Sindiran Telak Gus Dur untuk Anggota DPR: dari Anak TK hingga Provokator

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 07 Oktober 2020 | 15:36 WIB
Sindiran Telak Gus Dur untuk Anggota DPR: dari Anak TK hingga Provokator
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Ketegangan antara DPR dengan sejumlah tokoh publik bukan baru belakangan ini terjadi. Pasalnya, Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dahulu juga kerap melontarkan kritikan tajam kepada orang-orang yang duduk di lembaga legislatif negara ini.

Dilansir dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Gus Dus memang kerap menyuarakan kritikannya. Namun, cara penyampaiannya berbeda dari kebanyakan politikus lain. Pasalnya, ia mengkritik dengan lebih santun dan penuh humor.

Gus Dur dengan DPR dan MPR pernah terlibat dalam perseteruan pada 2001 silam. Puncak kejadiannya terjadi pada Senin 23 Juli 2001 dini hari. Kala itu, Gus Dur menerbitkan dekret terkait pembubaran DPR dan MPR.

Dalam dekret yang dibuatnya, Gus Dur mencantumkan tiga poin utama yakni pembekuan DPR dan MPR, pengembalian kedaulatan ke tangan rakyat dengan mengambil tindakan menyusun badan penyelenggara Pemilu dalam waktu setahun, serta menyelamatkan gerakan reformasi dari unsur-unsur Orba (Orde Baru) dengan jalan membekukan Partai Golkar.

Megawati Soekarnoputri ketika masih menjadi Wakil Presiden RI tengah memberikan permen kepada Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid di Jakarta, 6 Juni 2001. [Weda/AFP]
Megawati Soekarnoputri ketika masih menjadi Wakil Presiden RI tengah memberikan permen kepada Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid di Jakarta, 6 Juni 2001. [Weda/AFP]

Dekret yang dicanangkan oleh Presiden Keempat RI ini sontak menuai protes dari sejumlah pihak. Diantaranya adalah Megawati Soekarnoputri yang kala itu menjabat sebagai Wakil Presiden dan Amien Rais selaku Ketua MPR.

Tidak hanya waktu itu saja, sindiran pedas Gus Dur kepada DPR juga beberapa kali terjadi di tempat dan waktu lainnya. Berikut adalah kompilasi beberapa sindiran Gus Dur yang dilontarkan dengan nada seolah-olah sedang bercanda.

Gus Dur Sebut DPR Mirip Anak TK

Presiden keempat RI Gus Dur pernah mengatakan ulah DPR seperti anak-anak TK. Sindirannya ini dilayangkan pada saat ia menghadiri sidang paripurna terkait pembubaran Departemen Penerangan dan Departemen Sosial.

"Keterangan saya tidak begitu dipahami karena memang enggak jelas bedanya antara DPR dan TK," ujarnya.

baca juga

Sindiran Gus Dur tersebut mengundang reaksi sejumlah anggota DPR. Beberapa dari mereka menuntut agar Gus Dur menarik ucapannya. Tak lama berselang, Gus Dur menjelaskan bahwa ucapannya hanya sebatas humor belaka.

Gus Dur menuturkan bahwa ia hanya menerapkan tradisi para Kyai di Pondok Pesantren yang waktu masih dipegangnya. Jadi, tidak ada maksud sama sekali untuk merendahkan lembaga DPR beserta jajarannya.

DPR Bukan Bocah TK, Tapi Turun Jadi Playgroup

Sindiran dari Gus Dur ini dilayangkan saat terjadi ketegangan antara Koalisi Kerakyatan dengan Koalisi kebangsaan. Gus Dur kala itu menyebut bahwa sikap DPR bukan semakin baik, tetapi malah semakin mundur.

Cucu K.H. Hasyim Asyari ini menyinggung sindiran sebelumnya yang mengatakan DPR bak anak-anak TK.

"DPR sekarang biarkan saja seperti ini. Termasuk adanya komisi tandingan dari Koalisi Kerakyatan. Karena DPR bukan taman kanak-kanak lagi tetapi sudah melorot menjadi Playgroup," tukasnya.

Gus Dur Menyesal Sindir DPR seperti Anak TK yang Masih Suci

Ucapan Gus Dur ini disampaikan oleh K.H Maman Imanulhaq Faqieh atau Kang Maman, seorang Ulama yang kerap kali mendampingi Gus Dur hingga wafat.

Ia mengisahkan ceritanya saat berbincang-bincang bersama Gus Dur di Masjid Al Munawaroh, Bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan.

Cerita tersebut dapat dibaca langsung dalam bukunya yang berjudul "Fatwa dan Canda Gusdur".

Kala itu, Gusdur mengaku berdoasa meremehkan anak-anak dan ia samakan dengan DPR. Pasalnya, keduanya dinilai sangat bertolak belakang.

"Saya merasa berdosa telah meremehkan anak-anak yang suci, cerdas, dan kreatif dengan anggota DPR yang kotor dan kreatif mencari celah mencari uang," tegas Gus Dur.

Anggota DPR Dijuluki 'Prof' yang Berarti 'Profokator'

Sindiran Gus Dur ini dapat ditemukan di dalam sebuah buku berjudul "Gus Dur Menertawakan NU' karya Chandra Hamzah.

Dalam bukunya, Chandra Hamzah mengaku pernah dibuat tertawa terpingkal-pingkal saat berbincang dengan cucu Pendiri NU ini.

Kala itu, Gus Dur bercerita pada Chandra Hamzah bahwa teman sekampungnya ada yang menjadi anggota DPR. Sejak saat itu, panggilan rekannya berubah. Ia mendapat julukan 'prof' dari teman-temannya.

Akan tetapi, usai ditelurusi ternyata julukan 'prof' bukan kepanjangan dari profesor melainkan 'profokator' atau Provokator.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agenda Demo di Gedung DPR, Ratusan Buruh Tangerang Tertahan di Daan Mogot

Agenda Demo di Gedung DPR, Ratusan Buruh Tangerang Tertahan di Daan Mogot

Banten | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:55 WIB

Awas! Mogok Kerja Bisa Kena Sanksi dari Perusahaan, Apindo: No Work No Pay

Awas! Mogok Kerja Bisa Kena Sanksi dari Perusahaan, Apindo: No Work No Pay

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:50 WIB

Tokopedia Akan Tindak Akun-akun yang Jual Murah Gedung dan Anggota DPR

Tokopedia Akan Tindak Akun-akun yang Jual Murah Gedung dan Anggota DPR

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:38 WIB

Terkini

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:47 WIB

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:30 WIB

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

Tekno | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton

Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie Dinialdie?

Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie Dinialdie?

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:04 WIB

8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah

8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali

Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali

Entertainment | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:26 WIB

×