Arya Sinulingga: Vaksin Mandiri Tak Ganggu Jadwal Vaksin Pemerintah

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:36 WIB
Arya Sinulingga: Vaksin Mandiri Tak Ganggu Jadwal Vaksin Pemerintah
Koordinator PMO KPCPEN Arya Sinulingga. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Koordinator PMO KPCPEN Arya Sinulingga memastikan kehadiran vaksinasi covid-19 mandiri tak menggangu vaksinasi dari pemerintah yang saat ini tengah diberikan kepada masyarakat sesuai prioritasnya.

Menurut Arya, tak ada perubahan dalam pelaksanaan vaksinasi pemerintah mulai dari jadwal hingga masyarakat yang jadi prioritas. 

"Jadi tidak ada perubahan sama sekali dari jadwal yang telah ditentukan dan tidak juga mengubah mana yang jadi prioritas pemerintah," ujar Arya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (26/2/2021).

Arya yang juga menjabat Staf Khusus Menteri BUMN menegaskan, vaksinasi mandiri tak akan diperjualbelikan kepada masyarakat. 

Justru, tambahnya, vaksinasi mandiri dikhususkan bagi para pekerja perusahaan yang menjalankan program tersebut. 

"Ini adalah tambahan baru dari kawan-kawan pengusaha yang ingin memberikan vaksin gratis kepada para buruhnya," ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa tujuan utama program vaksin COVID-19 secara mandiri atau gotong royong adalah untuk mempercepat program vaksinasi COVID-19.

Dengan demikian, kekebalan kelompok bisa tercapai lebih cepat.

"Bahwa vaksin itu diberikan gratis ke seluruh masyarakat Indonesia oleh pemerintah. Merupakan hak mereka. Jadi walaupun ada program vaksin gotong royong (vaksin mandiri), ini tidak menghilangkan hak mereka untuk mendapat vaksin gratis," kata Menkes Budi dalam konferensi pers Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, dikutip dari ANTARA, Sabtu, (20/2/2021).

Prinsip lain dari vaksin mandiri ini kata Menkes ialah gotong royong. Artinya program ini merupakan kerja sama antara pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan lain, termasuk pihak swasta untuk bisa melakukan percepatan program vaksinasi.

"Karena kita juga sampai sekarang belum ada bukti ilmiah yang pasti yang menyatakan berapa lama vaksin ini bisa memberi kekebalan tubuh. Artinya semakin cepat, semakin baik. Jangan sampe nanti kekebalan tubuhnya selesai tetapi program vaksinasinya belum selesai. Jadi makin cepat adalah makin baik," ujar Menkes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.100 Pedagang di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Senin Depan

2.100 Pedagang di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Senin Depan

Jakarta | Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:34 WIB

Wartawan JawaPos TV Dilarikan ke IGD Pasca Divaksin Sinovac

Wartawan JawaPos TV Dilarikan ke IGD Pasca Divaksin Sinovac

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:16 WIB

Buat Sayembara yang Tolak Vaksin Covid-19, Gus Muwafiq: Hadiahnya Umroh

Buat Sayembara yang Tolak Vaksin Covid-19, Gus Muwafiq: Hadiahnya Umroh

Jogja | Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:02 WIB

Kehadiran Vaksin Mandiri Untungkan Pemerintah, Ini Penjelasannya

Kehadiran Vaksin Mandiri Untungkan Pemerintah, Ini Penjelasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:44 WIB

Keluarga Anggota Dewan Dapat Jatah Vaksin, Sekjen DPR: Wajib Dilindungi

Keluarga Anggota Dewan Dapat Jatah Vaksin, Sekjen DPR: Wajib Dilindungi

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:43 WIB

Vaksin DPR dan Keluarga Ada Barter atau Tidak, Pemerintah Wajib Transparan

Vaksin DPR dan Keluarga Ada Barter atau Tidak, Pemerintah Wajib Transparan

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:17 WIB

Mau Daftar Vaksin Covid-19 di Sleman? Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Mau Daftar Vaksin Covid-19 di Sleman? Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Jogja | Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:05 WIB

Kemenkes Tegaskan Vaksin Mandiri Tetap Gratis, Biaya Ditanggung Perusahaan

Kemenkes Tegaskan Vaksin Mandiri Tetap Gratis, Biaya Ditanggung Perusahaan

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:58 WIB

Terkini

Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret

Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:54 WIB

Kejagung Klaim Sudah Lacak Keberadaan Jurist Tan Buron Kasus Chromebook

Kejagung Klaim Sudah Lacak Keberadaan Jurist Tan Buron Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:48 WIB

DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS

DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:42 WIB

Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:35 WIB

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:11 WIB

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:04 WIB

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:58 WIB

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:48 WIB

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB