Tengku Zul: Oposisi Itu PKS dan PD, Kenapa yang Kena 'Jab' Tokoh Islam?

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 16 Februari 2021 | 16:32 WIB
Tengku Zul: Oposisi Itu PKS dan PD, Kenapa yang Kena 'Jab' Tokoh Islam?
Tengku Zul beri ucapan Selamat Tahun Baru Imlek. (Twitter/ustadtengkuzul)

Suara.com - Ustaz Tengku Zul kembali membuat sebuah cuitan yang menyita perhatian publik. Dalam cuitan tersebut, ia mempertanyakan soal HRS dan Din Syamsuddin yang notabene bukan seorang politikus namun kerap diserang secara politis.

Dalam cuitan yang diunggah pada Selasa (16/2/2021) tersebut, Tengku Zul menegaskan bahwa partai Oposisi pemerintah adalah PKS dan Demokrat. Ia lantas mempertanyakan mengapa justru tokoh-tokoh Islam yang kena sasaran.

"Partai oposisi itu PKS dan Demokrat. Isinya para Politikus semua," tulis Tengku Zul.

"Kenapa yang kena 'upper cut' dan 'jab' Haer-es (HRS), Din Syamsuddin dan lain-lain, tokoh-tokoh Islam, yang jelas-jelas bukan politikus?" lanjutnya.

"Ada yang bisa bantu jawab? Monggo...."pungkas Tengku Zul.

Cuitan Tengku Zul soal HRS dan Din Syamsuddin (Twitter)
Cuitan Tengku Zul soal HRS dan Din Syamsuddin (Twitter)

Menanggapi cuitan tersebut, para warganet lantas memberikan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka berargumen soal alasan partai-partai itu tidak mendapat serangan.

"Menyerang PKS dan Demokrat, akan membuat rezim jalan lambat di DPR, penyusunan UU, APBN, pengangkatan pejabat, menteri-menterinya dimarahi ketika dengar pendapat, dan lain-lain. Sedang HRS dan Pak Din, bukan DPR, tidak ada partainya di DPR. Jadi berani," tulis seorang warganet dengan akun @AbuZahraAbu****.

"Partai politik praktis itu sudah mulai ditinggalkan umat, karena umat mulai sadar bahwa mereka tidak membawa aspirasi yang dikehendaki, justru sekarang umat itu lebih bertumpu pada ormas, makanya nggak aneh bila tokoh yang di-backup masa kini jadi bulan bulanan," tulis warganet lain dengan akun @Iwan8636****,

"Karena HRS lebih lantang bersuara daripada politikus," tulis warganet lain dengan akun @zendry***.

baca juga

Cuitan yang disampaikan oleh Tengku Zul tersebut diduga untuk menanggapi Din Syamsuddin yang dilaporkan karena dugaan radikalisme. Pelaporan atas tuduhan radikal itu diketahui dilayangkan oleh GAR ITB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Mau Revisi UU ITE, Rocky Gerung: Cuma Tes Ombak, Palsu

Jokowi Mau Revisi UU ITE, Rocky Gerung: Cuma Tes Ombak, Palsu

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 13:37 WIB

Din Syamsuddin Dicap Radikal, Ade Armando: Provokasi, Memecah Belah Bangsa

Din Syamsuddin Dicap Radikal, Ade Armando: Provokasi, Memecah Belah Bangsa

Jawa Tengah | Selasa, 16 Februari 2021 | 13:31 WIB

Din Syamsuddin Dituduh Radikal, Tokoh Tionghoa Ini Ungkap Hal Berbeda

Din Syamsuddin Dituduh Radikal, Tokoh Tionghoa Ini Ungkap Hal Berbeda

Riau | Selasa, 16 Februari 2021 | 12:01 WIB

Jusuf Kalla Sebut Tidak Masalah Din Syamsuddin Kritisi Pemerintah

Jusuf Kalla Sebut Tidak Masalah Din Syamsuddin Kritisi Pemerintah

News | Senin, 15 Februari 2021 | 20:41 WIB

Jusuf Kalla: Din Syamsuddin Tidak Mungkin Radikal

Jusuf Kalla: Din Syamsuddin Tidak Mungkin Radikal

News | Senin, 15 Februari 2021 | 19:59 WIB

Din Syamsuddin Dituding Radikal, KASN: Belum Ada Bukti

Din Syamsuddin Dituding Radikal, KASN: Belum Ada Bukti

News | Senin, 15 Februari 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×