Ngabalin Ejek Demonstran, Rocky: Saya Kagum Dia Mampu Hina Otak Sendiri

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:03 WIB
Ngabalin Ejek Demonstran, Rocky: Saya Kagum Dia Mampu Hina Otak Sendiri
Rocky Gerung tertawa dengar pernyataan Ngabalin soal sampah demokrasi (YouTube/rockygerungofficial)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung tertawa keras mendengar pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut para demonstran tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja adalah sampah demokrasi.

Rocky mengaku kagum dengan Ngabalin yang mampu menghina otaknya sendiri.

Hal itu disampaikan oleh Rocky Gerung melalui kanal YouTube miliknya bertajuk 'Ngabal1n, Sampah di Pagar 1stana'.

"Saya suka kagum pada kemampuan Ngabalin untuk menghina otaknya sendiri," kata Rocky sambil tertawa seperti dikutip Suara.com, Kamis (15/10/2020).

Rocky menyebut pernyataan Ngabalin yang menyebut para pendemo adalah sampah demokrasi merupakan pernyataan sesat.

Rocky menjelaskan, demokrasi pertama kali muncul pada Juli 1789. Kala itu, rakyat memutuskan memenggal Raja Louis ke-14.

Rocky Gerung tertawa dengar pernyataan Ngabalin soal sampah demokrasi (YouTube/rockygerungofficial)
Rocky Gerung tertawa dengar pernyataan Ngabalin soal sampah demokrasi (YouTube/rockygerungofficial)

Kejadian itulah yang menjadi awal lahirnya demokrasi, dimana demokrasi milik orang-orang yang berada di luar Istana.

"Ngabalin enggak pernah belajar sejarah," tuturnya.

Menurut Rocky, pernyataan Ngabalin tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap publik. Sebab, para massa aksi demo menggelak demonstrasi untuk menuntut keadilan.

Terlebih, menyuarakan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional dan sah di mata undang-undang.

Namun, Ngabalin justru menghina para demonstran yang sedang berjuang demi keadilan tersebut.

"Nah, ini seorang di dalam pagar malah menghina jutaan orang, apa enggak dungu. Enggak ada yang mau timpukin Ngabalin karena dia sudah dungu," ungkap Rocky.

Menurut Rocky, sikap Ngabalin tersebut tak perlu direspons dengan kecaman. Melainkan cukup dengan menertawakannya saja.

"Dia enggak usah diomeli, dia diketawain saja. Cara terhormat menghargai badut adalah menertawakannya," imbuh Rocky.

Untuk diketahui, sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta pada Selasa (13/10/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Sampah Demokrasi, Ngabalin Dihajar Ramai-ramai: Kacang Lupa Kulit

Sebut Sampah Demokrasi, Ngabalin Dihajar Ramai-ramai: Kacang Lupa Kulit

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 13:09 WIB

Tengku Zul Sindir Ngabalin: yang Sampah Demokrasi itu Penjilat Rezim

Tengku Zul Sindir Ngabalin: yang Sampah Demokrasi itu Penjilat Rezim

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 12:47 WIB

Ngabalin Lupa Pernah Ikut Demo Hingga Terlontar Ucapan Sampah Demokrasi

Ngabalin Lupa Pernah Ikut Demo Hingga Terlontar Ucapan Sampah Demokrasi

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:08 WIB

Terkini

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini

Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:03 WIB

Lompatan Besar Pendidikan RI: Penggunaan 288 Ribu Papan Tulis Interaktif Disorot Dunia

Lompatan Besar Pendidikan RI: Penggunaan 288 Ribu Papan Tulis Interaktif Disorot Dunia

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:50 WIB

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:28 WIB

Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik

Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:20 WIB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:17 WIB

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:15 WIB

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:16 WIB

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB