Mengurai Benang Kusut Kronologi Kasus Nikita Mirzani Vs Rizieq dan Maaher

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 18 November 2020 | 11:59 WIB
Mengurai Benang Kusut Kronologi Kasus Nikita Mirzani Vs Rizieq dan Maaher
Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher At-Thuwailibi. [Instagram]

Kekesalan Maaher tersebut disampaikan olehnya melalui akun Instagram dan Twitter miliknya.

"Saya Ustaz Maaher At-Thuwailibi, mengimbau pada saudari Nikita Mirzani yang telah menghina, menyudutkan, dan merendahkan Imam Besar kami, Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab dengan sebutan tukang obat," ujar Maaher.

"Tidak layak seorang muslim dan muslimah, apalagi yang mengaku beriman pada Allah dan rasulnya, menghina seorang ulama. Apalagi beliau adalah cucu diantara cucu-cucu Baginda Rasulullah SAW. Kalau kita tidak bisa menjadi orang saleh, setidaknya jangan memusuhi orang-orang saleh," sambungnya.

Ustaz Maaher siap geruduk rumah Nikita Mirzani (IG/ustadzmaaher_real)
Ustaz Maaher siap geruduk rumah Nikita Mirzani (IG/ustadzmaaher_real)

Maaher mengancam akan menggeruduk kediaman Niki bersama 800 lasker pembela ulama jika Niki tak menyampaikan permohonan maaf.

"Kepadamu, hei, babi betina, lonte oplosan, penjual selangkangan, saya himbau, 1x24 jam kau tak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka, saya Maaher At-Thuwailibi bersama 800 laskar pembela ulama, bakal mengepung rumahmu," tegasnya.

Dalam Instagram Stories, Maaher kembali menegaskan tak main-main dengan ucapannya.

"Tenang saja, saya enggak mengancam atau sekadar gertak. Kita buktikan saja apa yang akan terjadi," ungkap Maaher.

Bahkan, ia mengklaim telah menyiapkan lebih dari 800 orang untuk mendatangi rumah Nikita Mirzani.

"Alhamdulillah malah bertambah 400 orang yang mau ikut silaturahmi ke rumah nyai lonte," sambungnya.

Tarik Ucapan Sendiri

Ancaman yang disampaikan oleh Maaher membuat aparat berwajib ikut turun tangan mengamankan kediaman Niki. Sejumlah kepolisian berjaga di sekitar komplek perumahan Niki untuk mengantisipasi kepungan massa suruhan Maaher.

Hingga Jumat (14/11/2020) malam, massa yang dijanjikan oleh Maaher mengepung rumah Niki tak kunjung datang.

Maaher melalui akun twitter miliknya @ustadzmaaher_ mengaku ancaman mengepung kediaman Niki hanya sekadar gertakan untuk menimbulkan efek jera bagi Niki.

"InsyaAllah saya masih waras tidak sekonyol itu bawa 800 orang buat hadapi seorang lonte. Ini efek jera buat Anda. Tapi proses hukum tetap jalan," kata Maaher.

Maaher tak jadi geruduk rumah Nikita Mirzani (Twitter/ustadzmaaher_)
Maaher tak jadi geruduk rumah Nikita Mirzani (Twitter/ustadzmaaher_)

Rizieq Singgung Lonte

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah Video Rizieq Bicara Penggal Kepala, Jimly: Ceramah Penuh Kebencian

Unggah Video Rizieq Bicara Penggal Kepala, Jimly: Ceramah Penuh Kebencian

Jakarta | Rabu, 18 November 2020 | 11:50 WIB

Minta Maaf, Ustaz Maaher Buat Warganet Bertanya-tanya

Minta Maaf, Ustaz Maaher Buat Warganet Bertanya-tanya

Jogja | Rabu, 18 November 2020 | 11:44 WIB

Orang Medan Protes Tak Biasa Pakai Kata 'Lonte', Maaher Berdusta?

Orang Medan Protes Tak Biasa Pakai Kata 'Lonte', Maaher Berdusta?

Jatim | Rabu, 18 November 2020 | 11:31 WIB

Terkini

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

Kepala Angkatan Laut AS Dipecat Usai Bentrok dengan 'Anak Kesayangan' Donald Trump

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

Trump Klaim Selamatkan 8 Perempuan Iran dari Tiang Gantungan, Teheran: Penyebar Hoax!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:09 WIB

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

News | Kamis, 23 April 2026 | 06:59 WIB

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:00 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:48 WIB

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB