Trump Pecat Pejabat Keamanan Pemilu AS yang Bantah Klaim Kecurangan

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Rabu, 18 November 2020 | 14:37 WIB
Trump Pecat Pejabat Keamanan Pemilu AS yang Bantah Klaim Kecurangan
DW

Suara.com - Donald Trump memecat Direktur CISA, sebuah badan federal yang bertugas mengamankan pemilu AS. Badan tersebut sebelumnya menolak klaim tidak berdasar dari Trump ihwal kecurangan pemilu yang meluas.

Melalui sebuah cuitan Twitter pada Selasa (17/11), Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemecatan Chris Krebs, yang merupakan Direktur Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur Keamanan (CISA) di negara itu.

Dalam serangkaian cuitan di akun Twitternya, Trump mengatakan bahwa pernyataan Krebs yang menyebut pemilu AS baru-baru ini adalah yang “paling aman” adalah pernyataan yang “sangat tidak akurat.”

Trump sejauh ini masih menolak mengakui kemenangan Joe Biden dan telah berulang kali membuat klaim tidak berdasar ihwal kecurangan dan gangguan pada mesin pemungutan suara.

CISA dan pejabat pemilu negara bagian pada pekan lalu merilis pernyataan yang mengatakan bahwa “tidak ada bukti” surat suara atau mesin pemungutan suara diubah-ubah, seraya menambahkan bahwa pemilu 2020 adalah yang “paling aman” dalam sejarah AS.

‘Merasa terhormat bisa melayani’ Krebs mengonfirmasi pemecatannya lewat cuitan di akun Twitter pribadinya.  “[Saya] merasa terhormat bisa melayani. Kami melakukan hal yang benar,” tulisnya.

Dia juga mengubah deskripsi biografinya di Twitter menjadi “Direktur Pertama @CISAgov (mantan).”

Menurut laporan media-media lokal, Krebs dikabarkan mengetahui pemecatan dirinya dari cuitan Trump di Twitter.

Mark Warner yang merupakan Wakil Ketua Komite Intelijen Senat di AS menyuarakan dukungan untuk Krebs setelah berita pemecatannya beredar.

“Chris Krebs adalah seorang pegawai negeri yang luar biasa dan merupakan sosok yang tepat seperti yang diinginkan warga Amerika untuk melindungi keamanan pemilu kita. Ini menunjukkan bahwa presiden memilih untuk memecatnya hanya karena mengatakan yang sebenarnya,” kata Warner.

CISA adalah sebuah badan yang bertugas mengamankan mesin pemungutan suara dan penghitungan suara dari campur tangan asing dan domestik. CISA, yang berada di bawah Departemen Kemanan Dalam Negeri AS, didirikan oleh pemerintahan Trump pada 2018 lalu setelah tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Pemecatan kedua di bulan ini Krebs juga dilaporkan telah membuat marah Gedung Putih atas situs web yang dijalankan CISA yang disebut “Rumor Control”, karena membantah informasi yang salah tentang pemilu.

Dalam beberapa hari terakhir, situs web tersebut secara teratur melakukan pemeriksaan fakta atas klaim pemilu yang diunggah oleh Trump dan pendukungnya – yang sering kali berujung dengan penggunaan emoji sirine merah.

Di hari pemilihan, Krebs juga meminta warga AS untuk “skeptis atas semua klaim sensasional dan tidak terverifikasi.”

Pemecatan terhadap Krebs merupakan pemecatan kedua melalui Twitter yang dilakukan Trump di bulan ini. Pekan lalu, Trump juga telah memecat Menteri Pertahanan Mark Esper dengan cara yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:11 WIB

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

Tak Sekedar Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB