Keren Abis! Viral Lukisan Potret Wajah Jokowi di Tembok Pakai Lakban Hitam

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 11 Desember 2020 | 14:48 WIB
Keren Abis! Viral Lukisan Potret Wajah Jokowi di Tembok Pakai Lakban Hitam
Lukisan potret wajah Jokowi dari lakban (TikTok/saupy799)

Suara.com - Sebuah video pembuatan lukisan potret wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Lukisan tersebut menjadi sorotan publik sebab dibuat menggunakan media lakban hitam.

Video proses pembuatan lukisan tersebut diunggah oleh akun TikTok @saupy799.

Ia membuat lukisan menggunakan lakban di dinding rumahnya. Di bawah potret wajah Jokowi, Saupy juga membuat lukisan peta Indonesia.

Dalam video singkatnya, ia juga menambahkan pesan untuk Indonesia yang sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.

"Lekas sembuh Indonesiaku #DiRumahAja," demikian tulisan di video tersebut seperti dikutip Suara.com, Jumat (11/12/2020).

Hingga Jumat siang, video tersebut telah disaksikan lebih dari 1,6 juta pengguna. Berbagai pujian langsung membanjiri kolom komentar video tersebut.

Lukisan potret wajah Jokowi dari lakban (TikTok/saupy799)
Lukisan potret wajah Jokowi dari lakban (TikTok/saupy799)

Suara.com berkesempatan berbincang dengan pemilik akun @saupy799 mengenai lukisan unik yang dibuatnya.

Pria dengan nama asli Ahmad Saupy yang berusia 21 tahun itu mengaku membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk menciptakan karya seni tersebut.

Hanya dengan bermodalkan sebuah lakban hitam dan pisau kecil, Saupy bisa membuat sebuah lukisan potret wajah Jokowi.

baca juga

"Kalau gambar itu saya buat kira-kira tiga jam," kata Saupy kepada Suara.com.

Pria yang berdomisili di Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut mengaku sempat kesulitan membuat lukisan Jokowi.

Lukisan potret wajah Jokowi dari abu rokok (TikTok/saupy799)
Lukisan potret wajah Jokowi dari abu rokok (TikTok/saupy799)

Sebab, media lakban yang digunakannya memiliki daya rekat yang kuat. Sehingga ketika ia salah dalam memotong lakban dan menempelkannya ke dinding, maka akan sulit untuk diperbaiki.

"Pas motong membentuk gambarnya rada susah. Kalau saha harus dilepas lagi dengan risiko catnya kebawa. Kalau lakban hitam lumayan lengket jadi rada hati-hati pas motongnya," tuturnya.

Saupy mengaku sudah mulai menggeluti dunia melukis menggunakan media antimainstream sejak 2018 lalu.

Berawal dari iseng melihat pelukis lain melukis menggunakan daun, Saupy ikut mencobanya hingga akhirnya terus ketagihan.

"Pertama lihat di YouTube ada yang bikin lukisan di daun, akhirnya saya coba bikin juga dengan gambar yang mudah seperti hewan lalu coba juga gambar muka yang simple pakai media lain," tuturnya.

Berbagai lukisan dengan media antimainstream sudah ia buat. Mulai dari pita kaset, kecap, daun, es krim hingga abu rokok.

Saupy juga pernah membuat lukisan Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menggunakan abu rokok.

Tangannya tampak sangat terampil menaburkan abu rokok di selembar ketas hingga membentuk potret wajah Jokowi dan Prabowo Subianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cinta Sejati! Viral Suami Gendong Istri ke TPS karena Susah Jalan

Cinta Sejati! Viral Suami Gendong Istri ke TPS karena Susah Jalan

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:43 WIB

Dokter Muslim Azankan Bayi Baru Lahir Sebab Ayahnya Meninggal Positif COVID

Dokter Muslim Azankan Bayi Baru Lahir Sebab Ayahnya Meninggal Positif COVID

Bogor | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:23 WIB

Keren! Tanggapi Isu Pertanyaan Agama, Bapak ini Wakili Isi Kepala Warganet

Keren! Tanggapi Isu Pertanyaan Agama, Bapak ini Wakili Isi Kepala Warganet

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:24 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×