Angin Topan Goni, Ayah: Anak Saya Usia Lima Tahun Hanyut Tersapu Lahar

Siswanto, BBC

Sabtu, 07 November 2020 | 15:18 WIB
Angin Topan Goni, Ayah: Anak Saya Usia Lima Tahun Hanyut Tersapu Lahar
BBC

Suara.com - Sembari menggendong anak bungsunya menggunakan satu tangan dan menopang istrinya memakai tangan lainnya, Salvador Manrique berupaya menyeberang sungai bersama empat anaknya yang lain di tengah banjir.

Keluarga tersebut sudah tahu angin topan akan datang, tapi lahar yang dipicu angin dan hujan deras membuat mereka terkejut.

"Mereka semua memeluk saya," kata Manrique kepada BBC. "Air mengalir begitu deras. Arusnya kuat. Kami semua tersapu arus," tambahnya.

Petani kubis dan padi berusia 49 tahun itu selamat dari Angin Topan Goni yang menerjang Filipina pada 1 November, sehari setelah umat Katolik di Filipina memperingati Hari Arwah.

Namun, putra bungsunya yang berusia lima tahun, Samuel, hanyut terbawa lahar. Tubuhnya ditemukan pada hari itu sejauh 19 kilometer dari rumah.

Istri dan anak sulungnya masih hilang.

Duduk di sebelah peti jenazah putranya, Manrique mengaku tidak menduga banjir bandang akan menerjang desanya, San Francisco, di Pulau Luzon.

"Kami diminta mengungsi, tapi kami tidak pergi. Saya tenang karena kami tinggal di daerah yang tinggi. Sungai tidak pernah meluap," tuturnya.

Namun ketika sungai meluap disertai batuan besar di luar gubuk bambu mereka, Manrique dan istrinya memutuskan mencari tempat aman.

baca juga

Manrique menggendong putra bungsunya, Samuel, 5, dengan tangan kiri. Istrinya, Elvie, memegangi tangan kanannya. Empat anaknya yang lain, Michaela, 18, Maria Luisa, 15, Hannah, 10, dan Emmanuel, 8 memeluk punggungnya.

Mereka sudah mencapai setengah jalan di sungai yang meluap ketika arus kuat menceraiberaikan keluarga itu.

"Saya hampir kehilangan kesadaran setelah saya hanyut. Namun saya mencari keluarga saya dan melihat tiga anak saya berpegangan pada batu."

Ayah dan anak-anaknya itu terpisah 30 meter, namun perlu tiga jam menyelamatkan mereka dari arus deras.

Ketiga anak tersebut selamat dengan luka dan memar.

Mereka sempat berlindung di rumah kerabat di desa terdekat sebelum kemudian Manrique mencari istri dan dua anaknya yang lain.

Namun, sore itu, tim Palang Merah Filipina, menginformasikan kepadanya bahwa seorang anaknya meninggal akibat tenggelam.

Tubuhnya ditemukan di Kota Oas, 19 kilometer dari rumah. Seorang teman Samuel adalah yang pertama kali mengenali jenazahnya, kata Manrique.


Keluarga tersebut kini ditampung di sebuah kapel di desa mereka, karena gubuk yang sebelumnya mereka tinggali ikut hanyut terbawa banjir.

Goni adalah angin topan terkuat yang menerjang Filipina sejak Angin Topan Haiyan menewaskan lebih dari 6.000 orang pada 2013.

Sejauh ini Angin Topan Goni menyebabkan 18 orang tewas dan sekitar 112.000 orang mengungsi.

Enam hari setelah bencana terjadi, Manrique masih mencari istri dan anak sulungnya, Michaela, yang berusia 18 tahun.

"Ini saat yang sulit bagi kami. Saya tidak tahu bagaimana kami akan bertahan hidup. Saya hanya ingin tubuh mereka ditemukan," kata Manrique.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

×