Perawat Terakhir Ungkap Misteri Kematian Maradona

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 29 November 2020 | 13:54 WIB
Perawat Terakhir Ungkap Misteri Kematian Maradona
Veronica Ojeda dan Diego Maradona. (GLYN KIRK / AFP)

Suara.com - Seorang perawat yang merawat Diego Maradona sebelum meninggal telah mengaku ia tidak memeriksa mendiang sebelum dinyatakan berpulang.

Menyadur The Sun, Minggu (29/11/2020) sebuah tim perawat ditugaskan untuk merawat sang legenda sepak bola Argentina tersebut setelah dia menjalani operasi awal bulan ini terkait masalah pembekuan darah di otaknya.

Seorang perawat yang bekerja untuk Maradona mengatakan kepada penyelidik bahwa dia berbohong jika dia memeriksa Diego Maradona pada pagi saat dia meninggal

Diego Maradona meninggal pada usia 60 tahun di rumahnya yang terletak di dekat Kota Buenos Aires pada Rabu (25/11) pagi waktu setempat.

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Mirror menyebutkan bahwa dalam laporan kepada bos mereka, para perawat yang bertugas mengatakan bahwa pada pukul 06.30 pagi waktu setempat bahwa Maradona bernapas dengan normal.

Kemudian seorang perawat lain yang bertugas pada gilirannya mengatakan bahwa dia mendengar Maradona pergi ke toilet pada pukul 07.30 waktu setempat tetapi tidak masuk ke kamarnya.

Dia kemudian mengklaim dia mencoba untuk memeriksa tanda-tanda vital Maradona pada 09:20 pagi tetapi ditolak. Namun, sebuah laporan mengatakan bahwa klaim tersebut merupakan sebuah kebohongan.

"Apa yang ditambahkan saksi ... adalah bahwa dia diminta untuk menulis dalam laporan untuk Medidom ... bahwa dia telah mencoba untuk memantau tanda-tanda vital Maradona namun kenyataannya dia membiarkannya beristirahat." ujar penyelidik.

Perawat mengatakan bahwa ketika dia melihat Maradona pada siang hari, dia tidak responsif dan memberinya bantuan napas.

Pihak Medidom, firma medis yang menangani sang legenda sepak bola tersebut, belum menanggapi laporan yang dikeluarkan oleh Mirror tersebut.

Kepala kesehatan Argentina juga awalnya takut jika bintang sepak bola dengan julukan tangan Tuhan tersebut dibunuh dan menyamakan kematiannya dengan sebuah misteri di Argentina.

Kepala kesehatan memberi tahu kepada seorang dokter yang memeriksa Diego Maradona untuk menelepon jaksa dan polisi. "Kami tidak ingin kasus Garcia Belsunce lagi." ujarnya.

Mereka merujuk pada pembunuhan yang belum terpecahkan terhadap sosiolog Argentina yakni Maria Marta yang kematiannya awalnya dianggap kecelakaan ketika dia ditemukan tewas di bak mandi.

Jaksa penuntut negara bagian menganalisis rekaman CCTV di dekat rumah Maradona tetapi mengatakan tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda tindakan kriminalitas.

Hasil post-mortem juga mengungkapkan bahwa Maradona pernah mengalami gagal jantung akibat pembekuan darah di otaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Kompetisi Liga Argentina Berubah Nama Jadi Piala Diego Maradona

Resmi! Kompetisi Liga Argentina Berubah Nama Jadi Piala Diego Maradona

Bola | Minggu, 29 November 2020 | 11:08 WIB

Swafoto Bersama Peti dan Jenazah Diego Maradona, Petugas Pemakaman Dipecat

Swafoto Bersama Peti dan Jenazah Diego Maradona, Petugas Pemakaman Dipecat

News | Minggu, 29 November 2020 | 11:00 WIB

Saling Sikut, Anak Diego Maradona Rebutan Warisan Sebesar Rp 2,8 Triliun

Saling Sikut, Anak Diego Maradona Rebutan Warisan Sebesar Rp 2,8 Triliun

Bola | Minggu, 29 November 2020 | 10:50 WIB

Terkini

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:29 WIB

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:19 WIB

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:11 WIB

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:07 WIB

Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini

Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:06 WIB

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:52 WIB

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:36 WIB

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:35 WIB

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:29 WIB