alexametrics

Ramadan atau Ramadhan, Manakah Penulisan yang Tepat?

Farah Nabilla
Ramadan atau Ramadhan, Manakah Penulisan yang Tepat?
Ilustrasi Ramadan atau Ramadhan. (Pixabay/ john peter)

Manakah cara menulis yang benar? Ramadan atau ramadhan? Simak penjelasannya berikut ini.

Suara.com - Apakah Anda masih bingung dengan cara penulisan yang tepat antara Ramadan atau Ramadhan? Bisa jadi kita semua sedang melakukan pengejaan yang salah pada bulan suci itu selama ini.

Berikut kita kulik pengejaan penulisan yang tepat antara Ramadan atau Ramadhan.

Ramadan Atau Ramadhan

Berbicara mengenai perbedaan Ramadan atau Ramadhan memang agak membingungkan. Banyak yang berdebat dan yakin bahwa kata Ramadan tidak sesuai dengan makna sebenarnya.

Baca Juga: Daya Beli Masih Lesu, Bagaimana Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan?

Kata Ramadhan berasal dari bahasa Arab, Ramidha atau Aramadh yang artinya "Panas terik yang intens dan kering", sedangkan Ramadan artinya "orang yang sakit mata hendak buta.

Perbedaan makna antara Ramadan atau Ramadhan membuat kebanyakan orang memilih untuk menggunakan kata Ramadhan karena lebih sesuai dengan makna yang sebenarnya dari pelaksanaan dan amalan bulan puasa itu.

Sedangkan di KBBI, ditulis Ramadan, yang dalam bahasa Indonesia berhubungan dengan kaidah tertentu. Dalam ejaan bahasa Arab, terdapat konsonan "dh", "gh", "sh", dan lain sebagainya.

Akan tetapi dalam bahasa Indonesia, konsonan tersebut tidak betul-betul eksis, sehingga penulisan yang tepat berdasarkan KBBI dan telah dirumuskan oleh para ahli bahasa Indonesia menjadi Ramadan.

Hal itu juga berhubungan dengan penggunaan kata baku yang baik dan benar sesuai dengan kaidah ejaan Bahasa Indonesia. Di mana perihal penggunaan kata asing yang diserap ke dalam Bahasa Indonesia harus disesuaikan dengan kaidah dalam Bahasa Indonesia.

Baca Juga: Warga Manado Berharap Ramadan Tahun Ini Bisa Dijalankan Dengan Normal

Penerimaan Ramadan atau Ramadhan

Komentar