Pendiri Partai Demokrat Mau Gelar KLB Maret 2021, Syarief Hasan: Halusinasi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:18 WIB
Pendiri Partai Demokrat Mau Gelar KLB Maret 2021, Syarief Hasan: Halusinasi
Politikus Partai Demokrat Syarif Hasan. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Sejumlah pendiri Partai Demokrat menyebut bakal menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada awal Maret 2021.

Terkait itu, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarif Hasan, menilai pernyataan tersebut hanya sebatas halusinasi.

Para pendiri Partai Demokrat mengklaim dapat menggelar KLB setelah mengantongi banyak suara dari DPC. Berbeda dengan itu, Syarief justru menegaskan kalau seluruh pemegang hak suara baik di tingkat DPC maupun DPD itu lebih memilih mendukung Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Jadi apa yang dikatakan itu ya itu hanya argumentasi saja, mengkhayal, halusinasi saja. Enggak ada, tolong tunjukan siapa?," kata Syarief saat konferensi pers di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021).

Kemudian Wakil Ketua MPR itu meyakini tidak akan ada KLB yang digelar. Meskipun ada, ia memastikan KLB tersebut hanya abal-abal.

"Kalau toh ada KLB itu abal-abal. Representasi siapa? Apakah yang punya hak suara? Apakah pengurus DPC yang asli? Apakah pengurus DPD yang asli? Apakah pemegang suara yang sah?," tanyanya.

"Karena sampai sekarang, itu mereka dengan solid mendukung AHY. Jadi tidak akan ada (KLB)."

Sebelumnya para pendiri Partai Demokrat berencana untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada awal Maret 2021. Namun mereka enggan menjelaskan secara rinci soal KLB karena takut digagalkan oleh pihak tertentu.

"(KLB) awal Maret," kata salah satu pendiri Partai Demokrat Ilal Ferhard saat konferensi pers di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/2021).

baca juga

Dalam kesemoatan yang sama, pendiri Partai Demokrat lainnya, Hengky Luntungan, menyebut kalau pihaknya tidak bakal menjelaskan secara detail mengenai rencana KLB tersebut.

"Kalau kami nanam pisang, pisangnya sudah matang kami enggak kasih tahu, karena nanti ditebang orang," ujarnya.

Lebih lanjut, Ilal mengatakan pihaknya telah mengantongi dukungan yang cukup banyak bahkan hampir seluruh pengurus DPC Partai Demokrat. Terlebih menurutnya penyelenggaraan KLB juga sudah sesuai hak konstitusional di dalam AD/ART partai.

"Seandainya DPD dibelenggu AHY mengunci DPD, DPC masih punya hak konstitusional, jadi kami pintu-pintu untuk masuk KLB itu berdasarkan AD/ART versi pertama."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendiri Partai Demokrat Sebut Bakal Gelar KLB Awal Maret 2021

Pendiri Partai Demokrat Sebut Bakal Gelar KLB Awal Maret 2021

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:25 WIB

Kisruh Internal, Para Pendiri Demokrat Sebut AHY Tidak Mampu Pimpin Partai

Kisruh Internal, Para Pendiri Demokrat Sebut AHY Tidak Mampu Pimpin Partai

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:02 WIB

Diduetkan dengan Moeldoko, Ibas: Tolong Jangan Adu Domba Saya dan AHY

Diduetkan dengan Moeldoko, Ibas: Tolong Jangan Adu Domba Saya dan AHY

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 16:16 WIB

Peneliti Sebut Ada Dua Perspektif Penyebab Kemelut di Partai Demokrat

Peneliti Sebut Ada Dua Perspektif Penyebab Kemelut di Partai Demokrat

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:42 WIB

Terkini

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:31 WIB

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 13:28 WIB

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:27 WIB

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 13:26 WIB

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:25 WIB

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:22 WIB

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:19 WIB

×