alexametrics

Imbas Banjir dan Kendaraan Berat, 8.998 Titik Jalan di Jakarta Rusak

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Imbas Banjir dan Kendaraan Berat, 8.998 Titik Jalan di Jakarta Rusak
Kendaraan melintasi Jalan Boulevard Barat Raya yang rusak dan digenangi air di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Titik jalanan rusak paling banyak ada di Jakarta Utara dengan 2.837 titik kerusakan.

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mencatat ribuan titik jalan di Jakarta mengalami kerusakan. Penyebabnya adalah curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan sampai Minggu (28/2/2021) lalu, ada 8.898 titik jalan rusak. Lokasinya tersebar di berbagai kawasan ibu kota.

"Total kerusakan (jalan) hingga kemarin ada 8.998 titik," ucap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Senin (1/3/2021).

Hari meyebutkan titik jalanan rusak paling banyak ada di Jakarta Utara dengan 2.837 titik kerusakan.

Baca Juga: Jadi Beban, Eks Kepala Bapenda Tsani Klaim Ada Pihak Suruh Dirinya Mundur

Selanjutnya di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan juga memiliki ribuan titik rusak.

"Jakarta Barat 2.097 titik, Jakarta Timur 2.048, Jakarta Selatan 1.269 titik, dan Jakarta Pusat 747 titik," jelasnya.

Ia menyebut selain karena banjir di bulan Februari, kendaraan berat yang melintas juga menjadi faktor kerusakan jalan. Berbagai jalan yang awalnya rusak ringan bisa semakin parah karena kendaraan berat.

Hari mengklaim masalah rutin ini sudah selalu diupayakan untuk dibereskan setiap tahunnya. Namun meski jumlahnya hampir sama, tahun ini total jalan rusak lebih sedikit.

"Pada periode yang sama di tahun 2020, ada 8.892 titik jalan rusak," pungkasnya.

Baca Juga: Isu Korupsi DKI, Ferdinand: Transparansi dan Integritas Mati Dibunuh Anies!

Komentar