Mengaku Dibujuk Ikut KLB Demokrat, Gatot Nurmantyo Ditawari Jaminan Menang

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 12 Maret 2021 | 10:59 WIB
Mengaku Dibujuk Ikut KLB Demokrat, Gatot Nurmantyo Ditawari Jaminan Menang
Pernyataan Gatot Nurmantyo soal KLB Demokrat (youtube/Najwa Shihab)

Suara.com - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengaku dilobi untuk ambil bagian dalam KLB Partai Demokrat Sibolangit. Ia bahkan menyebut dijanjikan garansi kemenangan jika berkenan ikut dalam upaya perebutan kursi pimpinan partai tersebut.

Dalam sebuah video yang tayang di kanal Youtube Najwa Shihab, Kamis (11/3/2021) Gatot menyampaikan pernyataan soal dirinya yang diajak oleh mantan kader Demokrat untuk ambil bagian dalam KLB Sibolangit.

Rahasiakan nama tokoh tersebut

Dalam video tersebut, Gatot memohon maaf pada Najwa karena tak bisa menyebutkan identitas sosok yang melobinya. Gatot melakukan hal itu karena sudah berjanji pada tokoh misterius tersebut untuk tidak mengungkap identitasnya.

"Mohon maaf mbak Nana (Najwa Shihab), sekali lagi saya harus merahasiakan nama ini karena diminta oleh yang bersangkutan juga pada saat menyampaikan kepada saya. Jadi itu janji saya," ujar Gatot.

Pernah terlibat membangun Partai Demokrat

Meskipun tak menyebutkan nama tokoh yang mengajaknya bergabung dalam KLB Partai Demokrat, Gatot Nurmantyo menjelaskan ciri-ciri tokoh tersebut.

Ia mengatakan bahwa tokoh tersebut pernah bersama-sama terlibat dalam membangun Partai Demokrat. Tokoh tersebut juga pernah pamit pada SBY untuk mencukupkan pengabdiannya sebagai kader Demokrat.

"Orang ini adalah yang ikut sama-sama membangun Partai Demokrat, kemudian bersama-sama membantu Pak SBY. Pada saat akhir jabatan Pak SBY, beliau lapor kepada Pak SBY bahwa saya akan keluar dari Partai, sudah cukup pengabdian saya, dan saya mengabdi dari luar," tuturnya.

Pernyataan Gatot Nurmantyo soal KLB Demokrat (youtube/Najwa Shihab)
Pernyataan Gatot Nurmantyo soal KLB Demokrat (youtube/Najwa Shihab)

Gatot diminta ikut KLB

Tokoh tersebut menurut pengakuan Gatot datang menemuinya secara pribadi dan memberi tahu akan ada KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara. Saat itu, Gatot meminta tokoh tersebut untuk mendalami lagi rencana tersebut.

"Nah ketika ada informasi tentang KLB, datang kepada saya, kemudian saya sampaikan 'coba dalami lagi'," ucap Gatot.

"Ketika AHY menyampaikan akan ada kudeta, besoknya beliau datang lagi kepada saya, menyampaikan bahwa ini sudah pasti akan terjadi dan tidak bisa ditolong lagi 'maka tolong Pak Gatot ikut KLB'," katanya lagi.

Gatot diberi jaminan pasti menang

Setelah mendapat ajakan ikut KLB, Gatot Nurmantyo lantas bertanya bagaiman mekanismenya. Pada saat itu Gatot diberi tahu bahwa akan ada mosi tidak percaya pada AHY dan akan diadakan pemilihan yang menjamin kemenangan untuk Gatot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Diajak Kudeta Demokrat, Gatot Nurmantyo Disentil Keras Kubu Moeldoko

Ngaku Diajak Kudeta Demokrat, Gatot Nurmantyo Disentil Keras Kubu Moeldoko

Sumbar | Kamis, 11 Maret 2021 | 20:36 WIB

Kubu Moeldoko Sebut Mahar Pilkada Buat Beli Kantor DPP Demokrat

Kubu Moeldoko Sebut Mahar Pilkada Buat Beli Kantor DPP Demokrat

Sumbar | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:43 WIB

Saran Refly Harun ke Jokowi Terkait KSP Moeldoko di Kemelut Demokrat

Saran Refly Harun ke Jokowi Terkait KSP Moeldoko di Kemelut Demokrat

Riau | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:34 WIB

Gatot Ngaku Diajak Kudeta PD, Allen Marbun: Tak Mungkin Kami Ajak Dia KLB

Gatot Ngaku Diajak Kudeta PD, Allen Marbun: Tak Mungkin Kami Ajak Dia KLB

News | Kamis, 11 Maret 2021 | 18:57 WIB

Gatot Nurmantyo Ngaku Diajak Mengkudeta AHY, Jhoni Allen: Jangan Asbun

Gatot Nurmantyo Ngaku Diajak Mengkudeta AHY, Jhoni Allen: Jangan Asbun

News | Kamis, 11 Maret 2021 | 18:47 WIB

Enam Kader Demokrat Lampung Ikut KLB Dipecat

Enam Kader Demokrat Lampung Ikut KLB Dipecat

Lampung | Kamis, 11 Maret 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB