Diduga Terpapar Virus, 850 Sapi Terombang-ambing Ditolak Masuk Uni Eropa

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 28 Februari 2021 | 14:07 WIB
Diduga Terpapar Virus, 850 Sapi Terombang-ambing Ditolak Masuk Uni Eropa
(Unsplash/James Hammond)

Suara.com - Lebih dari 850 sapi terombang-ambing di sebuah kapal dan terancam harus dibunuh setelah ditolak masuk ke Turki dan sejumlah negara karena dianggap terpapar virus bluetongue.

Menyadur Sky News, Minggu (28/2/2021) ratusan sapi tersebut diangkut oleh Kapal Karing Allah yang berlayar dari pelabuhan Cartagena di Spanyol dan berencana ke Turki.

Namun, ketika akan memasuki Turki, ratusan sapi tersebut ditolak menyusul adanya laporan dari dokter hewan di Spanyol akan kekhawatiran bluetongue.

Menurut aktivis hak-hak hewan, ratusan sapi tersebut dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Mereka mengapung tanpa kepastian di laut selama dua bulan.

Virus sapi yang dibawa serangga menyebabkan ketimpangan dan perdarahan pada sapi tetapi tidak memengaruhi manusia.

Setelah ditolak dari Turki, ratusan sapi yang belum diketahui pemiliknya tersebut tidak kunjung menemukan pembeli baru.

Kapal itu kemudian ditolak oleh beberapa negara di Uni Eropa, bahkan untuk mengisi kembali pakan ternak, membiarkan sapi-sapi itu pergi beberapa hari hanya minum air.

Kapal itu menjadi kapal paria dan kini telah kembali ke titik awalnya di Cartagena.

Laporan rahasia oleh dokter hewan pemerintah Spanyol dan dilihat oleh Reuters mengatakan hewan-hewan itu menderita akibat perjalanan jauh dan harus dibunuh.

Meskipun tidak mengkonfirmasi apakah hewan tersebut menderita bluetongue atau tidak, dikatakan bahwa mereka tidak boleh diizinkan masuk ke Uni Eropa.

Aktivis hak-hak hewan Silvia Barquero, direktur LSM Hewan Igualdad, menyebut penyeberangan itu "mengerikan" untuk ternak dan mempertanyakan apa yang terjadi dengan limbah yang dihasilkan sapi selama penyeberangan.

"Kami yakin mereka berada dalam kondisi sanitasi yang tidak dapat diterima." ujarnya.

Dua puluh dua ekor sapi diyakini telah mati selama mereka berlayar, dan sementara 20 dari mayat telah dipotong dan dibuang ke laut, dua sapi mati tetap berada di kapal.

Seorang pengacara yang mewakili pemilik kapal Talia Shipping Line, yang terdaftar di Lebanon, mengatakan dia yakin pembantaian itu sekarang pasti akan dilanjutkan.

Sementara itu, kapal kedua, ElBeik, yang juga berlayar dari Spanyol pada bulan Desember dengan muatan hampir 1.800 sapi, saat ini ditambatkan di pelabuhan Famagusta di Siprus Turki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Liga Spanyol: Getafe Gilas 10 Pemain Valencia 3-0

Hasil Liga Spanyol: Getafe Gilas 10 Pemain Valencia 3-0

Bola | Minggu, 28 Februari 2021 | 06:10 WIB

Barcelona Hantam Sevilla 2-0, Lionel Messi Cetak Gol dan Assist

Barcelona Hantam Sevilla 2-0, Lionel Messi Cetak Gol dan Assist

Bola | Minggu, 28 Februari 2021 | 01:10 WIB

Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Liga Inggris, La Liga, hingga Bundesliga

Jadwal Bola Malam Ini Live TV: Liga Inggris, La Liga, hingga Bundesliga

Bola | Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:53 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB