Umat Islam dan Kristen Irak Bareng Bangun Masjid dan Gereja yang Dibom ISIS

Reza Gunadha | BBC | Suara.com

Sabtu, 06 Februari 2021 | 15:01 WIB
Umat Islam dan Kristen Irak Bareng Bangun Masjid dan Gereja yang Dibom ISIS
Warga Irak dari umat Islam dan Nasrani gotong-royong membangun kembali masjid serta gereja yang dihancurkan teroris ISIS. [BBC]

Suara.com - Warga muslim dan nasrani di kota tua Mosul, Irak utara, bergotong-royong membangun kembali masjid maupun gereja yang dihancurkan oleh gerombolan teroris ISIS.

Kedua tempat ibadah umat beragama tradisi Abrahamik di daerah tersebut, luluh lantak ketika diduduki gerombolan ISIS pertengahan 2014.

Kota tua yang banyak terdapat masjid serta gereja bersejarah itu, baru bisa dibebaskan dari penjajahan ISIS dalam perang selama 2016 -2017. 

Rumah-rumah warga, gereja dan masjid, yang berdiri berdampingan selama berabad-abad, rusak berat. Upaya restorasi kota lama dilakukan di bawah supervisi badan pendidikan, sains, dan kebudayaan PBB (Unesco).

Salah satu fokus kerja Unesco adalah membangun kembali masjid dan gereja di kota lama.

Dan dalam prosesnya, Unesco mendorong warga Muslim dan Kristen untuk bergotong-royong membangun kembali dan memperbaiki tempat ibadah.

Warga Kristen bangun masjid, warga Muslim bangun gereja

"Kami mendorong warga Kristen untuk bekerja membangun kembali masjid ... dan sebaliknya kami juga mendorong warga Muslim untuk membangun kembali gereja. Itulah salah satu tujuan proyek ini [yaitu meneguhkan rasa kebersamaan semua warga]," kata Omar Yasir Adil Taqa, asisten koordinator Unesco di Mosul.

Hidup berdampingan secara harmonis adalah salah satu spirit kota Mosul. Kebersamaan dan persaudaraan dihormati oleh warga Muslim, Kristen, dan Yazidi yang tinggal di kota ini, kata Emad Sabri Abdulahad, penyelia keamanan Unesco.

"Kami hidup bersama di sini," ujar Abdulahad.

Anas Ziad, pegawai Unesco yang terlibat proyek restorasi rumah ibadah di Mosul mengatakan selama sekitar tiga tahun ISIS memisahkan antara warga Muslim dan Kristen.

"Namun sekarang kami bisa bersama lagi, bersama-sama antara warga Muslim, Kristen, dan Yazidi membangun kembali Mosul," kata Ziad.

Spirit kebersamaan inilah yang ingin dihadirkan kembali saat merestorasi masjid dan geraja.

Masjid yang dibangun kembali adalah Masjid al-Nuri.

Bangunan dan menaranya yang miring pernah menjadi simbol kota Mosul. Namun masjid ini dihancurkan oleh petempur-petempur ISIS ketika mereka dipukul mundur pada 2017.

Taqa, asisten koordinator Unesco, mengatakan ISIS sengaja mencoba menghancurkan Mosul dan dalam prosesnya ingin pula menghancurkan sejarah kota ini.

Taqa mengungkapkan para pekerja memindahkan lebih 5.600 ton puing-puing yang berserakan di kompleks masjid.

Selain itu, warga dan para pekerja harus pula memindahkan sekitar 20 bahan peledak, beberapa di antaranya oleh petempur ISIS ditanam di dalam tembok masjid.

Di antara puing, ada harapan

Para pekerja membangun kembali masjid dan gereja secara berhati-hati. Sebisa mungkin mereka menggunakan material asli.

Selain merestorasi masjid al-Nuri, Unesco juga membangun kembali gereja al-Saa'a dan al-Tahera.

Di kompleks gereja al-Saa'a para pekerja membersihkan bangunan dari mortir, ranjau darat, dan beberapa jasad warga. Ketika menguasai Mosul, para petempur ISIS menggunakan gereja ini sebagai salah satu kubu pertahanan.

Kepada wartawan BBC, Omar Ali, salah satu koordinator Unesco mengatakan masih terlihat jejak-jejak keberadaan ISIS.

"Anda bisa melihat tali-tali ... kami mendengar laporan bahwa mereka menggantung orang-orang di sini," kata Ali. Ia mengatakan Mosul saat ini dalam proses penyembuhan.

"Kehidupan di sini berangsur-angsur kembali normal," kata Ali.

Bagi Romo Emmanuel Raed Adel restorasi tempat ibadah di Mosul adalah salah satu kabar yang paling menggembirakan.

Ia, bersama banyak warga Kristen lain, meninggalkan Mosul untuk menyelamatkan diri ketika ISIS menguasai kota pada 2014.

Romo Adel kembali ke Mosul dan aktif terlibat dalam proyek restorasi tak lama setelah pertempuran berakhir. Gerejanya, al-Bishara, kini sudah berfungsi normal.

Paus Fransiskus telah mengumumkan akan berkunjung ke Mosul pada Maret 2021. Di antaranya, Paus akan berkunjung ke masjid al-Nuri dan beberapa gereja di kota ini.

"Kami sangat senang ketika mendengar Paus Fransiskus akan berkunjung ke Irak. Kami lebih berbahagia lagi karena Paus rencananya akan berkunjung ke Mosul. Ada banyak puing-puing di kota ini, namun di antara puing-puing ini ada juga harapan," kata Romo Adel.

"Ada juga aspirasi dan koeksistensi yang damai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Teroris FPI, Denny Siregar: Munarman Pemimpin Tertinggi ISIS Indonesia?

Isu Teroris FPI, Denny Siregar: Munarman Pemimpin Tertinggi ISIS Indonesia?

Hits | Sabtu, 06 Februari 2021 | 10:30 WIB

1.250 Warga Indonesia Berangkat ke Irak dan Suriah Gegara Pengaruh Radikal

1.250 Warga Indonesia Berangkat ke Irak dan Suriah Gegara Pengaruh Radikal

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:20 WIB

Terkuak, Faktor Ini yang Bikin Sejumlah Anggota FPI Memilih Jadi Teroris

Terkuak, Faktor Ini yang Bikin Sejumlah Anggota FPI Memilih Jadi Teroris

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 16:25 WIB

Disebut Hadir di Baiat Terduga Teroris, Polri Buka Peluang Periksa Munarman

Disebut Hadir di Baiat Terduga Teroris, Polri Buka Peluang Periksa Munarman

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:07 WIB

Beredar Video Munarman Hadir di Acara Baiat ISIS, Ini yang Dilakukannya

Beredar Video Munarman Hadir di Acara Baiat ISIS, Ini yang Dilakukannya

Lampung | Jum'at, 05 Februari 2021 | 10:09 WIB

Dikaitkan dengan Teroris ISIS Makassar, Munarman FPI : Framing BuzzeRp

Dikaitkan dengan Teroris ISIS Makassar, Munarman FPI : Framing BuzzeRp

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:30 WIB

Pembunuhan Sejumlah Aktivis Irak, Siapa Dalang di Baliknya?

Pembunuhan Sejumlah Aktivis Irak, Siapa Dalang di Baliknya?

Video | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:15 WIB

Terkini

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB