Pendukung Rizieq Serbu Rumah Mahfud MD, Putri Gus Dur: Harus Dihentikan

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:19 WIB
Pendukung Rizieq Serbu Rumah Mahfud MD, Putri Gus Dur: Harus Dihentikan
Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Wahid. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Sekelompok orang yang diduga pendukung Habib Rizieq serbu rumah ibu Mahfud MD di Madura, Selasa (1/12/2020) siang.

Bahkan baru-baru ini beredar kabar terbaru, sekelompok orang berpeci itu disebut-sebut mengancam akan membakar rumah Mahfud MD apabila Habib Rizieq dipenjarakan.

Mengetahui hal tersebut, Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid mengecam keras aksi yang menurutnya terlalu berlebihan itu.

Alissa Wahid mengatakan, hal semacam itu sudah selayaknya segera dihentikan karena sudah tidak sepatutnya dilakukan.

"Kejumawaan seperti ini sudah saatnya dihentikan," ujar Alissa Wahid lewat akun Twitter miliknya seperti dikutip Suara.com, Rabu (2/11/2020).

Utas Putri Gus Dur Alissa Wahid mengomentari diserbunya rumah Ibu Mahfud MD (Twitter/AlissaWahid).
Utas Putri Gus Dur Alissa Wahid mengomentari diserbunya rumah Ibu Mahfud MD (Twitter/AlissaWahid).

Alissa Wahid lantas menerangkan, sikap sekelompok orang tersebut ke pemerintah saja sudah keterlaluan, apalagi dengan masyarakat sipil biasa.

"Bila terhadap Ulil Amri (Pemerintah) saja sudah merasa di atas dan membangkang, bagaimana pula sikapnya kepada sesama warga yang tidak punya kuasa apa-apa?" tegas Putri Gus Dur itu.

Dalam cuitan berikutnya, Alissa Wahid mengaku dirinya sudah berkali-kali diundang untuk berbicara perihal menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial.

Alissa Wahid menuturkan, pihak-pihak seperti Kapolres dan Pemerintah Daerah sebenarnya memiliki niat baik untuk menindaklanjuti soal itu. Hanya saja, dia menilai caranya tidak tepat.

Bahkan, Alissa Wahid menyebut seolah-olah seperti 'membesarkan anak macan'.

"Saya berkali-kali diundang bicara di depan Kapolres dan Pemda. Beliau-beliau ini mengutamakan menjaga ketertiban dan harmoni sosial, dengan cara merangkul kelompok yang suka tindak main hakim sendiri," tukas Alissa Wahid.

"Niatnya baik, tapi caranya tidak tepat sebab unintende consequencesnya: membesarkan anak macan," tandas dia.

Lebih lanjut, Alissa Wahid merasa kelompok-kelompok 'tukang rusuh' tersebut kini merasa tinggi diri dan menganggap pemerintah harus menuruti kehendak mereka.

Oleh sebab itu, Alissa Wahid menyarankan agar pihak terkait menggunakan perspektif konstitusi untuk menjawab permasalahan itu. Bukan malah memaikai taktis politis melulu.

"Kelompok-kelompok ini makin lama ya makin merasa pongah, yakin dengan mobokrasi berkuasa dengan gunakan mob/aksi massa), yakin bahwa negara memang harus dan akan nurut pada mereka," cetus Alissa Wahid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagai Besarkan Anak Macan, Sikap Polisi ke Pendemo Rumah Mahfud MD Dikritik

Bagai Besarkan Anak Macan, Sikap Polisi ke Pendemo Rumah Mahfud MD Dikritik

Jogja | Rabu, 02 Desember 2020 | 14:04 WIB

Aksi Tolak Rizieq Shihab di Makassar Dibubarkan Massa, FPI Beri Klarifikasi

Aksi Tolak Rizieq Shihab di Makassar Dibubarkan Massa, FPI Beri Klarifikasi

Sumsel | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:58 WIB

Habib Rizieq dan Masalah Barunya

Habib Rizieq dan Masalah Barunya

Jakarta | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:53 WIB

Terkini

SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?

SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 20:01 WIB

Tok! Habiburokhman Pegang Kendali Panja Revisi UU Polri, Ini Daftar Lengkap Anggotanya

Tok! Habiburokhman Pegang Kendali Panja Revisi UU Polri, Ini Daftar Lengkap Anggotanya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:54 WIB

Sengaja Dibiarkan Membusuk! Dompet Dhuafa Bongkar Siasat Israel Hambat Bantuan Gaza

Sengaja Dibiarkan Membusuk! Dompet Dhuafa Bongkar Siasat Israel Hambat Bantuan Gaza

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:48 WIB

Alasan Menkum Supratman Tambah Usia Pensiun Polisi: Angka Harapan Hidup Orang Indonesia Panjang

Alasan Menkum Supratman Tambah Usia Pensiun Polisi: Angka Harapan Hidup Orang Indonesia Panjang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:46 WIB

Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF

Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:34 WIB

Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan

Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying

Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:24 WIB

Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!

Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules

Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:13 WIB

'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3

'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 19:05 WIB