Langgar Tradisi, Pentagon Tak Gelar Upacara Perpisahan untuk Donald Trump

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:07 WIB
Langgar Tradisi, Pentagon Tak Gelar Upacara Perpisahan untuk Donald Trump
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan lambang Pentagon. (Anadolu Agency)

Suara.com - Pentagon mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan menggelar tradisi upacara perpisahan militer Donald Trump, tidak seperti presiden-presiden sebelumnya.

Dalam tradisi serah terima jabatan presiden, militer Amerika Serikat menggelar upacara perpisahan dari angkatan bersenjatanya.

Namun untuk periode ini, saat Joe Biden dilantik pada Rabu (20/1) dilantik dan mengambil jabatan Donald Trump, upacara tersebut tidak akan digelar.

Dua pejabat senior Pentagon mengkonfirmasi kepada majalah Defense One pada hari Kamis bahwa tidak ada upacara perpisahan militer yang untuk panglima tertinggi.

Menyadur Defense One, Selasa (19/1/2021) upacara perpisahan Angkatan Bersenjata pertama yang diselenggarakan oleh Ketua Gabungan dan sekretaris pertahanan digelar pada tahun 1989.

Ronald Reagan mengubah upacara di Camp Springs, Maryland, menjadi perayaan bagi angkatan berseragam sambil memuji keberhasilan pemerintahannya.

Empat tahun kemudian, penerus Reagan menerima Perpisahan Angkatan Bersenjata di Fort Myer, Virginia, yang menghadap ke pemakaman Arlington.

Bill Clinton juga menerima upacara perpisahan pada tahun 2001 dan menggunakan kesempatan tersebut untuk berterima kasih kepada pasukan. Clinton berterima kasih atas cara "kita lebih dekat dari sebelumnya untuk membangun Eropa yang damai, tidak terpecah, dan demokratis setelah tahun 1990-an".

Pada tahun 2009, Presiden George W Bush juga diberikan upacara perpisahan dan merayakan perang Afghanistan dan Irak yang sangat kontroversial.

Tahun 2017 bulan Januari, perpisahan Presiden Barack Obama juga ikut dirayakan oleh Angkatan Militer Amerika Serikat.

Menurut laporan The Guardian, Donald Trump berencana mengadakan upacara perpisahan sendiri dan meninggalkan Gedung Putih pada Rabu pagi waktu setempat sebelum pelantikan Joe Biden digelar.

Donald Trump berencana akan mengadakan upacara perpisahan di Pangkalan Gabungan Andrews pangkalan militer di Maryland yang digunakan oleh Air Force One.

Trump dilaporkan akan mengadakan upacara tersebut pada hari Rabu pukul 8 pagi waktu setempat, atau empat jam sebelum Biden dilantik.

Mengenai detail upacaranya masih belum jelas, tetapi para tamu undangan diberitahu untuk tiba pada pukul 7.15 pagi waktu setempat, ketika suhu diperkirakan di bawah titik beku.

Tamu undangan juga tidak boleh membawa barang-barang termasuk senjata api, amunisi, bahan peledak, laser pointer atau pistol mainan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Jengkel Bali Dijelekkan, Kristen Gray Disuruh Tinggal di Alas Purwo

Netizen Jengkel Bali Dijelekkan, Kristen Gray Disuruh Tinggal di Alas Purwo

Bali | Selasa, 19 Januari 2021 | 06:45 WIB

Marak Bule-bule Tinggal di Bali karena Tenang, Warganet Sarankan Alas Purwo

Marak Bule-bule Tinggal di Bali karena Tenang, Warganet Sarankan Alas Purwo

Hits | Senin, 18 Januari 2021 | 21:33 WIB

Dalam 10 Hari Pertamanya Menjabat, Ini Gebrakan yang Disiapkan Joe Biden

Dalam 10 Hari Pertamanya Menjabat, Ini Gebrakan yang Disiapkan Joe Biden

News | Senin, 18 Januari 2021 | 18:01 WIB

Terkini

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:20 WIB

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:18 WIB

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:11 WIB

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB