Kejam! Seorang Pasien Dirudapaksa oleh Dokter dan Staf Rumah Sakit

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 17:53 WIB
Kejam! Seorang Pasien Dirudapaksa oleh Dokter dan Staf Rumah Sakit
Ilustrasi korban pembunuhan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang pasien wanita berusia 20 tahun menjadi korban pemerkosaan seorang dokter dan staf di sebuah rumah sakit India sebelum akhirnya dibunuh.

Menyadur Al Bawaba News, kejadian mengerikan tersebut terjadi di sebuah rumah sakit swasta di Manjhanpur, Uttar Pradesh.

Menurut sejumlah keterangan, sang korban sempat melaporkan insiden pemerkosaan kepada keluarganya, namun tak lama kemudian ia dibunuh oleh pelaku.

Ketika ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke manajemen rumah sakit, ia justru diberitahu bahwa putrinya mengalami sakit jiwa.

Menurut The Deccan Herald, setelah kematian putrinya, ayah korban melaporkan insiden tersebut kepada pejabat senior distrik dan meminta penyelidikan atas insiden tersebut.

Seorang dokter dan anggota staf rumah sakit yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dilaporkan sudah melarikan diri.

Namun, polisi setempat kini sedang melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang terlibat dalam insiden kejam tersebut.

Korban yang berusia 20 tahun dari Kokhraj, Uttar Pradesh, menjalani perawatan di rumah sakit swasta tersebut karena mengeluhkan demam dan sakit perut.

Seorang pejabat senior distrik di Kaushambi, di Utter Pradesh, mengatakan tindakan tegas akan diambil atas insiden tersebut.

"Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para tertuduh. Lisensi rumah sakit akan dibatalkan." jelas pejabat tersebut.

Namun, manajer rumah sakit Sanjiv Kumar menolak tuduhan tersebut dan mengatakan kasus itu adalah sebuah 'konspirasi'.

Sekitar 90 pemerkosaan dilaporkan setiap hari di India menurut data oleh Biro Catatan Kejahatan Nasional, namun diperkirakan jumlah kasus yang tidak dilaporkan jauh lebih banyak.

Pekan lalu, seorang pasien wanita berusia 21 tahun diduga diperkosa saat berada dalam keadaan setengah sadar di unit perawatan intensif rumah sakit India saat dirawat karena tuberkulosis.

Kemudian ada seorang gadis berusia 17 tahun diculik dan digilir selama 22 hari di sebuah sawah ketika dia melarikan diri dari rumah.

Menurut laporan The Sun, India menjadi salah satu negara yang paling berbahaya bagi wanita karena jumlah kasus pemerkosaan yang cukup tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kematian Covid-19 di India Termasuk Rendah, Mengapa Bisa Begitu?

Kematian Covid-19 di India Termasuk Rendah, Mengapa Bisa Begitu?

Health | Selasa, 03 November 2020 | 13:26 WIB

Buruh Agen LPG Bunuh Istri, Bawa Mayatnya Pakai Matic ke Hutan Rohishala

Buruh Agen LPG Bunuh Istri, Bawa Mayatnya Pakai Matic ke Hutan Rohishala

Bali | Selasa, 03 November 2020 | 10:59 WIB

Usai Dihabisi, Suami Bawa Jasad Istri Naik Motor Matik Sejauh 10 Km

Usai Dihabisi, Suami Bawa Jasad Istri Naik Motor Matik Sejauh 10 Km

News | Selasa, 03 November 2020 | 09:08 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB