Gara-gara Laporan tentang Uighur dan Covid-19, China Larang Siaran BBC News

Siswanto, BBC

Jum'at, 12 Februari 2021 | 11:51 WIB
Gara-gara Laporan tentang Uighur dan Covid-19, China Larang Siaran BBC News
BBC

Suara.com - Pemerintah China melarang siaran BBC World News, demikian diumumkan regulator televisi dan radio China pada Kamis (11/02).

China telah mengritik BBC atas laporannya tentang virus corona dan persekusi terhadap etnis minoritas Uighur.

BBC menyatakan "kecewa" dengan keputusan pemerintah China.

Langkah China menyusul pencabutan izin siaran China Global Television Network (CGTN) oleh regulator media Inggris, Ofcom.

Keputusan Ofcom dikeluarkan awal bulan ini setelah diketahui bahwa lisensi CGTN dipegang secara tidak sah oleh Star China Media Ltd.

CGTN juga didapati melanggar peraturan penyiaran Inggris tahun lalu, karena diduga menyiarkan pengakuan paksa warga negara Inggris Peter Humphrey.

Dalam keputusannya, Administrasi Film, TV dan Radio Negara China mengatakan laporan BBC World News tentang China didapati "secara serius melanggar" pedoman siaran, termasuk "persyaratan bahwa berita harus jujur dan adil" dan tidak "merugikan kepentingan nasional China".

Lembaga itu mengatakan bahwa pengajuan izin BBC untuk mengudara satu tahun lagi tidak akan diterima.

BBC mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kami kecewa karena otoritas China memutuskan untuk mengambil tindakan ini. BBC adalah siaran berita internasional paling terpercaya dan melaporkan berita dari seluruh dunia secara adil, tidak memihak, dan tanpa rasa takut atau keberpihakan."

baca juga

Saluran TV BBC World News yang didanai secara komersial mengudara secara global dalam bahasa Inggris. Di China, saluran TV itu sangat dibatasi dan hanya ditayangkan di hotel-hotel internasional dan beberapa kompleks diplomatik, yang berarti kebanyakan orang China tidak dapat menontonnya.

Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, menyebut langkah pemerintah China ini sebagai "pembatasan kebebasan media yang tidak dapat diterima".

https://twitter.com/DominicRaab/status/1359922807283609602?s=20

Departemen Luar Negeri AS mengecam keputusan tersebut, menyebutnya sebagai bagian dari kampanye yang lebih luas untuk menekan kebebasan media di China.

Hubungan antara China dan Inggris memburuk dalam beberapa bulan terakhir sejak Beijing memberlakukan undang-undang keamanan baru yang kontroversial di Hong Kong, menyusul gerakan pro-demokrasi yang meluas di wilayah bekas koloni Inggris tersebut.

Pada bulan Januari, Inggris memberlakukan visa baru yang memberi 5,4 juta penduduk Hong Kong hak untuk tinggal di negara itu dan akhirnya menjadi warga negara karena mereka percaya China sedang mencederai hak dan kebebasan di wilayah tersebut.

Dan dalam dua tahun terakhir China secara sistematis memblokir atau melarang media asing, termasuk mengusir jurnalis dari tiga surat kabar AS pada tahun 2020. Situs web BBC dan aplikasinya sudah dilarang di negara tersebut.

Pada Februari, BBC menerbitkan laporan yang menampilkan wawancara dengan perempuan Uighur yang mengatakan bahwa mereka telah diperkosa secara sistematis, dilecehkan secara seksual, dan disiksa di kamp-kamp "re-edukasi" China di Xinjiang. Kementerian luar negeri China menuduh BBC membuat "laporan palsu".

Bulan lalu AS mengatakan China telah melakukan genosida dalam penindasannya terhadap Uighur dan kelompok Muslim lainnya.

Menurut perkiraan, lebih dari satu juta orang Uighur dan minoritas lainnya telah ditahan di kamp-kamp di China.

China membantah bahwa orang Uighur dianiaya. Tahun lalu Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming mengatakan kepada wartawan BBC Andrew Marr bahwa laporan tentang kamp konsentrasi itu "palsu" dan Uighur menerima perlakuan yang sama di bawah hukum seperti kelompok etnis lain di negaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:00 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV

Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:50 WIB

Apple Uji Coba RAM dari China, Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Memori

Apple Uji Coba RAM dari China, Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Memori

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:25 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

Tanpa Klise: Mengapa Romansa Dewasa di The First Jasmine Terasa Begitu Nyata

Tanpa Klise: Mengapa Romansa Dewasa di The First Jasmine Terasa Begitu Nyata

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:31 WIB

The Forbidden Kingdom: Sinergi Jet Li dan Jackie Chan Angkat Budaya China

The Forbidden Kingdom: Sinergi Jet Li dan Jackie Chan Angkat Budaya China

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:15 WIB

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:04 WIB

Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?

Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:55 WIB

Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global

Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:11 WIB

Terkini

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:17 WIB

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:04 WIB

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:02 WIB

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:57 WIB

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:51 WIB

×