Iran: Ilmuwan Nuklir Terbunuh dengan Senapan Mesin Dikendalikan Satelit

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 09 Desember 2020 | 06:00 WIB
Iran: Ilmuwan Nuklir Terbunuh dengan Senapan Mesin Dikendalikan Satelit
Spanduk mengenang meninggalnya ilmuwan nuklir Iran yang tewas terbunuh, Jumat (27/11/2020), Mohsen Fakhrizadeh. [Atta Kenare/AFP]

Suara.com - Iran mengklaim bahwa senapan mesin yang dikendalikan satelit 'dilengkapi dengan kecerdasan buatan', digunakan dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir ternama.

"Mohsen Fakhrizadeh terbunuh oleh senapan mesin presisi tinggi, yang ditembakkan 13 kali tetapi menghindari mengenai istri ilmuwan yang duduk di sebelahnya," menurut laksamana Pengawal Revolusi Ali Fadavi kepada kantor berita Mehr, dilansir laman Dailymail, Rabu (9/12/2020).

Dia menambahkan bahwa senjata itu 'dikendalikan secara online' melalui satelit dan menggunakan 'kamera canggih dan kecerdasan buatan' untuk mencapai target.

Fakhrizadeh terbunuh di jalan raya di luar Teheran pada 27 November, meskipun memiliki detail keamanan 11 penjaga, dalam serangan yang secara terbuka disalahkan oleh rezim terhadap Israel.

Berbagai laporan tentang kematian Fakhrizadeh telah muncul sejak serangan itu, dengan kementerian pertahanan awalnya mengatakan dia terjebak dalam baku tembak dengan pengawalnya.

Komandan Hossein Dehghan, mantan menteri pertahanan, mengatakan kepada TV pemerintah bahwa Fakhrizadeh telah terbunuh karena 'infiltrasi ke dalam struktur keamanan Iran'.

Tetapi media semi-resmi yang terkait dengan Pengawal telah menerbitkan laporan yang lebih rinci tentang operasi teknologi tinggi tak berawak, melibatkan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh dan dilakukan 'tanpa pembunuh di tempat kejadian'.

Laksamana Muda Fadavi mengatakan bahwa kepala keamanan Fakhrizadeh terkena empat peluru yang diarahkan ke dirinya dan tidak ada teroris di tempat itu.

Kantor berita Fars sebelumnya mengklaim bahwa senapan mesin otomatis yang dikendalikan dari jarak jauh telah membunuh ilmuwan tersebut, tanpa mengutip sumber apa pun. Otoritas Iran menyalahkan musuh bebuyutan Israel dan kelompok oposisi yang diasingkan, Mujahidin Rakyat Iran (MEK) atas pembunuhan tersebut.

Press TV yang dikelola pemerintah sebelumnya mengklaim bahwa senjata 'buatan Israel' ditemukan di tempat kejadian. Pejabat keamanan Iran lainnya mengatakan bahwa para pembunuh jelas beroperasi berdasarkan intelijen rinci tentang gerakan martir Fakhrizadeh.

"Ini jelas merupakan kelemahan keamanan dan banyak pertanyaan yang harus dijawab. Kami harus tahu apakah ada mata-mata di antara petugas keamanan dan menemukan kebocorannya. Ini penting bagi kami," kata pejabat tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah tersebut.

Menurut menteri pertahanan Iran, Amir Hatami, Fakhrizadeh adalah salah satu deputinya dan mengepalai Kementerian Pertahanan dan Organisasi Riset dan Inovasi, dengan fokus pada bidang 'pertahanan nuklir'.

Sementara Teheran selalu membantah mencari senjata nuklir, PM Israel Benjamin Netanyahu telah mengidentifikasi Fakhrizadeh pada 2018 sebagai pemain utama dalam dugaan pencarian nuklir Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Nuklir Ditembak Mati, Iran: Akan Kami Balas Bak Halilintar!

Ilmuwan Nuklir Ditembak Mati, Iran: Akan Kami Balas Bak Halilintar!

News | Sabtu, 28 November 2020 | 21:23 WIB

Iran: Israel Bertanggung Jawab Atas Kematian Ilmuwan Nuklir Fakhri Zadeh

Iran: Israel Bertanggung Jawab Atas Kematian Ilmuwan Nuklir Fakhri Zadeh

News | Sabtu, 28 November 2020 | 11:31 WIB

Ilmuwan Iran Dihabisi, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Menahan Diri

Ilmuwan Iran Dihabisi, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Menahan Diri

News | Sabtu, 28 November 2020 | 11:23 WIB

Kepala Program Nuklir Iran Dibunuh di Jalan Dekat Ibu Kota Teheran

Kepala Program Nuklir Iran Dibunuh di Jalan Dekat Ibu Kota Teheran

Jawa Tengah | Sabtu, 28 November 2020 | 08:59 WIB

Hadapi Iran, Arab Saudi Siap Kembangkan Senjata Nuklir

Hadapi Iran, Arab Saudi Siap Kembangkan Senjata Nuklir

News | Rabu, 18 November 2020 | 05:10 WIB

Terungkap! Donald Trump Sempat akan Serang Situs Nuklir Iran, Tapi Batal

Terungkap! Donald Trump Sempat akan Serang Situs Nuklir Iran, Tapi Batal

News | Selasa, 17 November 2020 | 12:32 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB