Massa Trump Rusuh di Capitol: Polisi Luka-luka, Seorang Wanita Tertembak

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 07 Januari 2021 | 07:31 WIB
Massa Trump Rusuh di Capitol: Polisi Luka-luka, Seorang Wanita Tertembak
Massa Donald Trump rusuh di gedung Capitol. (Foto: AFP)

Suara.com - Kongres Pengesahan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat terpaksa dihentikan sementara karena aksi pendukung Presiden Donald Trump mencoba merangsek masuk ke gedung Capitol. Aksi tersebut diawali dengan bentrok dengan aparat kepolisian.

Melansir Anadolu, para pengunjuk rasa mengepung gedung Capitol pada Rabu (6/1/2021) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Kerusuhan pun pecah antara massa dengan polisi yang berjaga di depan gedung Capitol.

Aksi pendukung Trump itu terjadi saat anggota parlemen berkumpul untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden di Pilpres AS 2020.

Menanggapi kerusuhan di Capitol itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut pembobolan gedung Capitol di Washington, D.C. sebagai tindakan "tidak dapat diterima" dan "tidak dapat ditoleransi,".

Ia menegaskan para pelaku dan penjahat yang terlibat dalam tindakan ini akan menghadapi keadilan.

"Penyerbuan Capitol AS hari ini tidak dapat diterima. Pelanggaran hukum dan kerusuhan - di sini atau di seluruh dunia - selalu tidak dapat diterima. Saya telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan selalu mendukung hak setiap manusia untuk memprotes secara damai atas keyakinan dan keyakinan mereka. penyebabnya, "kata Pompeo di Twitter.

“Tetapi kekerasan, yang membahayakan keselamatan orang lain termasuk mereka yang ditugaskan untuk memberikan keamanan bagi kita semua, tidak dapat ditoleransi baik di dalam maupun di luar negeri,” lanjut diplomat top itu. “Mari kita segera membawa keadilan kepada para penjahat yang terlibat dalam kerusuhan ini. . "

Menekankan bahwa Amerika "lebih baik dari apa yang kita lihat hari ini," Pompeo mengatakan dia "melihat demokrasi secara langsung yang terbaik."

Robert O'Brien, penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump, juga men-tweet tentang masalah tersebut.

"Saya telah berbicara dengan anggota Senat. Mereka ingin kembali ke ruang Senat Amerika dan menjalankan urusan rakyat. Keinginan ini ada dalam tradisi terbaik Republik kita. Tuhan memberkati Kongres."

Kerusuhan Pecah

Suasana demo pendukung Donald Trump di gedung Capitol. (Foto: AFP)
Suasana demo pendukung Donald Trump di gedung Capitol. (Foto: AFP)

Capitol dibanjiri pada hari sebelumnya ketika anggota parlemen berkumpul untuk mengesahkan Joe Biden sebagai Presiden AS.

Alih-alih, adegan kacau dari ribuan perusuh yang bentrok dengan polisi di luar badan legislatif federal memberi jalan ke kekacauan yang lebih besar lagi saat massa menerobos pintu dan jendela Capitol dan akhirnya menuju ke lantai Senat.

Setidaknya satu wanita ditembak di tengah perkelahian itu. Tidak jelas siapa yang melepaskan tembakan. Dia telah meninggal, menurut sumber penegakan hukum.

Beberapa petugas polisi juga dilaporkan terluka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol, Pengesahan Joe Biden Dihentikan

Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol, Pengesahan Joe Biden Dihentikan

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 07:17 WIB

Trump Berencana Main Golf di Skotlandia, PM: Maaf Kami Tidak Terima Tamu

Trump Berencana Main Golf di Skotlandia, PM: Maaf Kami Tidak Terima Tamu

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 17:41 WIB

Alasan PM Skotlandia Larang Donald Trump Main Golf di Negaranya

Alasan PM Skotlandia Larang Donald Trump Main Golf di Negaranya

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 07:54 WIB

Trump Kedapatan Tekan Pejabat Georgia untuk Batalkan Kemenangan Joe Biden

Trump Kedapatan Tekan Pejabat Georgia untuk Batalkan Kemenangan Joe Biden

News | Senin, 04 Januari 2021 | 09:31 WIB

Joe Biden Tunjuk Wakil Menteri Pertahanan Seorang Wanita, Pertama Kalinya

Joe Biden Tunjuk Wakil Menteri Pertahanan Seorang Wanita, Pertama Kalinya

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 17:28 WIB

Donald Trump Terpilih Sebagai Pria yang Paling Dikagumi Tahun 2020

Donald Trump Terpilih Sebagai Pria yang Paling Dikagumi Tahun 2020

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 10:22 WIB

Gedung Putih Habiskan Rp 600 Juta untuk Bersihkan Karpet Sebelum Pelantikan

Gedung Putih Habiskan Rp 600 Juta untuk Bersihkan Karpet Sebelum Pelantikan

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 10:23 WIB

Terkini

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:24 WIB

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:11 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:46 WIB

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

DPR Minta Pemerintah Awasi Ketat ASN yang WFH Jumat: Harus Benar-benar Kerja!

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:37 WIB

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

Amerika Serikat Catut Dunia Tak Akui Iran Kuasai Selat Hormuz

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:06 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB