alexametrics

Dilarang Main di Trotoar, Pemprov DKI Tambah Tempat Bermain Skateboard

Dwi Bowo Raharjo
Dilarang Main di Trotoar, Pemprov DKI Tambah Tempat Bermain Skateboard
Seorang instruktur menyaksikan anak didiknya berlatih skateboard di Crooz Shophouse, Jakarta, Jumat (28/8/2020). Sekolah skateboard Crooz kembali melakukan pelatihan dengan jumlah anak didik yang terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

"Untuk skateboard kami sudah sediakan di banyak tempat."

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta bakal menambah tempat-tempat baru untuk bermain skateboard (papan luncur) di Ibu Kota. Hal ini dalam rangka menghadirkan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beragam aktivitas.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pada Jumat (5/3/2021) malam/

"Kita akan meningkatkan terus tempat-tempat buat bermain, berolahraga, berkreasi, ruang terbuka bagi masyarakat, bagi pecinta skateboard," kata Ahmad Riza Patria.

Riza menyebut untuk saat ini sendiri sudah ada sejumlah lokasi bermain skateboard di Jakarta yang bisa digunakan para komunitas skateboard.

Baca Juga: Setelah Anies, Bank DKI Pamer Dapat Penghargaan Ini

"Untuk skateboard kami sudah sediakan di banyak tempat. Tempatnya itu ada di beberapa tempat, ada yang di Kali Jodo, Dukuh Atas, kolong flyover Slipi, kolong flyover Pasar Rebo, di Senayan," ujar Riza.

Lebih lanjut, dengan bertambahnya jumlah ruang terbuka ini diharapkan tidak ada lagi kejadian penertiban seperti yang dilakukan Satpol PP kepada sejumlah pemain skateboard yang terjaring di trotoar jalan Bundaran HI beberapa waktu lalu.

"Pak Gubernur menyampaikan akan menambah tempat-tempat skateboard di banyak tempat. Tentu harapan kami teman-teman yang bermain, bermainlah di tempatnya. Kalau bermain di trotoar, nanti mengganggu pengguna jalan," tuturnya.

Riza pun berharap agar masyarakat dapat mematuhi aturan dan menggunakan fasilitas umum sesuai dengan fungsinya.

"Pak Gubernur sudah menyiapkan tempat, trotoar di bangun untuk pejalan kaki, sepeda sudah disiapkan jalurnya, motor sudah disiapkan. Semua mendapat tempat, kendaraan pribadi, transportasi umum. Jadi pembangunan ini komprehensif. Semua harus patuh, taat sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada," imbuh Ahmad Riza Patria. (Antara)

Baca Juga: Wagub DKI: Dilarang Main Skateboard di Trotoar

Komentar