Jelang Lengser, Donald Trump Unggah Video Seolah Menang Nobel Perdamaian

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 30 Desember 2020 | 13:26 WIB
Jelang Lengser, Donald Trump Unggah Video Seolah Menang Nobel Perdamaian
Nobel Perdamaian dalam video unggahan Donald Trump. (Twitter/@realDonaldTrump)

Suara.com - Presiden AS Donald Trump memposting video seolah-olah dia memenangkan Nobel Perdamaian di akun Twitter pribadinya @realDonaldTrump pada hari Senin.

Menyadur Refinery29 Rabu (30/12) Trump menyelipkan potongan klip itu dalam kumpulan video kampanye yang membawanya dalam kekalahan dua bulan yang lalu.

Dalam video itu, ia menunjukkan deretan 'prestasi' selama menjabat sebagai presiden termasuk untuk urusan perdamaian yang ia gambarkan dengan sedikit kejanggalan.

Donald Trump mencitrakan dirinya seolah menerima Nobel Perdamaian dengan memunculkan lambangnya di salah satu sudut gambar saat upacara Gedung Putih untuk Abraham Accords.

Perjanjian itu yang membantu menengahi hubungan antara Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Israel, namun itu tidak membuatnya memenangkan Nobel Perdamaian.

Nobel Perdamaian dalam video unggahan Donald Trump. (Twitter/@realDonaldTrump)
Nobel Perdamaian dalam video unggahan Donald Trump. (Twitter/@realDonaldTrump)

New York Magazine melaporkan bahwa Komite Nobel Norwegia menemukan orang Amerika yang tidak dikenal berpura-pura menjadi nominator yang memenuhi syarat agar Trump mendapatkan pengakuan terhormat atas 'ideologi perdamaian melalui kekuatan' pada tahun 2018.

Hal ini diikuti oleh Gedung Putih yang dilaporkan meminta mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe untuk mencalonkan Donald Trump agar mendapatkan penghargaan tersebut pada tahun 2019.

Pada tahun 2020, anggota parlemen sayap kanan Norwegia Christian Tybring-Gjedde mencalonkan presiden yang segera lengser tersebut.

Tahun ini, Gedung Putih mengumumkan bahwa Trump telah dinominasikan untuk perannya dalam Abraham Accords yang lagi-lagi dikemukakan oleh Tybring-Gjedde.

baca juga

Dalam waktu yang berdekatan dengan pengumuman ini, Trump mengeluh bahwa berita palsu bahkan tidak pernah menutupi dua kemenangan hadiah Nobelnya yang diketahui tidak pernah ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinterklas Bertopeng Donald Trump Ditangkap Polisi karena Aksi Penembakan

Sinterklas Bertopeng Donald Trump Ditangkap Polisi karena Aksi Penembakan

News | Senin, 28 Desember 2020 | 19:34 WIB

Donald Trump Sewot, Istrinya Diabaikan Majalah Mode Selama jadi Ibu Negara

Donald Trump Sewot, Istrinya Diabaikan Majalah Mode Selama jadi Ibu Negara

News | Minggu, 27 Desember 2020 | 16:27 WIB

Sebelum Lengser, Donald Trump Ingin Namanya Diabadikan di Bandara

Sebelum Lengser, Donald Trump Ingin Namanya Diabadikan di Bandara

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 13:49 WIB

Terkini

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

×