CDC AS Sebut Virus Corona Pertama Bukan dari Wuhan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:49 WIB
CDC AS Sebut Virus Corona Pertama Bukan dari Wuhan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC AS mengatakan virus corona sudah menyebar di Amerika sebulan sebelum ditemukan di Wuhan.

Menyadur USA Today Kamis (03/12), studi Jurnal Infeksi Klinis menemukan bukti antibodi virus corona dalam darah yang dikumpulkan pada Desember 2019.

Para peneliti menganalisis donor darah yang dikumpulkan oleh Palang Merah Amerika dari penduduk di sembilan negara bagian antara 13 Desember dan 17 Januari. Hasilnya ditemukan antibodi pada 106 dari 7.389 sampel.

Antibodi juga ditemukan di 67 donor darah pada Januari dari Connecticut, Iowa, Massachusetts, Michigan, Rhode Island dan Wisconsin. Negara bagian ini tidak melaporkan wabah yang meluas pada saat itu.

Menurut website resmi CDC, pasien Covid-19 pertama di Amerika ditemukan pada 20 Januari di Washington. Namun, para peneliti menemukan antibodi dalam sampel darah sejak 13 Desember.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/mohamed_hassan)

Sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Gigi Gronvall mengatakan hal ini tidak mengejutkan.

"Mungkin saja kita memiliki tingkat prevalensi yang rendah sebelumnya dan itu tidak terlalu mengejutkan," ujar peneliti yang berafililiasi dengan studi ini.

Para ahli mengatakan virus corona bisa saja ada di AS sebelum kasus pertama tercatat, tapi tes serologis juga bisa mengambil jenis virus corona yang berbeda.

Antibodi merupakan cara tubuh untuk mengingat cara tubuh merespon suatu infeksi sehingga dapat menyerang kembali jika terkena patogen yang sama.

Adanya antibodi virus corona menunjukkan bahwa mereka mungkin telah terinfeksi dan sembuh. Namun, antibodi untuk SARS-CoV-2 mirip dengan antibodi virus corona lain yang menyebabkan flu biasa.

Tes bisa keliru mengidentifikasi antibodi sebagai penyebab virus corona yang menyebabkan Covid-19 dan menghasilkan positif palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilas Balik, Pejabat China Ungkap Susahnya Tutup Pasar Ikan Wuhan

Kilas Balik, Pejabat China Ungkap Susahnya Tutup Pasar Ikan Wuhan

Health | Rabu, 25 November 2020 | 21:48 WIB

Mengunjungi Museum Anti-Covid-19 di Wuhan

Mengunjungi Museum Anti-Covid-19 di Wuhan

Video | Minggu, 22 November 2020 | 19:00 WIB

Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Covid-19

Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Covid-19

Foto | Sabtu, 21 November 2020 | 09:24 WIB

Terkini

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB