Tangani Covid-19, Dokter Yahudi Kaget Lihat Tato Nazi di Tubuh Pasien

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:52 WIB
Tangani Covid-19, Dokter Yahudi Kaget Lihat Tato Nazi di Tubuh Pasien
Ilustrasi lambang Nazi. (Shutterstock).

Suara.com - Seorang dokkter Yahudi yang sedang menangani virus corona di California berhadapan dengan pasien yang memiliki tato Nazi di tubuhnya.

Menyadur Times of Israel Jumat (04/12) ia dan timnya yang terdiri dari perawat berdarah Afro-Amerika dan dokter spesialis pernafasan keturunan Asia sedang menyiapkan intubasi seorang pasien.

Namun ketika membuka baju, mereka kaget melihat tato Nazi di dada pasien. Dalam Twitternya, dokter bernama Taylor Nichols ini mencuitkan pengalamannya.

"(Lambang) Swastika tampak mencolok di dadanya. Tato SS dan lambang lain yang sebelumnya tertutup kemejanya kini terlihat jelas di ruangan itu. Kami semua melihat," cuitnya.

"Simbol kebencian di tubuhnya secara lahiriah mengumumkan pandangannya. Kami semua tahu apa yang dia pikirkan tentang kami. Betapa dia menghargai hidup kami," lanjut Nichols.

Nichols mengatakan pria itu memintanya untuk menyelamatkan hidupnya. "Jangan biarkan aku mati, dok," tulisnya yang mengatakan kondisi pasien itu buruk dan sulit bernafas.

"Saya meyakinkannya bahwa kami semua akan bekerja keras untuk menjaganya dan membuatnya tetap hidup sebaik yang kami bisa," kata Nichols, mengakui dia telah bertanya pada dirinya sendiri bagaimana pria itu mungkin akan bertindak jika perannya diubah.

Dan dia mengatakan kepada ABC News bahwa dia bertanya-tanya "seberapa besar dia akan peduli dengan hidup saya jika perannya dibalik."

"Saya benar-benar meringkuk dan melihat ke dalam diri saya sendiri dan memperluas belas kasih itu kepadanya."

baca juga

Nichols berkata sering menghadapi situasi seperti ini sejak sekolah kedokteran. Swastika dan pasien rasis kerap membuatnya terguncang, tapi ia melakukan pekerjaannya dengan baik karena demi menyelamatkan nyawa.

Nichols mengatakan dia tidak tahu apakah pasien dengan tato Nazi masih hidup atau tidak, tapi ia telah melakukan semua yang dia bisa untuk menyelamatkan hidupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Belasan Polisi Robin Hood yang Mencuri Makanan dari Nazi

Kisah Belasan Polisi Robin Hood yang Mencuri Makanan dari Nazi

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 15:35 WIB

Gabung di Grup WA Propaganda Neo Nazi, Puluhan Polisi Diskors

Gabung di Grup WA Propaganda Neo Nazi, Puluhan Polisi Diskors

News | Kamis, 17 September 2020 | 09:55 WIB

Sangkal Holocaust, Makam Korban Nazi di Prancis Penuh Coretan Bohong

Sangkal Holocaust, Makam Korban Nazi di Prancis Penuh Coretan Bohong

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 14:09 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×