KTT Asia Timur, Jokowi: Bangun Kepercayaan Strategis Antara Negara Anggota

Dythia Novianty, Ummi Hadyah Saleh

Minggu, 15 November 2020 | 06:26 WIB
KTT Asia Timur, Jokowi: Bangun Kepercayaan Strategis Antara Negara Anggota
Presiden Jokowi. (Biro Pers Istana)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mendorong dibangunnya kepercayaan strategis di antara negara anggota KTT Asia Timur untuk memperkuat kerja sama. Hal ini dikatakan Jokowi dalam pidatonya secara virtual pada KTT ke-15 Asia Timur (EAS) dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/11/2020).

"Sebagai forum dialog tingkat pemimpin negara, EAS harus terus digunakan untuk membangun strategic trust dalam memperkuat kerja sama. Modal yang dimiliki EAS sangatlah besar. Sebanyak 5 anggota EAS saat ini duduk di Dewan Keamanan PBB, 8 anggota EAS tergabung dalam G20. EAS juga mewakili lebih dari 54 persen penduduk dunia dan 58 persen GDP dunia," ujar Jokowi dalam keterangannya, Sabtu (14/11/2020).

Dengan modal tersebut, kata Jokowi kesepakatan dan upaya EAS pasti memiliki dampak besar terhadap kawasan dan dunia.

"Pertanyaannya apa yang harus EAS lakukan saat ini?" tutur Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyampaikan sejumlah hal mengenai hal tersebut yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Menurut dia, hal pertama yang harus segera dilakukan, yakni memperkokoh ketahanan kesehatan di kawasan. Isu tersebut sudah menjadi prioritas bagi EAS sejak awal pembentukannya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa dalam jangka pendek ketersediaan vaksin Covid-19 di kawasan merupakan sebuah keharusan.

Sementara dalam jangka panjang, kawasan sudah harus bersiap lebih dini untuk mengantisipasi pandemi yang mungkin kembali terjadi.

"Beberapa hal yang perlu diprioritaskan adalah sistem peringatan dini, mekanisme ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis di kala darurat, pembentukan inventory buffer di kawasan untuk alat kesehatan, kawasan industri kesehatan, serta riset dan teknologi kesehatan," kata Jokowi.

Selain itu, EAS harus menjadi penggerak perdamaian dan stabilitas di kawasan. Di tengah situasi sulit saat ini, bibit-bibit perpecahan dan konflik juga tidak boleh dibiarkan berkembang lebih lanjut.

baca juga

Sebaliknya, kata Jokowi, semua pihak harus bersatu dan fokus untuk melawan musuh bersama, yakni pandemi Covid-19. Lebih lanjut, Jokowi menuturkan, nilai dan norma yang telah disepakati dalam Bali Principles harus dihormati semua pihak.

Mulai dari penghormatan kedaulatan, penyelesaian masalah secara damai, hingga komitmen terhadap hukum internasional termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982.

"Kita harus bersama-sama mengedepankan dialog dan kerja sama saling menguntungkan di kawasan, bukan kompetisi maupun rivalitas," ucap dia.

Semangat kerja sama yang saling menguntungkan tersebut merupakan semangat yang diusung oleh ASEAN melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.

Karena itu, Jokowi mengajak seluruh negara EAS untuk meningkatkan kerja sama dalam mewujudkan Indo-Pasifik yang damai dan sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perayaan Maulid Nabi Digelar di Markas FPI, Jokowi Dipersilakan Datang

Perayaan Maulid Nabi Digelar di Markas FPI, Jokowi Dipersilakan Datang

Jakarta | Sabtu, 14 November 2020 | 13:56 WIB

Jokowi Yakin RCEP Akan Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi di Dunia

Jokowi Yakin RCEP Akan Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi di Dunia

News | Sabtu, 14 November 2020 | 13:45 WIB

Jokowi Dipersilakan Datang ke Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Habib Rizieq

Jokowi Dipersilakan Datang ke Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Habib Rizieq

News | Sabtu, 14 November 2020 | 13:35 WIB

Jokowi Sebut ASEAN - Selandia Baru Perlu Perkuat Integrasi Ekonomi Kawasan

Jokowi Sebut ASEAN - Selandia Baru Perlu Perkuat Integrasi Ekonomi Kawasan

News | Sabtu, 14 November 2020 | 11:47 WIB

Jokowi Sebut 30 Juta Orang Bakal Jadi Pengangguran di Pertemuan KTT ASEAN

Jokowi Sebut 30 Juta Orang Bakal Jadi Pengangguran di Pertemuan KTT ASEAN

Jawa Tengah | Sabtu, 14 November 2020 | 11:34 WIB

Jokowi: Lebih dari 30 Juta Orang Terancam Kehilangan Pekerjaan

Jokowi: Lebih dari 30 Juta Orang Terancam Kehilangan Pekerjaan

News | Sabtu, 14 November 2020 | 11:11 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×