penumpang Lain

Anna akhirnya diberitahu bahwa kankernya sudah mematikan dan dia meninggal pada 19 September di rumahnya.

"Dia meninggal pada 19 September, sehari setelah ulang tahun putra bungsunya Andre. Dia meninggal dengan damai di rumah di hadapan keluarga dan teman-teman dekatnya," jelas Jennie.

"Dia meninggalkan suaminya, Paul, dan dua anak yang masih kecil, Gabriel, berusia 13 tahun dan Andre, berusia tujuh tahun. Dia adalah istri yang sangat perhatian, seorang ibu yang menyayangi." sambungnya.

Seorang juru bicara Rumah Sakit Universitas Birmingham NHS Foundation Trust, yang menjalankan QE dan Rumah Sakit Heartlands, mengatakan mereka belum bisa memberikan komentar terkait penundaan perawatan Anna.

"The Trust menyampaikan belasungkawa yang tulus dan mendalam kepada suami Anna, Paul, dan keluarga muda mereka atas kehilangan yang tragis." kata pihak NHS Trust.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI