Profil Faisal Basri Terlengkap

Rifan Aditya

Kamis, 08 Oktober 2020 | 17:09 WIB
Profil Faisal Basri Terlengkap
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Acara Mata Najwa bertajuk "Mereka-reka Cipta Kerja" di Trans 7 yang menghadirkan bintang tamu Faisal Basri, seorang Ekonom menyita perhatian publik. Siapa sebenarnya sosok Faisal Basri? Inilah profil Faisal Basri.

Dalam acara tersebut, Faisal Basri memberikan pandangan terkait dengan kondisi investasi Indonesia saat ini. Menurutnya iklim investasi Indonesia sebenarnya baik-baik saja.

Dia pun mempertanyakan sebenarnya untuk apa tujuan Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan DPR pada Senin, 5 Oktober 2020. UU Cipta Kerja disebut-sebut akan menjadi regulasi solusi mengeluarkan Indonesia dari sebutan negara berpenghasilan kelas menengah dan untuk meningkatkan iklim Investasi Asing di Indonesia.

Kontribusi Faisal Basri tentu saja menarik perhatian publik. Tak pelak latar belakangnya pun menjadi sorotan. Berikut adalah profil Faisal Basri yang dikumpulkan Suara.com dari berbagai sumber:

Latar Belakang

Salah satu hal menarik dari karakter Faisal Basri ialah menggunakan unsur nama ayahnya, Hasan Basri Batubara. Faisal Basri bernama asli Faisal Batubara, namun kemudian lebih dikenal dengan Faisal Basri.

Dia lahir di Bandung, Jawa Barat, 6 November 1959. Faisal Basri berdarah Batak. Dia juga merupakan keponakan dari mendiang Wakil Presiden RI Adam Malik.

Pendidikan Faisal Basri

Faisal Basri tidak sembarangan menjadi sosok yang dinyatakan cukup mumpuni dalam mengomentari tema perekonomian Indonesia. Pasalnya, dia sendiri seorang terdidik dengan latar belakang pendidikan yang cukup cemerlang.

baca juga

Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Faisal Basri juga meraih gelar Master of Arts (M.A) dalam bidang ekonomi, Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, Amerika (1988).

Selain itu, Faisal Basri aktif dalam berbagai kegiatan seperti menjadi pendiri Pergerakan Indonesia (PI), menjadi anggota American Economist Association (AEA), pernah menjadi Pembantu Ketua Bidang III Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) tahun 1996-2000.

Tak hanya itu, Faisal Basri juga aktif sebagai Ketua Dewan Etik Komite Pemantau Korupsi Nasional (KONSTAN)- National Corruption Watch (NCW) sejak peresmian lembaga tersebut pada 6 April 2000. Dia pun menjadi seorang Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Periode 1998-2000, dan lain sebagainya. Semuanya merupakan kegiatan yang bersinggungan dengan politik dan Ekonomi.

Perjalanan Karier Faisal Basri

Faisal Basri memiliki riwayat perjalanan karier yang terus bersinggungan dengan dunia Ekonomi. Karenanya dia merupakan salah satu sosok yang dihormati di perekonomian Indonesia. Pandangannya mengenai perkembangan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia pantas untuk diperhatikan karena Faisal Basri memiliki riwayat karir di bidang ekonomi yang sangat panjang sebagai berikut:

  • Menjadi Pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia untuk mata kuliah Ekonomi Politik, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, Sejarah Pemikiran Ekonomi tahun 1981-sekarang
  • Pengajar Program Magister Akuntansi (Maksi), Program Magister Manajemen (MM), Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan (MPKP), Program Pascasarjana Universitas Indonesia untuk mata kuliah Analisis Lingkungan Bisnis, Perdagangan Internasional, Keuangan Internasional, dan Makro Ekonomi untuk Manajer, Ekonomi Regulasi, Ekonomi Politik, dan Etika Perencanaan 1988-sekarang
  • Editorial Board, Jurnal Bisnis & Ekonomi Politik (Quarterly Journal of the Indonesian Economy), diterbitkan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) 1997-sekarang
  • Ketua, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Jakarta 1999-2003
  • Expert (dan Pendiri), Institute for Development of Economics & Finance (Indef) 1995-2000
  • Redaktur Ahli Koran Mingguan “Metro” 1999-2000
  • Dewan Pengarah Jurnal Otonomi, diterbitkan oleh Yayasan Pariba 1999-2000
  • Anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden RI 2000
  • Tenaga Ahli pada proyek di lingkungan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral, Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Departemen Pertambangan dan Energi 1995-1999
  • Peneliti pada Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEUI 1981-1998
  • Pengajar pada Program Extension FEUI untuk mata kuliah Perekonomian Indonesia, Teori Makroekonomi, Metode Penelitian, Ekonomi Internasional, dan Organisasi Industri 1987-1998
  • Sekretaris Program Pusat Antar Universitas bidang Ekonomi, Universitas Indonesia 1991-1998
  • Pengajar pada Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia untuk mata kuliah Pengantar Ekonomi-Politik Hubungan Internasional; dan Jepang & Negara-negara Industri Baru, dan Ekonomi Politik Internasional 1991-1998
  • Anggota Redaksi Jurnal Ekonomi Indonesia, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) 1992-1998
  • Ketua Jurusan ESP (Ekonomi dan Studi Pembangunan) FEUI 1995-1998
  • Pengajar pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia, bidang studi Ekonomi, untuk mata kuliah Strategi dan Kebijakan Pembangunan; dan Program Studi Kajian Wanita; dan Program Studi Khusus Hubungan Internasional 1995-1998
  • Guest Editor pada NIPPON (Seri Publikasi Monograf Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia) 1995-1998
  • Anggota Dewan Redaksi Majalah Kajian Ekonomi-Bisnis “Media Eksekutif”, Program Extension Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 1996-1998
  • Research Associate dan Koordinator Penelitian Bidang Ekonomi dalam rangka kerjasama penelitian antara Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia dengan University of Tokyo 1997-1998
  • Koordinator Bidang Ekonomi, Panitia Kerja Sama Kebahasaan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia (Mabbim) 1993-1997
  • Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI) 1993-1995
  • Pakar Ekonomi pada P3I DPR-RI 1994-1995
  • Koordinator Bidang Ekonomi pada PAU-Ek-UI 1991-1993
  • Koordinator Bidang Ekonomi pada PAU-Ek-UI 1989-1990
  • Pengajar pada Sekolah Tinggi Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) untuk mata kuliah Pengantar Makroekonomi 1990
  • Anggota Tim “Perkembangan Perekonomian Dunia” pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN 1985-1987

Kontroversi Pendapat Faisal Basri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Anies Cabut PSBB, Ekonom: Kelaparan Bisa Lebih Mematikan dari Covid

Minta Anies Cabut PSBB, Ekonom: Kelaparan Bisa Lebih Mematikan dari Covid

News | Kamis, 24 September 2020 | 16:20 WIB

Kritik Istilah Gas-Rem, Faisal Basri: Saya Tak Setuju, Ini Soal Manusia

Kritik Istilah Gas-Rem, Faisal Basri: Saya Tak Setuju, Ini Soal Manusia

News | Jum'at, 18 September 2020 | 17:18 WIB

Anggaran Kesehatan Dipangkas saat Pandemi Covid, Rizal Ramli: Pantas Ambyar

Anggaran Kesehatan Dipangkas saat Pandemi Covid, Rizal Ramli: Pantas Ambyar

News | Jum'at, 18 September 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Health | Selasa, 29 September 2026 | 11:24 WIB

×