Seorang Pria di Prancis Tewas Ditembak setelah Ancam Tikam Polisi

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 15 Maret 2021 | 14:54 WIB
Seorang Pria di Prancis Tewas Ditembak setelah Ancam Tikam Polisi
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria bersenjatakan pisau ditembak mati di dekat pusat Eurostar di Paris setelah dia mengancam seorang polisi.

Menyadur The Sun, Senin (15/2/2021) insiden itu terjadi di Rue Boinod, di distrik ke-18 Paris, yang berjarak sekitar satu mil dari Gare du Nord, salah satu dari enam stasiun besar Prancis.

Insiden tersebut berawal ketika pria itu mendekati seorang polisi saat dia menjaga sepeda gunung milik temannya yang sedang bertugas.

Pria itu kemudian dilaporkan mengancam polisi dan menghunus pisau sehingga mendorong polisi untuk menembaknya sebanyak tiga kali.

Le Parisien melaporkan bahwa polisi awalnya mencoba menakut-nakuti pria itu dengan tongkat teleskopiknya, tetapi penyerang kemudian kembali dan mencoba menusuknya.

Petugas terkejut dan menderita luka-luka sementara tersangka meninggal di tempat kejadian, surat kabar itu Prancis menambahkan.

Belum diketahui motif pria tersebut mengancam polisi dengan pisau itu, hingga kini polisi masih terus menyelidikinya.

Insiden tersebut mengikuti serangkaian insiden teroris di seluruh Prancis di mana polisi telah diserang dengan pisau dan senjata lainnya.

Namun, sebuah sumber dari polisi mengatakan penyelidikan awal atas insiden penusukan itu belum menemukan bukti adanya kaitannya terorisme.

Seorang sumber mengatakan: "Petugas itu berdiri di dekat sepeda gunung sementara dua rekannya menghadiri insiden rumah tangga di gedung terdekat.

"Seorang pria mulai mengancam polisi itu, dan kemudian mendekatinya dengan pisau, sambil mengabaikan peringatan.

"Petugas itu mengatakan dia tidak punya pilihan selain melepaskan tembakan dengan pistol dinasnya, dan penikam itu ditembak tiga kali sebelum tewas di tempat."

Jaksa Paris telah mengunjungi tempat kejadian bersama dengan penyidik dari Kepolisian Yudisial.

"Investigasi dipercayakan ke IPGN," kata juru bicara kepolisian, merujuk pada Inspektorat Jenderal Kepolisian Nasional di Prancis.

"Keadaan pasti dari apa yang terjadi belum dapat dipastikan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kencan Online dan Tembak PSK, Oknum Polisi Terancam Pidana

Kencan Online dan Tembak PSK, Oknum Polisi Terancam Pidana

Batam | Senin, 15 Maret 2021 | 07:21 WIB

Motor Knalpot Bising di Cianjur Diamankan Polisi

Motor Knalpot Bising di Cianjur Diamankan Polisi

Bogor | Minggu, 14 Maret 2021 | 17:56 WIB

Bripda AP Tembak Cewek Open BO, Awalnya RO Dikejar saat Beli Kondom

Bripda AP Tembak Cewek Open BO, Awalnya RO Dikejar saat Beli Kondom

News | Minggu, 14 Maret 2021 | 17:18 WIB

Terkini

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:41 WIB

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:17 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:07 WIB

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:06 WIB