Baru 21 Tahun, Perempuan Komunis Ini Terpilih Jadi Wali Kota Termuda India

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 29 Desember 2020 | 12:56 WIB
Baru 21 Tahun, Perempuan Komunis Ini Terpilih Jadi Wali Kota Termuda India
Arya Rajendran, perempuan berusia 21 tahun kader Partai Komunis India (Marxist), terpilih sebagai Wali Kota Kerala, India. [Newsclick]

Suara.com - Arya Rajendran, perempuan berusia 21 tahun kader Partai Komunis India (Marxist), terpilih sebagai Wali Kota Kerala, India.

Menyadur News Click, Selasa (29/12/2020), kalau komite pemilihan umum setempat telah menetapkan Arya sebagai pemenang, ia akan menjadi wali kota termuda dalam sejarah negeri para dewa tersebut.

Arya menang telak di distrik paling besar Kerala, yakni Mudavanmughal. Di distrik tersebut, Arya berhasil mengumpulkan 2.872 suara pemilih.

Jumlah suara Arya tersebut 549 lebih banyak dari lawan terkuatnya, yang berasal dari Partai Kongres.

Arya Rajendran memulai karier politiknya pada usia yang sangat belia. Enam hari sebelum namanya dicalonkan sebagai wali kota, ia baru diambil sumpah sebagai anggota dewan dari CPI (Marxist).

Perempuan ini datang dari latar belakang keluarga Marxist garis keras. Ayahnya, K Rajendran, adalah ahli listrik dan dikenal sebagai aktivis CPI (M). Sementara sang ibu, Sreelatha adalah agen asuransi LIC.

Perempuan kelahiran 12 januari 1999 ini sedang menempuh kuliah tahun kedua BSc Maths di All Saints College.

Partainya merekomendasikan Arya Rajendran sebagai calon wali kota yang harus diratifikasi oleh sekretariat negara partai.

Arya Rajendran, wali kota termuda di India. (Facebook/s.aryarajendran)
Arya Rajendran, wali kota termuda di India. (Facebook/s.aryarajendran)

Arya Rajendran hingga kekinian mengaku belum mendapat konfirmasi atas kemenangannya. Namun kalau itu sudah resmi, ia bersedia menjadi wali kota dengan penuh tanggung jawab.

baca juga

"Saya menghadapi pemilu dengan percaya diri dan keberanian. Saya siap memikul tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya oleh partai saya. Impian saya adalah memajukan politik dan studi saya bersama," katanya.

"Kota kita indah. Agar tetap seperti ini, harus bebas sampah. Selain sistem pengelolaan sampah yang ilmiah, perlu adanya kesadaran yang matang dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di pinggir jalan," kata Arya.

Dengan bersemangat ia mengatakan, ingin melanjutkan studinya sebanyak yang dia bisa untuk campur tangan dalam permasalahan dan mencari solusi untuk itu.

"Saya orang yang tumbuh besar mendengarkan ayah saya mengatakan bahwa ini bukan individu, tapi partai yang tertinggi. Saya akan teruskan sebagai kawan partai yang patuh," tambahnya.

Arya Rajendran, wali kota termuda di India. (Facebook/s.aryarajendran)
Arya Rajendran, wali kota termuda di India. (Facebook/s.aryarajendran)

Sebelumnya, Wali Kota Nagpur Municipal Corporation, yakni Devendra Fadnavis dari Partai Bharatiya Janata yang berhaluan kanan, tercatat sebagai pemimpin termuda. Devendra menjadi wali kota dalam usia 27 tahun.

Untuk diketahui, Kerala adalah negara bagian India yang secara tradisional menjadi basis massa terkuat CPI (M). Sejak beberapa dekade, Kerala selalu dipimpin oleh partai komunis.

Kaum komunis Kerala juga mendapat banyak pujian dari banyak pihak, karena berhasil membendung pandemi covid-19 di daerah tersebut, dengan melibatkan partisipasi publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Aditya Halindra Calon Bupati Tuban Termuda

Profil Aditya Halindra Calon Bupati Tuban Termuda

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 15:02 WIB

Kisah Hidup Sanna Marin, Perdana Menteri Termuda Sejagat

Kisah Hidup Sanna Marin, Perdana Menteri Termuda Sejagat

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 16:09 WIB

Baru 12 Tahun, Remaja Ini Jadi Orang Termuda Capai Fusi Nuklir

Baru 12 Tahun, Remaja Ini Jadi Orang Termuda Capai Fusi Nuklir

Tekno | Senin, 12 Oktober 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

×