Ketum PBNU Minta Pelajaran Agama di Kampus Perbanyak Soal Akhlak

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 30 Maret 2021 | 14:16 WIB
Ketum PBNU Minta Pelajaran Agama di Kampus Perbanyak Soal Akhlak
Ketua PBNU Said Aqil Siradj [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menilai perlu ada perubahan kurikulum pendidikan agama di perguruan tinggi guna meminimalisir adanya radikalisme.

Said Aqil menilai porsi materi tentang akhlak pada pendidikan agama Islam di perguruan tinggi mesti diperbanyak.

Mata kuliah pendidikan agama Islam yang dimaksud Said Aqil ialah yang berlaku pada fakultas non pendidikan agama Islam. Kata Said Aqil, dalam 14 kali pertemuan itu mestinya jangan diisi oleh dua materi saja.

"Menurut saya pelajaran agama 14 kali pertemuan itu jangan semua diisi dengan akidah, syariah," kata Said saat membuka Webinar Mencegah Radikalisme & Terorisme Untuk Melahirkan Kehaharmonisan Sosial, Selasa (30/3/2021).

Said Aqil berpendapat materi akidah dan syariah itu cukup diberikan kepada mahasiswa sebanyak empat kali pertemuan. Di mana mahasiswa diberikan pelajaran soal rukun iman dan rukun Islam sesuai dengan porsinya.

Kemudian untuk 10 kali pertemuan perkuliahan itu mahasiswa diberikan pelajaran tentang akhalul karimah. Materi tersebut dianggap penting bagi Said Aqil agar mahasiswa bisa menerapkan keperibadian yang baik dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam.

"Hormat kepada orang tua, silahturahim, tolong menolong, membantu orang lagi susah, menghormati tamu, menghormati tetangga, nengok orang sakit, takziah, mendoakan satu sama lain, tidak boleh hasut, tidak boleh dengki, tidak boleh adu domba, tidak boleh hoaks dan seterusnya," jelasnya.

Ia menyebut kalau pelajaran soal akhlak tersebut juga banyak dicantumkan dalam ayat-ayat Alquran. Sehingga para dosen tidak kebingungan mengajar materi akhlak dalam 10 kali pertemuan.

Selama ini, Said Aqil melihat kurikulum pendidikan Agama Islam untuk pendidikan tinggi lebih sering mengajarkan akidah teologi. Ia malah khawatir nantinya malah menjadi dampak buruk bagi mahasiswa.

baca juga

"Terulang-ulang (pembahasan) neraka, surga, kafir, sesat, akidah teologi lah, wah, radikal semua nanti itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Said Aqil berpendapat kalau kurikulum pendidikan Agama Islam yang bersifat mendalam hanya berlaku bagi fakultas khusus yang memperdalam soal akidah, tafsir, hadist, ataupun faqih.

"Kalau di fakultas umum cukup hanya mengenal, diajak untuk meyakini kemudian yang ditekankan adalah akhlakul karimah. Menghindari radikalisme yang tumbuh di (semisal) jurusan teknik atau jurusan yang bukan jurusan agama."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit Revolusi Akhlak, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Habib Rizieq Shihab

Ungkit Revolusi Akhlak, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Habib Rizieq Shihab

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:50 WIB

6 Kampus Negeri di Banten Pilihan Terbaik 2021

6 Kampus Negeri di Banten Pilihan Terbaik 2021

Banten | Jum'at, 26 Maret 2021 | 06:18 WIB

Puluhan Tahun Berdiri, Perubahan Nama "Kampus" di Jogja ini Dipertanyakan

Puluhan Tahun Berdiri, Perubahan Nama "Kampus" di Jogja ini Dipertanyakan

Jogja | Kamis, 25 Maret 2021 | 14:18 WIB

Viral, Diduga Ustaz Munzir Sebut Nahdlatul Ulama Liberal Dibentuk Yahudi

Viral, Diduga Ustaz Munzir Sebut Nahdlatul Ulama Liberal Dibentuk Yahudi

Bogor | Kamis, 25 Maret 2021 | 08:35 WIB

Terkini

Korupsi Haji, Saksi Ungkap Dengar Kabar Yaqut Ingin Gunakan Uang dari Gus Alex untuk Ambil Alih PKB

Korupsi Haji, Saksi Ungkap Dengar Kabar Yaqut Ingin Gunakan Uang dari Gus Alex untuk Ambil Alih PKB

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Gapasdap Usulkan Infrastruktur Ketapang-Gilimanuk Masuk Proyek Strategis Nasional

Gapasdap Usulkan Infrastruktur Ketapang-Gilimanuk Masuk Proyek Strategis Nasional

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Prabowo Tambah 2 Wamenkeu, Suahasil Kini Didampingi 3 Wakil

Prabowo Tambah 2 Wamenkeu, Suahasil Kini Didampingi 3 Wakil

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi

Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

×