Nasib Istri Munir yang Kini Dipingpong Pemerintahan Jokowi

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 12 Desember 2020 | 06:16 WIB
Nasib Istri Munir yang Kini Dipingpong Pemerintahan Jokowi
Suciwati, istri mendiang aktivis HAM Munir, Koordinator KontraS Haris Azhar, dan aktivis KontraS lainnya, menggelar konferensi pers di kantor KontraS, Kramat, Jakarta. [Suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Suciwati istri aktivis almarhum Munir Said Thalib mengaku sejak awal dirinya selalu dipingpong untuk menanyakan kasus pembunuhan Munir yang tak kunjung terungkap.

Bahkan hingga kini dirinya diminta kembali untuk menanyakan kasus dokumen TPF Munir kepada Menkopolhukam dan Jaksa Agung.

"Sejak awal kasus ini ada, saya selalu dilempar terus, saya selalu dipingpong terus dari mulai saya ya mau meminta informasi saja saya dilempar terus. Jadi bagaimana saya bisa mendapatkan keadilan di Republik ini," ujar Suci dalam sebuah Webinar, ditulis Sabtu (12/11/2020).

Pernyataan Suci merespon pernyataan Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kementerian Sekretaris Negara Dadang Wildan yang menyarankan agar pihaknya menanyakan dokumen TPF Munir dan penyelesaian kasus Munir kepada Menkopolhukam dan Jaksa Agung yang sebelumnya sudah diperintahkan Jokowi.

Karena itu, Suci mengaku heran pihak Istana kembali melempar agar ditanyakan kepada Menkopolhukam atau Jaksa Agung.

Suci mengatakan semua ruang ataupun cara sudah ia lakukan untuk menuntut keadilan pembunuhan suaminya yang kini sudah masuk 16 tahun.

Berbagai aksi, hingga menyurati Presiden Jokowi juga sudah dilakukan namun tak kunjung terungkap siapa otak dibalik pembunuhan suaminya.

"Ketika pak Wildan bilang bahwa harus diserahkan dan bertanya kepada Menkopolhukam Jaksa Agung, sebetulnya itu sudah pernah kita lakukan. Jadi intinya semua ruang-ruang itu sudah kita masukin," ucap dia.

"Kita sudah menulis surat berkali-kali kalau Bapak sudah pernah membaca surat Aksi Kamisan bahkan secara pribadi juga pun sudah berapa ratus sudah ya pastinya. Jadi intinya kenapa ada pertanyaan itu?," sambungnya.

Suci meyakini Istana dalam hal ini Kemensesneg mempunyai dokumen hasil TPF Munir. Sebab tak mungkin Istana tak memilki dokumen tersebut. Pasalnya ketika penyerahan TPF Munir semua media mengeksposnya.

"Kalau orang Istana bilang anda (Kemensesneg) sebagai orang Istana tidak punya, saya pikir wow luar biasa buat saya. Jadi orang Istana aja bilang nggak ada, terus bagaimana kita ngomong soal hukum, bagaimana mempublikasikan ini," kata Suci.

Ia pun mengapresiasi upaya mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui mantan Mensesneg Sudi Silalahi yang menyerahkan salinan naskah laporan akhir Tim Pencari Fakta (TPF) penyelidikan kasus meninggalnya aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir tahun 2005.

"Meskipun saya tahu juga bagaimana upaya dari Presiden yang lalu Pak SBY lewat Sudi Silalahi untuk menyerahkan hasil copy mereka, karena mereka juga yakin bahwa mereka tidak membawa tapi saya punya copinya. Saya pikir itu sebuah niat baik juga untuk menyatakan bahwa ya waktunya," ucap Suci.

Namun Suci menyayangkakan dirinya yang kerap dilempar-lempar untuk menuntut keadilan pembunuhan Munir.

"Kalau memang peduli soal hak asasi soal keadilan soal penuntasan kasus Munir yang harus dilakukan. Jadi nggak lagi, kemudian melempar lagi terus kemudian selalu berbicara seolah-olah peduli, tapi tidak sama sekali dan itu selalu berkali-kali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Tahun Kasus Munir Tak Terungkap, Istri: Saya Korban Janji Palsu

16 Tahun Kasus Munir Tak Terungkap, Istri: Saya Korban Janji Palsu

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 06:15 WIB

Dari Tujuh Presiden, Baru Jokowi yang Anak dan Mantu Jadi Wali Kota

Dari Tujuh Presiden, Baru Jokowi yang Anak dan Mantu Jadi Wali Kota

Sumsel | Jum'at, 11 Desember 2020 | 20:16 WIB

Klaim Tak Simpan Dokumen TPF Munir, Kemensesneg: Tanya ke Menko Polhukam

Klaim Tak Simpan Dokumen TPF Munir, Kemensesneg: Tanya ke Menko Polhukam

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 19:03 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB