2 Warga Papua Hilang usai Dicokok TNI Lewat Dalih Operasi Cegah Corona

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:22 WIB
2 Warga Papua Hilang usai Dicokok TNI Lewat Dalih Operasi Cegah Corona
Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Tim Independen Kemanusiaan untuk Intan Jaya menguak adanya dua warga Papua yang hilang seusai ditangkap anggota TNI dalam kegiatan pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19. Pihak TNI mengakui atas penangkapan tersebut, namun keberadaan dua warga itu malah tidak jelas.

Tim tersebut terdiri dari sejumlah tokoh agama, Akademisi, dan aktivis kemanusiaan di Papua. Sebenarnya tim itu dibentuk untuk merespon situasi kekerasan yang terjadi pada Pendeta Yeremia Zanambani yang dibunuh pada 19 September 2020, di Hitadipa, Intan Jaya.

Namun mereka menemukan adanya upaya penghilangan orang secara paksa yang dilakukan oleh anggota TNI.

Pendiri Kantor Hukum dan HAM Lokataru Foundation, Haris Azhar menerangkan awalnya anggota TNI melakukan kegiatan pemeriksaan atau sweeping alat kelengkapan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua pada 21 April 2020.

"Dari kegiatan tersebut terdapat tiga orang yang diamankan," kata Haris saat memaparkan secara virtual, Kamis (29/10/2020).

Dari ketiga orang tersebut, satu di antaranya sudah dilepas. Sedangkan dua orang sisanya dibawa ke markas TNI Koramil Sugapa.

"Setelah itu, dua orang tersebut tidak pernah terlihat lagi," ujarnya.

Pihak keluarga dari dua orang tersebut menduga penangkapan tersebut dikarenakan mereka positif Covid-19. Karena itu pihak keluarga meyakini keduanya akan dilepas dua minggu setelahnya atau sesuai dengan syarat karantina Covid-19.

Dalam kurun waktu dua pekan itu, pihak keluarga tidak melakukan pencarian bahkan tidak mendapatkan pemberitahuan apapun dari pihak TNI.

baca juga

Lepas dua pekan berakhir, pihak keluarga langsung mendatangi pihak TNI dengan maksud menanyakan kondisi dua orang tersebut. TNI menyebut mereka berdua benar ditahan, namun tidak ada penjelasan lebih lanjut.

"Oleh pihak TNI diakui bahwa mereka ditahan oleh TNI namun tidak diakui ketidakjelasan keadaan dan keberadaan mereka saat itu," ungkapnya.

Pendeta Yeremia sempat diminta untuk mengurus dua orang yang hilang tersebut. Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh pejabat Bupati dan Pimpinan TNI dan Polri setempat, Pendeta Yeremia menyampaikan permintaan soal dua orang tersebut.

"Jika sudah meninggal mohon tunjukan di mana kuburnya, agar keluarga bisa berduka. Jika masih hidup, mohon dikembalikan," ucap Yeremia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Kontras Soroti Tren Baru Penghilangan Paksa Jangka Pendek untuk Teror Demonstran

Kontras Soroti Tren Baru Penghilangan Paksa Jangka Pendek untuk Teror Demonstran

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kontras Ungkap Pola Penghilangan Paksa di Indonesia, Aktor Militer Disebut Dominan

Kontras Ungkap Pola Penghilangan Paksa di Indonesia, Aktor Militer Disebut Dominan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:32 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:19 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol

Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:39 WIB

Reno dan Farhan Masih Hilang, KemHAM: Jangan Buru-buru Disebut Korban Penghilangan Paksa!

Reno dan Farhan Masih Hilang, KemHAM: Jangan Buru-buru Disebut Korban Penghilangan Paksa!

News | Jum'at, 19 September 2025 | 09:52 WIB

Tiga Mahasiswa Masih Hilang Sejak Unjuk Rasa Akhir Agustus, KontraS: Diduga Penghilangan Paksa

Tiga Mahasiswa Masih Hilang Sejak Unjuk Rasa Akhir Agustus, KontraS: Diduga Penghilangan Paksa

News | Sabtu, 13 September 2025 | 18:34 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×