Harta Kekayaan Calon Kapolri, 5 Jenderal Calon Pengganti Idham Azis

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 12:40 WIB
Harta Kekayaan Calon Kapolri, 5 Jenderal Calon Pengganti Idham Azis
Ilustrasi harta kekayaan calon Kapolri, ada 5 nama jenderal yang disebut-sebut bakal jadi pengganti Idham Azis - Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/7).

Suara.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menyerahkan lima nama jenderal bintang tiga kepada Presiden Joko Widodo. Kelima jenderal tersebut merupakan calon Kapolri pengganti Idham Azis. Penasaran dengan harta kekayaan calon Kapolri tersebut? Simak penjelasan berikut.

Kelima jenderal ini adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

Diketahui, melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) dari KPK, kelima jenderal tersebut masing-masing memiliki nilai kekayaan di atas Rp 1 miliar. 

Tercatat, Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto memiliki jumlah kekayaan paling tinggi di antara kelima jenderal tersebut. Berikut daftar kekayaan lima jenderal calon Kapolri. 

1. Komjen Arief Sulistyanto

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto. (Suara.com/Welly Hidayat)
Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto. (Suara.com/Welly Hidayat)

Menurut catatan LHKPN tahun 2019 Arief memiliki total kekayaan sebesar Rp 14,43 miliar. Total harta kekayaan ini meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 7,04 miliar yang tersebar di sejumlah daerah seperti Jakarta Timur, Bekasi, Cianjur, Karanganyar, Pekanbaru, dan Batam. 

Selain itu, mantan Kabareskrim ini juga memiliki sejumlah kendaraan mewah dengan total nilai Rp1,27 miliar. Arief juga tercatat memiliki harta bergerak sebesar Rp2,26 miliar berbentuk kas dan setara kas Rp3,87 miliar. 

2. Komjen Gatot Eddy Pramono

Kapolda Metro Jaya Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau titik banjir yang menerjang kawasan Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020). Salah satunya, di kompleks IKPN, Bintaro, Jakarta Selatan. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Kapolda Metro Jaya Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau titik banjir yang menerjang kawasan Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020). Salah satunya, di kompleks IKPN, Bintaro, Jakarta Selatan. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Komjen Gatot Eddy Pramono tercatat telah melaporkan kekayaannya di tahun 2020 saat dirinya dilantik sebagai Wakapolri. Total kekayaan Gatot ialah Rp10,78 miliar. 

Total kekayaan tersebut meliputi tanah dan bangunan di beberapa daerah seperti Jakarta, Bogor, Tangerang dan Sukabumi senilai Rp7,25 miliar. Selain itu, mantan Kapolda Metro Jaya ini juga memiliki sejumlah kendaraan mewah senilai Rp1,97 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp 1,57 miliar.

3. Komjen Listyo Sigit Prabowo

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (21/12/2020). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (21/12/2020). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Harta kekayaan Listyo pada Desember 2019 ialah Rp8,31 miliar dengan rincian tanah dan bangunan di Semarang, Tangerang, serta Jakarta senilai Rp 6,15 miliar. 

Untuk kendaraan pribadi, Listyo tercatat hanya memiliki Toyota Fortuner senilai Rp 320 juta. Namun, Listyo menyimpan harta bergerak lainnya berupa kas Rp975 juta dan setara kas Rp 869,7 juta. 

4. Komjen Boy Rafli

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Boy Rafli Amar berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5).  [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Boy Rafli Amar berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Sesaat setelah dilantik menjadi Kepala BNPT pada tahun 2020, Boy mencatatkan jumlah kekayaannya sebesar Rp 6,45 miliar yang terdiri dari rumah dan bangunan di Jakarta Selatan serta Lebak, Banten, senilai Rp 4,9 miliar. Kemudian, Roy juga memiliki beberapa kendaraan senilai Rp692 juta. Selain itu, Rp760 juta pada kas dan Rp 241,1 juta pada setara kas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komjen Listyo Calon Tunggal Kapolri, Istana Berharap Disetujui DPR

Komjen Listyo Calon Tunggal Kapolri, Istana Berharap Disetujui DPR

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:35 WIB

Harta Kekayaan Listyo Sigit Prabowo, Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi

Harta Kekayaan Listyo Sigit Prabowo, Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:25 WIB

Tok! Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri

Tok! Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri

Jabar | Rabu, 13 Januari 2021 | 12:23 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB