alexametrics

Jokowi Terjang Hujan ke Tengah Sawah, Rocky Gerung Beri Sindiran Menohok

Reza Gunadha | Hernawan
Jokowi Terjang Hujan ke Tengah Sawah, Rocky Gerung Beri Sindiran Menohok
Rocky Gerung. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

"Permainan kekuasaan. Ini sinetron yang akhirnya terbongkar," tandas Rocky Gerung soal video Jokowi.

Suara.com - Momen Presiden Jokowi berjalan seorang diri ke tengah sawah saat hujan menuai komentar dari Pengamat Politik Rocky Gerung.

Rocky Gerung melempar komentar menohok dan mengaku dibayang-bayang dengan konstestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Saya lihat video itu, saya bayangkan itu terjadi menjelang 2024 yaitu pemilihan presiden dan ternyata Jokowi mencalonkan diri kembali. Itu sebetulnya satu gejala de javu. Artinya pernah tahu itu di 2014 dan ingin lihat itu di 2024," terangnya seperti dikutip Suara.com pada Rabu (24/2/2021) dari tayangan dalam saluran YouTube Rocky Gerung Official.

"Paralel dengan aktivitas presiden di tengah sawah, adalah wacana memungkinkan presiden terpilih kembali (di 2024). Jadi ada persiapan panitia, nanti 2024 ada scene semacam ini. Kenapa? Karena itu scene yang memenangkan presiden di Pilpres 2014," sambung dia.

Baca Juga: Ungkit HRS, Rocky Gerung Kritik Kerumunan Jokowi: Dramatis Berujung Tragis

Rocky Gerung kemudian mengungkit keberadaan teater politik yang merancang ide sedemikian rupa agar pemimpin terlihat lebih bermakna di depan kamera.

Rocky Gerung soal kerumunan Presiden Jokowi (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal kerumunan Presiden Jokowi (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Jadi semua teater politik masih ingat ketika presiden di set up sedemikian rupa sehingga dari kejauhan disorot langkah seolah ada keheningan, ada di pinggir pantai waktu di Lombok, kemudian ada yang jahil dia buka background-nya," tukas Rocky.

Lebih dari itu, Rocky Gerung berandai-andai apakah sebenarnya di balik video Jokowi yang beredar itu, ada orang-orang di belakangnya.

"Teknik fotografi itu keahlian kekuasaan, dan sesungguhnya standarnya atau SOP adalah simpan file, musnahkan file yang lain. Ini file yang lain masih disimpan. Mungkin fotografer lain masih bilang ini gue yang bikin lho. Maka dia gak tahan juga," jelas dia.

"Akhirnya ya terbuka presiden itu tidak di tengah sawah, tapi dikelilingi panitia, loudspeaker, kamera, jadi begitu permainan kekuasaan. Ini sinetron yang akhirnya terbongkar," tandasnya tegas.

Baca Juga: Kunjungan Jokowi ke NTT, Motor Paspampres Malah Jadi Sasaran Emak-emak

Di luar itu, Rocky Gerung mengatakan publik menangkap sinyal bahwa Presiden Jokowi mengonfirmasi soal adanya krisis pangan di negara.

Komentar