alexametrics

Heboh! Emak-emak Berhijab Bawa Bensin ke Balai Kota: Ku Bakar Gedung Ini!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Heboh! Emak-emak Berhijab Bawa Bensin ke Balai Kota: Ku Bakar Gedung Ini!
Tangkap layar video wanita berhijab kedapatan membawa botol berisi bensin saat berkunjung ke Balai Kota. (istimewa)

Wanita berhijab itu pun terlihat terlibat cekcok mulut dengan aparat yang telah menyita botol berisi bensin tersebut.

Suara.com - Seorang ibu-ibu berhijab kedapatan membawa bensin yang disimpan di dalam air mineral. Kejadian itu terekam lewat video amatir yang beredar di kalangan wartawan.

Dalam video berdurasi 41 detik itu, wanita itu kedapatan membawa bensin saat berada di dalam Balai Kota DKI Jakarta. Bensin yang disimpann dalam botol air mineral itu ditemukan aparat kepolisian saat memeriksa barang bawaan dari wanita itu.

Dari video yang beredar, tampak aparat kepolisian menunjukkan botol berisi bensin saat memeriksa wanita berhijab itu. Dalam rekaman video itu, tampak ada aparat TNI yang juga melakukana pemeriksaan terhadap wanita tersebut.

"Ini bensin lho, amankan," ujar anggota polisi tersebut dalam rekaman video.

Baca Juga: Warga Dihukum Gantung Terbalik, Dua Anggota DPRD Diduga Jadi Pelakunya

Saat petugas menemukan botol bensin itu, terlihat wanita itu tak terima dengan pemeriksaan yang dilakukan petugas. "Saya tidak terima ini semua," kata dia.

Wanita berhijab itu pun terlihat terlibat cekcok mulut dengan aparat yang telah menyita botol berisi bensin tersebut.

"Ku bakar gedung ini."

Wanita yang mengenakan hijab berwarna biru dongker itu pun merasa mendapatakan kekerasan saat dilakukan pemeriksaan. Bahkan wanita itu sempat menunjuk aparat TNI.

"Enggak ada kekerasan," kata anggota TNI yang mengenakan masker tersebut.

Baca Juga: Skill Tingkat Dewa, Teknik Putar Balik Pemobil Ini Bikin Jantungan

Dalam rekaman itu, tampak anggota polisi kembali menanyakan maksud wanita itu membawa bensin ke dalam ruangan. Saat ditanyakan hal itu, wanita itu pun langsung mengaku alasannya membawa bensin untuk melakukan pembakaran.

Komentar