Sheikh Khalifa, Perdana Menteri Bahrain Paling Lama Menjabat Tutup Usia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 12 November 2020 | 10:06 WIB
Sheikh Khalifa, Perdana Menteri Bahrain Paling Lama Menjabat Tutup Usia
Sheikh Khalifa bin Salman Al Khalifa.[AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Bahrain Sheikh Khalifa bin Salman Al Khalifa meninggal dunia pada usia 84 tahun, ia menjabat paling lama.

"Pengadilan Kerajaan berduka atas Yang Mulia ... meninggal pagi ini di Rumah Sakit Klinik Mayo di Amerika Serikat," jelas Kantor Berita Bahrain pada hari Rabu, dikutip dari Al Jazeera.

Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifa menunjuk putra mahkota Salman Al-Khalifa sebagai perdana menteri baru, kantor berita negara melaporkan, mengutip dekrit kerajaan.

Raja mengumumkan berkabung resmi selama seminggu di mana bendera akan dikibarkan setengah tiang.

Upacara pemakaman akan berlangsung setelah pemulangan jenazahnya dan akan dibatasi untuk sejumlah kerabat tertentu, jelas pihak kerajaan.

Sheikh Khalifa adalah salah satu perdana menteri terlama di dunia yang memimpin pemerintahan selama beberapa dekade dan selamat dari protes Musim Semi Arab padah 2011 yang menuntut pemecatannya karena tuduhan korupsi.

Pada bulan Agustus, Sheikh Khalifa meninggalkan kerajaan untuk apa yang disebut oleh media resmi pada saat itu sebagai "kunjungan pribadi ke luar negeri".

Awal tahun ini, almarhum menghabiskan waktu di Jerman untuk perawatan medis dan kembali ke Bahrain pada bulan Maret.

Bahrain, sekutu setia Arab Saudi dan Amerika Serikat yang bertetangga, juga merupakan pangkalan utama Armada Kelima Angkatan Laut AS.

Kekuasaan dan kekayaan Sheikh Khalifa dapat dilihat di mana-mana di seluruh wilayah Bahrain. Dia memiliki pulau pribadi tempat dia bertemu dengan pejabat asing, lengkap dengan marina dan taman yang memiliki burung merak dan rusa berkeliaran di pekarangannya.

"Khalifa bin Salman mewakili penjaga tua dalam lebih dari sekedar usia dan senioritas," kata Kristin Smith Diwan, seorang sarjana residen senior di Institut Negara Teluk Arab yang berbasis di Washington.

Dia mewakili pemahaman sosial lama yang berakar pada hak istimewa kerajaan dan diekspresikan melalui perlindungan pribadi.

Putra mantan penguasa Bahrain, Sheikh Salman bin Hamad Al Khalifa, yang memerintah dari tahun 1942-1961, Sheikh Khalifa belajar pemerintahan dari ayahnya.

Saudaranya, Sheikh Isa bin Salman Al Khalifa, mengambil alih kekuasaan pada tahun 1961 dan menjabat sebagai raja ketika Bahrain memperoleh kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1971.

Di bawah pengaturan informal, Sheikh Isa menangani tugas diplomasi dan seremonial pulau itu sementara Sheikh Khalifa menjalankan pemerintahan dan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinyatakan Meninggal, Bayi Kembar Hidup Kembali, Dokternya Diskors

Dinyatakan Meninggal, Bayi Kembar Hidup Kembali, Dokternya Diskors

News | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 15:34 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Uni Emirat Arab Melintasi Langit Israel

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Uni Emirat Arab Melintasi Langit Israel

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:17 WIB

UEA dan Bahrain Damai dengan Israel, Arab Saudi Tegaskan Bela Palestina

UEA dan Bahrain Damai dengan Israel, Arab Saudi Tegaskan Bela Palestina

News | Kamis, 17 September 2020 | 14:37 WIB

Terkini

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:40 WIB

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:32 WIB

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:18 WIB

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:08 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB