Disebut New Kadrun dan Tak Lulus SMP, Susi Pudjiastuti Beri Jawaban Menohok

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 18 Februari 2021 | 15:35 WIB
Disebut New Kadrun dan Tak Lulus SMP, Susi Pudjiastuti Beri Jawaban Menohok
Ilustrasi Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Mantan menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali mengeluarkan sebuah cuitan yang menarik perhatian publik. Kali ini ia menanggapi pernyataan seorang warganet yang mengungkit soal latar belakang pendidikannya.

Dalam sebuah cuitan yang ia unggah pada Selasa (16/2/2021) Susi memberikan balasan yang telak pada warganet tersebut. Tak hanya itu, Susi juga disebut sebagai New Kadrun atau kadrun baru oleh warganet tersebut.

"Susi Pudjiastuti New kadrun. Hellooooo para kadrun mari kemari sanjung-sanjung nih bu Susi yang dulu kalian hujat karena tidak tamat SMP dan merokok," tulis warganet dengan akun @Twins***.

"SMP tidak tamat ??? Salah besar.. begini-begini saya SMP selesai," jawab Susi.

Perang cuitan Susi dengan warganet (Twitter)
Perang cuitan Susi dengan warganet (Twitter)

Sebelumnya, Susi juga sempat bersitegang dengan salah satu warganet yang menyebut Susi kelasnya rendah. Susi lantas membalas pernyataan tersebut dengan kalimat yang menohok.

"Ibu ini kenapa? Ibu tau tidak minat baca orang Indo itu sangat rendah? Jangan alasan 'kan ada tanda tanya', hey minat baca aja rendah gimana pula mau teliti soal tanda baca. Apalagi judulnya clickbait. Ibu kan bisa kasih caption intinya gimana. Bener-bener low class deh ibu sekarang," tulis warganet dengan akun @anastasya***.

"Setahu saya negeri kita NKRI tidak mengadopsi Kelas Manusia, semua WNI sama, tidak ada LOW CLASS atau HIGH CLASS !!!!" jawab Susi.

"Memang pendidikan formal saya Low alias tidak tinggi, tapi saya sebagai WNI satu kelas dengan anda," lanjutnya.

Menanggapi cuitan-cuitan tersebut, para warganet lantas memberikan beragam tanggapan. Sebagian besar dari mereka berpihak pada Susi dan membelanya.

"Tolong buktikan ucapanmu mana ocehan kadrun yang bilang ibu Susi seperti itu?" tulis warganet dengan akun @mohamad_fa****.

"Saya setuju. Itu pengemis atau orang miskin atau WNI. Semua sama. Karena sebenarnya kekayaan itu suatu titipan. Atau ulama bilang bonus. Kalau ada orang yang membedakan atau mengecilkan itu miskin itu kaya orang itu ber arti tak mau belajar ngaji," tulis warganet dengan akun @Sunaryo***.

"Yoi. Nggak tahu aja mereka ibu raih ijazah paket C," tulis warganet dengan akun @HannaFark****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lays, Doritos, dan Cheetos Stop Produksi di Indonesia, Publik: Enggak Rela!

Lays, Doritos, dan Cheetos Stop Produksi di Indonesia, Publik: Enggak Rela!

Hits | Kamis, 18 Februari 2021 | 13:57 WIB

Geger Foto Gunung Gede Tempelan, Geisz: Dia Tetap Saja Berlaku Pecundang

Geger Foto Gunung Gede Tempelan, Geisz: Dia Tetap Saja Berlaku Pecundang

News | Kamis, 18 Februari 2021 | 13:22 WIB

Dituduh Sewa Stasiun TV Demi Agenda Terselubung, Susi Beri Jawaban Telak

Dituduh Sewa Stasiun TV Demi Agenda Terselubung, Susi Beri Jawaban Telak

Batam | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:58 WIB

Isu Investasi Tesla di Indonesia, Publik: Efek Mobil Esemka?

Isu Investasi Tesla di Indonesia, Publik: Efek Mobil Esemka?

Banten | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:20 WIB

11 Anak SD dan SMP Ditangkap Polisi Colong Buku Sekolah di SDN 2 Tugujaya

11 Anak SD dan SMP Ditangkap Polisi Colong Buku Sekolah di SDN 2 Tugujaya

Bogor | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:19 WIB

Ari Wibisono Kecewa, Karyanya Dituding Foto Tempelan oleh Arbain Rambey!

Ari Wibisono Kecewa, Karyanya Dituding Foto Tempelan oleh Arbain Rambey!

Hits | Kamis, 18 Februari 2021 | 09:59 WIB

Terkini

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

BBM Nonsubdisi Naik, Pemerintah Dinilai Sudah Sangat Hati-hati

BBM Nonsubdisi Naik, Pemerintah Dinilai Sudah Sangat Hati-hati

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:45 WIB