Rocky Sentil PDIP: di Mana Bung Karno Menetap dalam Budaya Politik Kita?

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 04 November 2020 | 20:12 WIB
Rocky Sentil PDIP: di Mana Bung Karno Menetap dalam Budaya Politik Kita?
Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung bersama dengan politikus Fadli Zon baru saja mendiskusikan soal pudarnya ide Bung Karno dalam budaya politik Indonesia.

Dilansir YouTube Fadli Zon Official, keduanya menilai ide Presiden Pertama RI tersebut belakangan hanya menjadi lip service.

Sebab, PDIP sebagai partai yang katanya mengikuti ideologinya justru perlahan mulai mengikis dan menenggelamkan gagasan Bung Karno.

Rocky Gerung menengok ke belakang, saat Soekarno tampak garang membela Indonesia di depan pengadilan Belanda pada era 1930-an. Padahal, kala itu negara Indonesia belum ada wujudnya lantaran belum merdeka.

Menurut Rocky Gerung, apa yang dilakukan oleh Bung Karno seharusnya bisa mengilhami generasi penerusnya sekarang.

Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)
Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)

Namun, Rocky Gerung justru mendapati kondisi berbeda saat membandingkan ide Bung Karno dulu dan sekarang. Sebab, dia menilai Soekarno kini hanya bisa dikenang sebagai keluarga.

Rocky Gerung mengatakan, jejak pikiran Bung Karno hilang entah di mana.

"Akhir tahun 1930-an Soekarno pernah membuat pembelaan dengan retorika kuat yang disebut Indonesia Menggugat di depan Pengadilan Belanda. Coba bandingkan dengan sekarang," ujar Rocky seerti dikutip Suara.com.

"Kita sekarang tinggal kenang nama Soekarno sebagai nama keluarga. Kan ajaib, di mana hilang jejak pikiran itu," sambungnya.

baca juga

Kemudian, Rocky Gerung menyinggung PDIP yang mendeklarasikan partainya berideologi Soekarno.

Akan tetapi, Rocky Gerung menilai PDIP justru sebaliknya. Oleh Rocky, mereka justru dinilai menenggelamkan kenangan eksitensi kehebatan Soekarno di masa lalu.

Padahal Soekarno memiliki segudang kemampuan hebat yang bisa diterapkan sekarang seperti soal perpolitikan global.

"Kalau saya lihat PDIP ideologinya Soekarno, tetapi Soekarno yang ditenggelamkan di masa lalunya. Bukan Soekarno yang diangkat untuk menerangkan global politik. Soekarno orang yang handal di politik global. Itu tidak dimainkan PDIP. Kita tak dengar itu," jelas Rocky lantang.

"Kalau kita uji di mana Bung Karno masih menetap di dalam politik kita. Pada PDIP enggak!" tegasnya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut PDIP saat ini malah pro terhadap apa yang dicerca Bung Karno pada era 1930-an yakni tentang eksploitasi manusia. Dilihat dari UU Omnibus Law Cipta Kerja yang salah satunya diinisiasi oleh mereka.

"Sekarang eksploitasi ada di Omnibus Law yang disponsori oleh PDIP," kata Rocky.

Menurutnya, apabila Bung Karno saat ini masih hidup, sudah pasti ia akan mencaci maki PDIP.

Sebab, PDIP bersama dengan Golkar telah bersekutu menghasilkan UU yang sangat pragmatis dan anti kesetaraan sosial.

Rocky Gerung mengatakan, PDIP sudah tidur sekamar dengan Golkar hanya karena alasan pragmatis. Hal itu dirasanya salah besar.

"Kalau Bung Karno masih hidup mungkin caci juga ini partai. Dari segi ideologi bagaimana Golkar bersekutu dengan PDIP menghasilkan UU yang sangat pragmatis dan anti kesetaraan sosial," ucap dia.

"Sekarang mereka tidur sekamar alasan pragmatisme. Lalu Bung Karno dipakai mimpi bersama. Bung Karno mungkin saja di mimpi bilang jangan bawa saya saking gak maunya," tandas Rocky Gerung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung: 2024 Nanti Airlangga Hartarto Presiden, Wapresnya Pak Jokowi

Rocky Gerung: 2024 Nanti Airlangga Hartarto Presiden, Wapresnya Pak Jokowi

News | Rabu, 04 November 2020 | 18:29 WIB

Habib Zaky Jamin FPI Akhlakul Kharimah saat Sambut Habib Rizieq

Habib Zaky Jamin FPI Akhlakul Kharimah saat Sambut Habib Rizieq

Jabar | Rabu, 04 November 2020 | 18:26 WIB

Fadli Zon: Harusnya Yunarto Dkk Bantu Joe Biden Kemarin, Pasti Menang Telak

Fadli Zon: Harusnya Yunarto Dkk Bantu Joe Biden Kemarin, Pasti Menang Telak

News | Rabu, 04 November 2020 | 17:20 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×