Sindiran Keras Bintang Emon: Kita Cuma Remahan Diminta Suara 5 Tahun Sekali

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 27 Oktober 2020 | 09:21 WIB
Sindiran Keras Bintang Emon: Kita Cuma Remahan Diminta Suara 5 Tahun Sekali
Bintang emon sindir live di medsos bisa ditangkap. (twitter @bintangemon)

Suara.com - Komika Bintang Emon kembali memberikan sindiran sarkas untuk pemerintah. Ia menyebut warga hanyalah remah-remah yang dibutuhkan suaranya lima tahun sekali, setelah itu disarankan tak lagi bersuara.

Sindiran sarkas tersebut disampaikan oleh Bintang Emon melalui akun Twitter miliknya @bintangemon.

"Sudah, kita enggak usah ngikutin politik lah. Enggak usah kritis. Kita hanya remah-remah yang diminta suaranya 5 tahun sekali. Abis itu selama 5 tahun disarankan tidak bersuara," kata Bintang Emon seperti dikutip Suara.com, Selasa (27/10/2020).

Bintang Emon kembali menyindir agar warga tetap fokus bekerja hingga terserang penyakit tipes.

Sehingga, setiap warga mampu membayar pajak yang terus naik.

"Fokus kerja saja sampai tipes. Biar kalau pajak dinaikin bayarnya enggak berasa. Ya walaupun hasilnya juga enggak berasa," sindir Bintang Emon.

Sindiran sarkas Bintang Emon soal kritik (Twitter/bintangemon)
Sindiran sarkas Bintang Emon soal kritik (Twitter/bintangemon)

Sebelumnya, Bintang Emon mengkritisi pemerintah yang melakukan pembangunan Jurassic Park di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Komodo yang enggak melawan saja rumahnya digusur, apalagi kamu hey," ungkap Bintang Emon.

Dalam cuitan terpisah, Bintang Emon mengomentari foto viral komodo yang mengadang truk proyek pembangunan Jurassic Park di Pulau Rinca.

baca juga

Ia memberikan sindiran keras kepada pemerintah yang hendak melakukan pembangunan wisata premium di wilayah tersebut.

"Ambil saja bos semuanya. Duitin semuanya. Kalimantan sawitin semuanya, bikin kaya yang punya duit. Pulau komodo bikin bangunan yang akan buat kaya investor yang enggak tahu orang mana tuh. Orang lokalnya biarin dapat duit dari kerja kasar saja. Ayo kerja kerja kerja," tutur Bintang Emon.

Namun, sindiran Bintang Emon tersebut justru berujung mendapatkan serangan dari para buzzer.

Sejumlah buzzer menyebut Bintang Emon sebagai anak kecil yang terlalu ikut campur urusan dunia politik.

Bintang Emon memberikan jawaban menohok merespons serangan dari buzzer.

"'Anak kecil sok tahu banget ngomongin politik'. Lah mending gue cuma ngomongin. Noh anak lu, dipaksain banget masuk politik," sindir Bintang Emon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Kecam Jurassic Park Komodo, Netizen: Makin Jijik Sama Pemerintah

Ramai Kecam Jurassic Park Komodo, Netizen: Makin Jijik Sama Pemerintah

Jakarta | Selasa, 27 Oktober 2020 | 07:37 WIB

Fakta Pulau Rinca yang Kabarnya Dijadikan "Jurassic Park" Komodo

Fakta Pulau Rinca yang Kabarnya Dijadikan "Jurassic Park" Komodo

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 06:13 WIB

#SaveKomodo: Biar Saja Pulau Komodo Tetap Liar, Di Situ Letak Keindahannya

#SaveKomodo: Biar Saja Pulau Komodo Tetap Liar, Di Situ Letak Keindahannya

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 06:10 WIB

Terkini

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:45 WIB

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:37 WIB

Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli

Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:26 WIB

Tri Tito Karnavian Berharap Produk Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

Tri Tito Karnavian Berharap Produk Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:22 WIB

Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!

Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:03 WIB

Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo

Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Berencana Terbang ke Belarus untuk Kunjungan Balasan

Prabowo Berencana Terbang ke Belarus untuk Kunjungan Balasan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:57 WIB

×