alexametrics

Nyesek! Curhat Perempuan Melahirkan di Rumah Mertua Sampai Kena Baby Blues

Reza Gunadha | Hernawan
Nyesek! Curhat Perempuan Melahirkan di Rumah Mertua Sampai Kena Baby Blues
Ilustrasi baby blues [shutterstock]

Sampai dua tahun berselang, wanita itu masih trauma dan dendam dengan ibu mertua.

Suara.com - Seorang wanita baru saja menceritakan kisah pilunya saat harus melahirkan dan membesarkan anak pertama di rumah mertua.

Dalam curhatannya, wanita itu mengaku tersiksa. Bahkan, selang dua tahun lamanya dia masih menyimpan dendam dan amarah pada ibu suaminya.

Kisah wanita tersebut mendadak viral di media sosial usai dibagikan oleh pengelola akun Instagram @tante_rempong_official, Kamis (3/12/2020).

Menurut cerita yang disampaikannya, lika-liku pahit sudah dirasakannya sejak sang anak masih dalam kandungan dan terus berlanjut hingga sekarang.

Baca Juga: Mantan Pramugari Jadi Penjual Gas Elpiji, Kisah Avila Korban PHK Viral

"Pengalaman Melahirkan di rumah mertua yang tak terlupakan. Gak boleh makan apa-apa selain sayur bening. Ini berlaku selama 36 hari karena anakku cewek," ungkap wanita itu.

Viral Curhatan Perempuan Melahirkan di Rumah Mertua sampai Trauma (Instagram/Tante_Rempong_Official).
Viral Curhatan Perempuan Melahirkan di Rumah Mertua sampai Trauma (Instagram/Tante_Rempong_Official).

Lebih lanjut, wanita tersebut juga mengatakan, dia selalu disalahkan oleh ibu mertua setiap anaknya menangis.Padahal, menangis adalah hal yang lumrah dilakukan oleh bayi.

"Setiap nangis anak aku disalahin. Padahal bayi memang hobi nangis," tukas dia.

Saking terpukulnya, wanita itu mengaku terserang baby blues. Perlu diketahui, baby blues merupakan gangguan suasana hati yang dialami oleh ibu usai melahirkan.

Hal itu membuatnya sontak stres saat mendapati buah hatinya menangis. Bahkan, hingga anaknya kini berusia dua tahun, baby blues masih dirasakannya.

Baca Juga: Curhat Wanita Menyesal Melahirkan di Rumah Mertua, Sampai Kini Masih Trauma

"Aku menderita baby blues. Aku panik takut setiap anakku nangis. Sampai sekarang kalau anak nangis aku langsung stress. Padahal semua itu sudah terjadi dua tahun lalu," ujarnya.

Komentar