Ketua Komisi II DPR : Pilkada 2020 Sukses di Luar Ekspektasi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 10 Desember 2020 | 15:14 WIB
Ketua Komisi II DPR : Pilkada 2020 Sukses di Luar Ekspektasi
Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung. (Dok : DPR)

Suara.com - Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menilai, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 berhasil memenuhi ekspektasi seluruh pihak, terutama dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan dan partisipasi pemilih.

Doli mengapresiasi berbagai stakeholders terkait yang turut andil mewujudkan Pilkada 2020 sehat, demokratis, Luber dan Jurdil, damai, serta aman dari gangguan ketertiban keamanan.

"Kami di Komisi II DPR menaruh hormat setinggi-tingginya kepada Penyelenggara dan Pengawas Pemilu: KPU, BAWASLU, DKPP dan Kementerian Dalam Negeri,  aparat TNI-Polri, dan Tim Satgas Covid-19 atas kerja kerasnya belakangan ini untuk mendisain Pilkada sehat yang beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah Pandemi Covid-19," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (10/12/2020).

Dari semua pihak yang berperan mensukseskan Pilkada 2020, sambung Doli, hal tersebut tidak akan bisa terwujud jika tidak ada keterlibatan masyarakat sebagai pemilih, partai politik, dan para pasangan calon (paslon) bersama tim suksesnya, serta petugas di TPS, yang semuanya memiliki andil dalam mengawal Pilkada 2020 yang sesuai protokol kesehatan.

"Sering saya sampaikan, ada tiga indikator pelaksanaan Pilkada 2020 dikatakan sukses. Pertama, seluruh tahapan Pilkada berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan dan sukses. Dari belasan tahapan yang terlewati dan berjalan lancar. Tinggal beberapa tahapan lagi yang akan dilaksanakan yaitu proses rekapitulasi yang dilanjutkan gugatan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi," ungkapnya.

Doli menambahkan, indikator Pilkada sukses kedua yaitu tingginya partisipasi pemilih pada Pilkada. KPU telah menetapkan target 77,5 persen.

"Menurut laporan Bawaslu berdasarkan Aplikasi Siwaslu, partisipasi pemilih dalam pemilihan gubernur mencapai 82 persen, sementara partisipasi dalam pemilihan bupati atau wali kota berkisar 83 persen partisipasi pemilih. Hal tersebut tentu saja melebihi target KPU," ujarnya.

Selanjutnya, menurut Doli, indikator sukses ketiga adalah pilkada berlangsung sehat dan selamat.

"Ukuran pilkada sehat dan selamat adalah seberapa jauh kedisiplinan masyarakat dan petugas di TPS patuh protokol kesehatan," cetusnya.

Pilkada sehat dan selamat, menurut Doli adalah tingginya tingkat kepatuhan Pilkada 2020 menerapkan Protokol Kesehatan, yang mana menurut Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo berada di atas 89 persen hingga 96 persen.

"Namun seperti kata Ketua Satgas Covid-19 yang meminta kita untuk jangan lengah dan terlena atas capaian ini, masih ada tahapan pilkada lainnya, yakni gugatan sengketa hasil pilkada di MK yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa dan konflik horizontal jika tidak diantisipasi dengan baik. Tapi yang jelas, capaian atas kepatuhan Prokes sangat membanggakan," katanya.

Terakhir, Doli juga berterima kasih atas masukan dan saran banyak pihak, mulai dari Ormas NU dan Muhammadiyah, LSM pegiat demokrasi dan elemen masyarakat lain, yang selama ini selalu mengingatkan dan memberikan masukan yang konstruktif untuk mewujudkan pilkada yang sehat dan aman Covid-19.

"Koordinasi antar pemerintah lintas kementerian atau lembaga bersama penyelenggara pemilu sangat baik. Selain itu, upaya pemerintah pusat yang aktif mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan pilkada sebagai momentum emas menekan penyebaran Covid-19 dan dampak sosial ekonominya juga sebuah prestasi tersendiri," demikian Doli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Klaim Menang Pilkada di 15 Daerah di Sumut

PDIP Klaim Menang Pilkada di 15 Daerah di Sumut

Sumut | Kamis, 10 Desember 2020 | 15:01 WIB

Enam Laskar FPI Ditembak Mati Polisi, Keluarga Ngadu ke Komisi III DPR

Enam Laskar FPI Ditembak Mati Polisi, Keluarga Ngadu ke Komisi III DPR

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 14:52 WIB

Sutrisna-Ardhi Klaim Dapat Suara Terbanyak, tapi Enggan Sebut Kemenangan

Sutrisna-Ardhi Klaim Dapat Suara Terbanyak, tapi Enggan Sebut Kemenangan

Jogja | Kamis, 10 Desember 2020 | 14:50 WIB

Ustaz Das'ad: Penerima Uang Serangan Fajar Diblender di Neraka 2000 Tahun

Ustaz Das'ad: Penerima Uang Serangan Fajar Diblender di Neraka 2000 Tahun

Sumut | Kamis, 10 Desember 2020 | 14:04 WIB

Aksi Ibu-ibu Kelewat Heboh Nonton Perhitungan Suara, Sampai Bawa Panci

Aksi Ibu-ibu Kelewat Heboh Nonton Perhitungan Suara, Sampai Bawa Panci

Sulsel | Kamis, 10 Desember 2020 | 13:54 WIB

Viral Emak-emak Heboh Nonton Penghitungan Suara, Publik: Kayak Nonton Bola

Viral Emak-emak Heboh Nonton Penghitungan Suara, Publik: Kayak Nonton Bola

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:19 WIB

Terkini

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB