Imbas Sidang HRS, Layanan Masyarakat di PN Jaktim Jadi Terhambat

Bangun Santoso | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 24 Maret 2021 | 05:03 WIB
Imbas Sidang HRS, Layanan Masyarakat di PN Jaktim Jadi Terhambat
Suasana antrean warga di PN Jaktim imbas sidang Habib Rizieq Shihab, Selasa (23/3/2021). (Suara.com/Yaumal Asri)

Suara.com - Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Alex Adam mengakui persidangan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang digelar pada Selasa (23/3/2021) menghambat pelayanan hukum masyarakat.

Hal itu terjadinya karena lingkungan PN Jakarta Timur banyak dipenuhi aparat kepolisian.

“Kami akui untuk memasuki ruang sidang banyak halangan dan hambatan yang di depan situ ya (gerbang masuk), sehingga kami siapkan petugas kami,” kata Alex kepada wartawan di PN Jakarta Timur.

Menurut dia, di hari biasa, pelayanan di PN Jakarta Timur dapat akses langsung oleh masyarakat tanpa adanya proses pemeriksaan di pintu masuk.

“Tapi biasanya langsung datang ya. Sekarang terpaksa harus kami cek dulu, apakah sesuai dengan jadwalnya, misalkan dia sebagai saksi atau dia mau mengurus surat, kami lihat di catatan kami, namanya SPPT,” ujar Alex.

Meski demikian, Alex mengaku pelayan terhadap masyarakat pada hari ini tetap berjalan.

“Memang agak terhambat dan tersendat, tapi pelayanan kami tetap berjalan. Tidak ada masalah,” katanya.

Terkait persidangan Habib Rizieq Shihab yang bakal digelar secara langsung, Alex mengatakan bakal menambah jumlah personil petugas untuk melayani masyarakat.

“Mungkin akan kami tambah petugas di situ (pintu masuk PN Jakarta Timur) sehingga pelayanan akan lebih cepat. Sehingga tadi ada beberapa cuma kewalahan menghadapi masuknya orang-orang yang akan mengikuti pelayanan atau mengikuti persidangan,” ujarnya.

Sementara itu, di depan gerbang masuk PN Jakarta terlihat sejumlah masyarakat mengantre. Mereka diperiksa oleh petugas sebelum diizinkan masuk ke dalam lingkungan pengadilan.

Diketahui, sebelumnya sempat terjadi kerumunan dari simpatisan HRS di depan PN Jakarta Timur. Kerumunan itu didominasi para ibu-ibu, bahkan mereka sempat terlibat adu mulut dengan aparat kepolisian yang berjaga. Ini karena mereka menolak untuk membubarkan diri.

Di samping itu, guna mengawal persidangan setidaknya 1.400 aparat kepolisian diturunkan. Mereka berjaga di depan pelataran PN Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizieq Walk Out Dari Persidangan, Begini Penjelasan PN Jakarta Timur

Rizieq Walk Out Dari Persidangan, Begini Penjelasan PN Jakarta Timur

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 21:31 WIB

Tim Kuasa Hukum Rizieq Imbau Simpatisan Tidak Datang Ke Pengadilan

Tim Kuasa Hukum Rizieq Imbau Simpatisan Tidak Datang Ke Pengadilan

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 21:13 WIB

Bahas Penembakan FPI, Ustadz Ini Sebut Ada Pihak Ingin Habisi Habib Rizieq

Bahas Penembakan FPI, Ustadz Ini Sebut Ada Pihak Ingin Habisi Habib Rizieq

Batam | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:59 WIB

Viral Penceramah Sebut Luhut Dan Hendropriyono Kerjasama Dengan Zionis

Viral Penceramah Sebut Luhut Dan Hendropriyono Kerjasama Dengan Zionis

Batam | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:19 WIB

Rizieq Bakal Dihadirkan di Persidangan, PN Jaktim Koordinasi dengan Polisi

Rizieq Bakal Dihadirkan di Persidangan, PN Jaktim Koordinasi dengan Polisi

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:06 WIB

Habib Rizieq Jadi Influencer Vaksinasi, Satgas Covid-19 Bilang Begini

Habib Rizieq Jadi Influencer Vaksinasi, Satgas Covid-19 Bilang Begini

Sumbar | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:23 WIB

Rizieq Bakal Sidang Offline, Kuasa Hukum Minta Simpatisan Tak Berkerumun

Rizieq Bakal Sidang Offline, Kuasa Hukum Minta Simpatisan Tak Berkerumun

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 18:42 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB