CEK FAKTA: Umat Lintas Agama Sedunia Nyanyi Nama-nama Allah Usir Covid-19?

Reza Gunadha, Hernawan

Senin, 16 November 2020 | 16:21 WIB
CEK FAKTA: Umat Lintas Agama Sedunia Nyanyi Nama-nama Allah Usir Covid-19?
Cek Fakta Musisi Lintas Agama Lantunkan Asmaul Husna Untuk Usir Covid-19 (Turnbackhoax.id).

Suara.com - Pemilik akun Facebook Mamah Dedeh baru saja mengunggah sebuah video dengan narasi yang mengklaim para pemusik dan penyanyi dunia dari berbagai agama berkumpul di Selandia Baru dan bersama-sama menyanyikan Asmaul Husna guna menangkis pandemi Covid-19.

Unggahan Mamah Dedeh tersebut telah beredar luas, disukai 205 kali dan dibagikan ulang oleh 97 pengguna Facebook lain.

Berikut narasi yang ditulisnya:

"Pertama kali dlm sejarah dunia para pemusik dan penyanyi dunia dari kalangan agama islam, kristiani, yahudi, budha, hindu, berkumpul di New Zealand menyanyikan Asmaulhusna (99 asma ALLAH) untuk memohon berhentinya wabah corona COVID-19. luar biasa".

Cek Fakta Musisi Lintas Agama Lantunkan Asmaul Husna Untuk Usir Covid-19 (Turnbackhoax.id).
Cek Fakta Musisi Lintas Agama Lantunkan Asmaul Husna Untuk Usir Covid-19 (Turnbackhoax.id).

Lantas benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim narasi atas video tersebut tidak benar.

Faktanya, video itu merupakan pertunjukan musik di Turki pada 2011 silam.

Hoaks serupa pun sudah sempat beredar sejak Maret 2020 lalu dengan video dan klaim yang sama.

Video serupa ditemukan dalam website dailymotion.com yang berjudul "Saraybosna Fatih Sultan Mehmet Korosu Konseri" yang berarti "Paduan Suara Fatih Sultan Mehmet Merebut Hati Penonton".

Adapun durasi video itu sepanjang 1 jam 42 menit itu dipublikasikan pada 29 Mei 2011.

Perlu diketahui, konser seperti dalam video digelar di Museum Hagia Irene, Istanbul Turki.

Konser tersebut dibawakan oleh paduan suara Saraybosna Fatih Sultan Korosu yang anggotanya terdiri atas pelajar dari berbagai negara seperti Kroasia, Serbia, dan Bosnia.

Para pelajar tersebut menempuh pendidikan di Akademi Musik Bosniadi dan lagu-lagu yang dilantunkan berasal dari berbagai bahasa seperti Turki, Malaysia, Arab, Bosnia, Urdu, dan Persia.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim atas video yang mengatakan pemusik lintas agama menyanyikan Asmaul Husna guna menangkal Covid-19 tersebut salah.

Unggahan itu masuk dalam kategori Konten yang Salah atau False Context.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar FK Unpad Yakinkan Masyarakat Soal Aspek Keamanan Vaksin Covid-19

Guru Besar FK Unpad Yakinkan Masyarakat Soal Aspek Keamanan Vaksin Covid-19

Health | Senin, 16 November 2020 | 15:36 WIB

Bertambah Lagi, Daftar 12 Efek Jangka Panjang Covid-19

Bertambah Lagi, Daftar 12 Efek Jangka Panjang Covid-19

Health | Senin, 16 November 2020 | 15:43 WIB

Kapan Semua Orang Bisa Berhenti Pakai Masker? Ini Jawabannya!

Kapan Semua Orang Bisa Berhenti Pakai Masker? Ini Jawabannya!

Health | Senin, 16 November 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB